- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
- 6.000 Pelari Bakal Ramaikan Purwokerto Half Marathon, Ungkit Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
1.285 Jemaah Haji Cilacap Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci, Didominasi Lansia

Keterangan Gambar : Sebanyak 1.285 jemaah calon haji asal Kabupaten Cilacap akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 2026/1447 Hijriah. Dok. Diskominfo Cilacap
Cilacap, infojateng.id - Sebanyak 1.285 jemaah calon haji asal Kabupaten Cilacap akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 2026/1447 Hijriah. Pelepasan resmi dilaksanakan pada Selasa (5/5/2026), dengan komposisi jemaah yang didominasi kelompok usia 51ā60 tahun.
Kepala
Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Cilacap, M. Najib, menjelaskan jumlah
tersebut terdiri dari 592 jemaah pria dan 693 jemaah wanita. Selain itu,
terdapat 192 jemaah cadangan yang telah melunasi biaya, dengan 12 orang di
antaranya batal atau menunda keberangkatan.
Pemkab
Cilacap juga menyiapkan enam petugas daerah, terdiri dari tiga Tenaga Kesehatan
Haji Daerah (TKHD) dan tiga Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI). Dari sisi
usia, jemaah haji Cilacap tahun ini cukup beragam. Kelompok usia terbanyak
berada pada rentang 51ā60 tahun sebanyak 437 orang, disusul usia 61ā70 tahun
sebanyak 375 orang.
Baca Lainnya :
- Bupati Jepara Alokasikan Rp200 Miliar per Tahun untuk Perbaikan Jalan0
- Komunitas Pelestari Budaya Indonesia Pikat Peragaan Wastra Jepara0
- Hadirkan Kartini Inkubator Bisnis, Wadah Wirausaha Dukung UMKM Naik Kelas0
- Penyalahgunaan Subsidi Migas di Jateng Marak, Polda Ungkap 53 Kasus0
- Dies Natalis ke-56, INISNU Temanggung Beri Penghargaan ke Sejumlah Tokoh0
Sementara
itu, jemaah termuda adalah Ahmad Hilmi Akbar (18) dari Kelurahan Tegal
Kamulyan, Cilacap Selatan, dan tertua adalah Kasinem (91) dari Desa Maos Lor,
Kecamatan Maos. Sedangkan dari latar belakang pendidikan, mayoritas jemaah
merupakan lulusan sekolah dasar sebanyak 396 orang.
Disusul
lulusan S1 sebanyak 322 orang, SLTA 287 orang, SMP 154 orang, diploma 101
orang, dan S2 sebanyak 20 orang. Dari sisi pekerjaan, jemaah didominasi petani
(297 orang), PNS (298 orang), swasta (217 orang), ibu rumah tangga (217 orang),
serta pedagang (192 orang).
Pemberangkatan
jemaah dibagi dalam enam kelompok terbang (kloter) melalui embarkasi Solo (SOC),
Berikut Jadwal Keberangkatannya:
Kloter 76
(144 jemaah): berangkat Sabtu 16 Mei 2026
Kloter 77
(395 jemaah): berangkat Minggu 17 Mei 2026
Kloter 78
(350 jemaah): berangkat Senin 18 Mei 2026
Kloter 79
(356 jemaah): berangkat Selasa 19 Mei 2026
Kloter 80
(62 jemaah): berangkat Selasa 19 Mei 2026 malam
Kloter 81 (12
jemaah): berangkat Rabu 20 Mei 2026 dini hari
Seluruh
jemaah terlebih dahulu masuk Asrama Haji Donohudan sebelum diterbangkan ke Arab
Saudi. Kepulangan dijadwalkan mulai 27 Juni hingga 30 Juni 2026.
Perwakilan
jemaah, Ahmad, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Cilacap
yang telah memfasilitasi proses pemberangkatan hingga pemulangan jemaah. Ia
juga memohon doa restu agar seluruh jemaah diberi kelancaran dan keselamatan.
āAtas nama
jemaah, kami mohon doa agar dapat menjalankan ibadah dengan baik dan kembali ke
Cilacap dalam keadaan sehat,ā ujar Ahmad.
Sementara
itu, Plt. Bupati Cilacap yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian
Penduduk dan Keluarga Berencana, Hasanuddin, menegaskan bahwa ibadah haji
merupakan panggilan istimewa yang tidak semua orang dapatkan.
āIbadah haji
bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual. Karena itu,
jaga kesehatan, luruskan niat, serta perbanyak kesabaran dan keikhlasan,ā
katanya.
Ia juga
mengingatkan jemaah untuk menjaga nama baik daerah dan bangsa selama berada di
Tanah Suci, dengan menunjukkan sikap santun, tertib, serta saling
tolong-menolong.
Dalam rangka
pembekalan spiritual, jemaah turut mendapatkan tausiyah dari KH. Zuhrul Anam
Hisyam asal Banyumas, yang diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan keikhlasan
dalam menjalankan ibadah haji. (eko/redaksi)











