- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
- 6.000 Pelari Bakal Ramaikan Purwokerto Half Marathon, Ungkit Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
- Sedekah Bumi Dukuh Rendole, Muktiharjo Hadirkan Ketoprak, Warga Jaga Tradisi dan Gotong Royong
Komunitas Merajut Langkah Resmi Diluncurkan, Dorong Kolaborasi Pemuda dan Kepemimpinan Perempuan

Keterangan Gambar : Bupati Jepara Witiarso Utomo dalam acara launching Komunitas “Merajut Langkah” yang diselenggarakan di Sokorame Cafe, Kabupaten Jepara, Senin (27/4/2026).
Jepara,
infojateng.id – Dalam rangka
memperingati Hari Kartini, Komunitas “Merajut Langkah” resmi diluncurkan di
Sokorame Cafe, Kabupaten Jepara, Senin (27/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum awal untuk
Merajut Langkah menghadirkan ruang kolaborasi bagi generasi muda dalam
merespons berbagai persoalan sosial di masyarakat.
Mengangkat tema “Kartini Masa Kini:
Memimpin Kolaborasi, Menggerakkan Aksi Pemuda”, kegiatan ini menempatkan
perempuan dan generasi muda sebagai aktor utama dalam membangun gerakan sosial
yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- Putri Wagub Jateng Juara Lomba Robotik Nasional 20260
- PMI Cilacap Gelar Operasi Katarak Gratis, Sasar Warga Kurang Mampu0
- Polisi Surakarta Ukir Prestasi di Ajang Internasional Taekwondo Jepang0
- Gubernur Jateng Bersama Daerah Lain Bakal Kumpul Bahas Kerja Sama Pangan dan Energi0
- Ahmad Luthfi Dorong Kemandirian Fiskal Momen Peringatan Otonomi Daerah 0
Peluncuran ini sekaligus menjadi refleksi
atas semangat perjuangan R.A. Kartini yang relevan hingga hari ini, khususnya
dalam membuka akses partisipasi dan kepemimpinan perempuan di ruang publik.
Acara ini dihadiri oleh Bupati Jepara Witiarso
Utomo, berbagai elemen masyarakat mulai dari pemuda, komunitas, hingga
perwakilan organisasi dan individu yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu social.
Bupati Jepara melalui pidatonya menekankan
pentingnya peran pemuda dalam membangun kolaborasi sosial di tingkat lokal.
“Generasi muda memiliki posisi strategis
sebagai agen perubahan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjawab
berbagai tantangan sosial yang ada di daerah,” ujar Witiarso.
Selain itu, terdapat diskusi interaktif
yang menghadirkan Endang Yuliastuti Juwardi selaku Wakil Bendahara PB PGRI dan
Aileen Angdy Yatma selaku Mbak Jepara.
Dalam paparannya, Endang menegaskan bahwa
kepemimpinan perempuan harus ditempatkan sebagai kekuatan utama dalam gerakan
sosial, bukan sekadar pelengkap.
Ia mendorong perempuan untuk berani mengambil
peran strategis, memimpin ruang-ruang kolaborasi, dan memastikan gerakan anak
muda berjalan lebih inklusif dan berdampak.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan
penampilan budaya, sesi talkshow, hingga ruang interaksi seperti photobooth dan
papan harapan yang memungkinkan peserta menyampaikan aspirasi dan gagasan
generasi muda.
Inisiator Komunitas Merajut Langkah,
Syamil Al Mochtar atau yang akrab disapa Almo, menyampaikan bahwa gerakan ini
hadir sebagai jawaban atas minimnya ruang kolaborasi yang berkelanjutan bagi
pemuda di daerah.
“Merajut Langkah kami hadirkan sebagai
wadah terbuka bagi siapa pun yang ingin belajar, berdiskusi, dan bergerak bersama.
Karena kami percaya tiap individu tentu mempunyai mimpi, dan mimpi itu akan
lebih mudah tercapai apabila kita bergerak bersama,” ungkapnya.
Merajut Langkah berkomitmen untuk hadir
sebagai wadah yang menghubungkan berbagai potensi masyarakat melalui pendekatan
yang terarah dan berdampak.
Komitmen inidiwujudkan melalui tiga
pendekatan utama, yaitu pemberdayaan untuk meningkatkan kapasitas individu
dan komunitas, edukasi sebagai sarana
membangun pengetahuan dan kesadaran kritis, serta aksi sosial berbasis
kebutuhan nyata yang berangkat dari permasalahan konkret di masyarakat.
Melalui langkah awal ini, Merajut Langkah diharapkan dapat menjadi titik temu berbagai inisiatif sosial, sekaligus memperluas partisipasi generasi muda dalam menciptakan perubahan yang berdampak dan berkelanjutan di daerah masing-masing. (eko/redaksi)











