- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
- 6.000 Pelari Bakal Ramaikan Purwokerto Half Marathon, Ungkit Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
- Sedekah Bumi Dukuh Rendole, Muktiharjo Hadirkan Ketoprak, Warga Jaga Tradisi dan Gotong Royong
Jelang Waisak, 50 Biksu Lintas Negara Jalan Kaki ke Borobudur

Keterangan Gambar : Panitia Sannipata Waisak 2570 BE/2026 Kota Surakarta bersama Panitia Indonesia Walk for Peace Wilayah Jawa Tengah-DIY saat audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Semarang, Rabu (6/5/2026).
Semarang, infojateng.id - Sebanyak 50 biksu dari berbagai negara akan menempuh perjalanan spiritual lintas kota menuju Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, dalam ajang Indonesia Walk for Peace 2026 yang menjadi bagian dari peringatan Tri Suci Waisak 2570 BE/2026.
Kegiatan ini disampaikan Panitia Sannipata Waisak 2570 BE/2026 Kota
Surakarta bersama Panitia Indonesia Walk for Peace Wilayah Jawa Tengah-DIY saat
audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Semarang, Rabu
(6/5/2026).
Ketua Panitia Walk for Peace, Alex Fernando, menjelaskan, perjalanan para
biksu akan dimulai dari Bali dan memasuki wilayah Jawa Tengah melalui Sragen.
Rombongan dijadwalkan singgah di sejumlah daerah, yakni Surakarta, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Muntilan, sebelum mencapai Vihara Mendut dan
Candi Borobudur sebagai puncak perayaan Waisak Nasional pada 31 Mei 2026.
Baca Lainnya :
- Jateng Kenalkan Pangan Dalam Jejak Budaya Lewat Pameran Abhirama Ranggawarsita0
- Bikin Bangga, 2 Talenta Jateng Raih Prestasi Internasional Bisang MTK - Senam0
- Gubernur Luthfi Sudah Bangun 281.312 Rumah Warga Miskin di Jateng0
- Presensi Fiktif, Sekda Jateng Ancam Sanksi Tegas 3.000 ASN Brebes0
- Produktivitas Pekerja Jateng Penuhi Standar Perusahaan Global0
“Di Sragen para biksu akan berkegiatan di pendopo, kemudian melanjutkan
perjalanan ke Solo, Klaten, Jogja, hingga Muntilan, dan paginya menuju Vihara
Mendut serta Borobudur,” ujar Alex.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan di Kota Surakarta akan diisi dengan
berbagai agenda, seperti pemasangan ornamen Waisak dan meditasi bersama
masyarakat. Dukungan dari Pemerintah Kota Surakarta juga telah disampaikan
untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
Rangkaian peringatan Waisak tahun ini dijadwalkan berlangsung pada 19 Mei
hingga 6 Juni 2026, meliputi kirab, pindapata, meditasi, donor darah, hingga
perjalanan spiritual menuju Borobudur.
Gubernur Ahmad Luthfi menyambut positif penyelenggaraan kegiatan
tersebut. Menurutnya, Indonesia Walk for Peace tidak hanya menjadi bagian dari
ritual keagamaan, tetapi juga simbol kuat persaudaraan dan toleransi antarumat
beragama.
Menurutnya, Indonesia Walk for Peace 2026 ini bukan sekadar perjalanan
spiritual, tetapi juga memberi pesan bahwa Jawa Tengah adalah rumah bagi
toleransi dan persaudaraan lintas iman.
“Kehadiran para biksu dari berbagai negara menuju Borobudur ini menjadi
simbol harmoni yang harus kita jaga bersama. Kita dukung penuh kegiatan ini
agar berjalan lancar, aman, dan memberi dampak positif, baik secara sosial maupun
pariwisata,” ungkap Luthfi.
Dikatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan komitmennya untuk
mendukung kelancaran acara melalui fasilitasi wilayah, pengamanan, serta
dukungan administratif, agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan memberikan
dampak positif bagi masyarakat. (eko/redaksi)











