- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Kunjungi Pameran TATAH, Wagub Jateng Dorong Seni Ukir Jepara Mendunia

Keterangan Gambar : Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat mengunjungi Pameran Seni Ukir Jepara bertajuk “Tatah” di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Kamis, (30/4/2026).
Jakarta, infojateng.id - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen bersama Ketua Dekranasda Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin mengunjungi Pameran Seni Ukir Jepara bertajuk “Tatah” di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Kamis, (30/4/2026).
Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan terhadap para
perajin ukir Jepara serta upaya pelestarian seni ukir sebagai warisan budaya
khas Jawa Tengah yang memiliki nilai sejarah, ekonomi, dan identitas kuat bagi
masyarakat.
Turut hadir Bupati Jepara Witiarso Utomo, Bupati Blora
Arief Rochman, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Adi Chandra, Wakil
Walikota Surakarta Astrid Widayani, serta Ketua Dekranasda masing-masing
Kabupaten/Kota.
Baca Lainnya :
- Tokoh Fashion Nasional Soroti Kekuatan UMKM Jepara0
- Uji Konsekuensi Tetapkan Klasifikasi Informasi Publik Perangkat Daerah0
- Ikut Peringati May Day, Gubernur Luthfi Sebut Buruh Pahlawan Ekonomi0
- Pemprov Jateng Dukung Penuh Raperda Layanan Publik0
- Gaspol! Ahmad Luthfi Gandeng TNI Sulap Gunungan Sampah Jadi Bahan Bakar0
Taj Yasin mengatakan pentingnya pengenalan seni ukir
melalui cerita yang dikemas dalam bentuk pameran. Menurutnya ini bisa lebih
menarik minat masyarakat untuk mengenal dan mengingat kembali kelestarian seni
ukir Jepara.
"Saya yakin seni ukir ini masih bisa diandalkan
untuk menjadi penopang kebutuhan ekonomi di Kabupaten Jepara," kata Taj
Yasin.
Ia berharap agar budaya yang telah ada pada abad ke-16
ini harus tetap dipertahankan. Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan
mendorong regenerasi pengukir Jepara.
"Dengan Pemerintah Jepara kita selalu
mempromosikan dan di bulan September nanti kita ada pameran di Dubai. Kita
kondisikan agar maksimal dan berdampak bagi para perajin," tutupnya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Jawa Tengah Nawal
Arafah Yasin mengatakan, bahwa pameran ini tidak hanya menampilkan evolusi seni
ukir dari masa ke masa, namun juga upaya untuk membentuk pasar baru.
"Dekranasda Jawa Tengah juga berupaya agar
perajin seni ini tidak hanya dari generasi tua tapi ada regenerasi dan akan
mendampingi melalui pelatihan-pelatihan," jelas Nawal.
Dalam sesi gallery tour, para tamu undangan tampak
kagum dan menikmati keindahan seni ukir Jepara. Pameran ini rencananya akan
digelar hingga 5 Juli 2026 mendatang. (eko/redaksi)











