- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Bendungan Kedungdowo Kramat Jadi Primadona Wisatawan

Keterangan Gambar : Bendungan Kedungdowo Kramat yang berada di sudut Kelurahan Proyonanggan Selatan mampu menyedot perhatian wisatawan di penghujung libur panjang Kenaikan Isa Almasih 2026. Dok. Diskominfo Batang
Batang, infojateng.id - Bendungan Kedungdowo Kramat yang berada di sudut Kelurahan Proyonanggan Selatan mampu menyedot perhatian wisatawan di penghujung libur panjang Kenaikan Isa Almasih 2026.
Bendungan tersebut merupakan sebuah destinasi
sederhana yang tetap menjadi primadona bagi pencari ketenangan tanpa harus
merogoh kocek dalam.
Suasana sejuk langsung menyambut siapa saja yang
menginjakkan kaki di kawasan ini. Deretan pohon rindang yang memayungi
pinggiran bendungan seolah menjadi benteng alami dari teriknya cuaca Batang.
Baca Lainnya :
- Ziarah Makam Bupati Pertama Warnai Peringatan HUT Ke-60 Batang0
- Polisi Ikuti Aksi Penanaman 5.000 Pohon Cegah Banjir dan Tanah Longsor0
- Pengrajin Diajak Perkuat Posisi Jateng sebagai Pusat Produksi Batik Nasional0
- Lewat Terbitkan Buku, Cara Hatedu Sosialisasikan Naskah Teater Seni Ukir Jepara0
- Pemkab Pati Usulkan 106 Formasi CPNS 2026, Simak Daftarnya0
Tak heran, bendungan itu sukses memikat pelancong
dari luar kota yang penasaran dengan daya tarik wisata lokal tersebut.
Seorang pelancong asal Kabupaten Pemalang, Gatriana
(29), tampak asyik menikmati suasana bersama keluarganya. Ia mengaku baru
pertama kali berkunjung setelah mendapatkan "bisikan" dari kerabatnya
tentang keberadaan tempat ini.
“Saya awalnya tidak tahu kalau ada tempat sejuk
seperti ini di Batang. Tahunya justru dari saudara,” kata Gatriana saat ditemui
di Bendungan Kedungdowo Kramat, Kabupaten Batang, Minggu (6/4/2026).
Bagi dia, kenyamanan adalah alasan utama mengapa
tempat ini layak dikunjungi. Di sini enak sekali, suasananya sejuk dan tidak
terasa panas karena banyak pepohonan. Sangat nyaman untuk bersantai.
Tak hanya menawarkan panorama bendungan yang
menenangkan, Bendungan Kedungdowo Kramat juga menjelma menjadi sentra kuliner
rakyat. Para pengunjung bisa mencicipi kelezatan autentik khas pesisir dan
pedalaman Jawa Tengah, mulai dari Nasi Megono yang gurih hingga Soto Tauto yang
kaya rempah.
Hal itu juga dirasakan Farida (22), warga Kecamatan
Bandar, Kabupaten Batang, yang sudah menjadikan lokasi ini sebagai tempat
"nongkrong" langganannya.
Ia menikmati semangkuk soto panas sambil memandang
aliran air bendungan memberikan sensasi rekreasi yang berbeda.
“Suka saja ke sini karena makanannya murah dan
tempatnya nyaman. Saya kalau bareng teman-teman sering ke sini kalau sore,”
ungkapnya.
Satu hal yang membuat tempat ini tak pernah sepi
adalah harganya yang sangat bersahabat. Pengunjung cukup membayar tarif parkir
sebesar Rp2 ribu untuk sepeda motor dan Rp4 ribu untuk mobil. Dengan biaya
sekecil itu, siapapun bisa melepas penat dari rutinitas harian.
Meski sudah menjadi favorit, para pengunjung setia
seperti Farida berharap ada sentuhan lebih dari pemerintah daerah untuk
mempercantik kawasan ini. Ia memimpikan penataan yang lebih rapi agar potensi
wisata ini semakin bersinar.
“Harapannya tempat seperti ini bisa dikembangkan
lebih baik lagi ke depannya,” ujar dia.
Dengan perpaduan alam yang asri, kuliner yang
memanjakan lidah, dan aksesibilitas yang mudah, Bendungan Kedungdowo Kramat
membuktikan bahwa kebahagiaan saat liburan tidak selalu harus mahal. Tempat ini
adalah bukti nyata potensi wisata lokal Kabupaten Batang yang siap terus
berkembang. (eko/redaksi)











