- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
- 6.000 Pelari Bakal Ramaikan Purwokerto Half Marathon, Ungkit Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
- Sedekah Bumi Dukuh Rendole, Muktiharjo Hadirkan Ketoprak, Warga Jaga Tradisi dan Gotong Royong
Komunitas Pelestari Budaya Indonesia Pikat Peragaan Wastra Jepara

Keterangan Gambar : Komunitas Perempuan Pelestari Budaya Indonesia (KPPBI) Jakarta terpikat menyaksikan peragaan wastra di Bumi Kartini saat kunjungan g di Dekranasda Kabupaten Jepara, Selasa (5/5/2026).
Jepara, infojateng.id - Sebanyak 20 anggota Komunitas Perempuan Pelestari Budaya Indonesia (KPPBI) Jakarta terpikat menyaksikan peragaan wastra di Bumi Kartini. Kunjungan berlangsung di Dekranasda Kabupaten Jepara, Selasa (5/5/2026).
Peragaan wastra di aula setempat menjadi bagian
penyambutan tamu. Model menampilkan tenun Troso dan produk UMKM unggulan,
seperti monel, rajut, dan kayu. Rombongan juga menyaksikan tayangan potensi
daerah yang menampilkan kekuatan kriya dan budaya lokal.
Ketua KPPBI Jakarta, Deajeng Dewi, hadir bersama
rombongan, didampingi Runti Rani dari Dekranasda DKI Jakarta. Mereka mengaku
terkesan dengan kekayaan budaya Jepara.
Baca Lainnya :
- Hadirkan Kartini Inkubator Bisnis, Wadah Wirausaha Dukung UMKM Naik Kelas0
- Penyalahgunaan Subsidi Migas di Jateng Marak, Polda Ungkap 53 Kasus0
- Dies Natalis ke-56, INISNU Temanggung Beri Penghargaan ke Sejumlah Tokoh0
- Gaspol, Pertumbuhan Ekonomi Jateng Melesat 5,89 Persen 0
- Pertama di Indonesia, Jateng Inisiasi Kurikulum Koperasi Mulai Jenjang SD hingga SMA0
“Kami ingin mengangkat kembali budaya daerah, mulai
dari busana hingga tradisi,” ungkap Dewi.
Ia menambahkan, kegiatan komunitasnya tidak hanya
mengenakan pakaian adat. Namun, juga mengunjungi situs sejarah dan museum.
Generasi muda, kata dia, perlu dikenalkan pada warisan budaya agar nilai
sejarah tetap hidup.
Ketua Dekranasda Jepara, Laila Saidah Witiarso Utomo,
menyambut kunjungan tersebut. Ia menyebut daerah ini memiliki kekuatan pada
sektor kriya dan budaya.
“Produk Jepara beragam, mulai dari ukir, tenun Troso,
hingga batik dan monel yang telah dikenal luas,” ujarnya.
Ia berharap kunjungan ini memperkuat jejaring promosi
produk lokal sekaligus mendorong pelestarian budaya.
Usai kegiatan, rombongan diajak mengunjungi gerai
Dekranasda. Berbagai produk UMKM dipajang di lokasi tersebut. Sejumlah tamu
tampak berbelanja kerajinan lokal. (eko/redaksi)











