- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
- 6.000 Pelari Bakal Ramaikan Purwokerto Half Marathon, Ungkit Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
Pekalongan Dorong Warga Penuhi Hak Imunisasi Anak Cegah Penularan Campak-Rubella

Keterangan Gambar : Warga Kota Pekalongan diimbau untuk melengkapi status imunisasi anak lewat program Imunisasi Kejar di setiap Puskesmas terdekat tempat tinggal warga. Dok. Dinkominfo Kota Pekalongan
Kota Pekalongan, infojateng.id - Warga Kota Pekalongan diimbau untuk melengkapi status imunisasi anak-anak mereka. Jadwal imunisasi yang terlewat dapat dipenuhi lewat program Imunisasi Kejar di setiap Puskesmas terdekat tempat tinggal warga.
Programmer Imunisasi Dinkes, Samsiyah Ratnawati,
mengatakan, pihaknya mengintensifkan beberapa langkah sekaligus dalam rangka
menekan penyebaran kasus campak dan rubella di wilayahnya, yakni penelusuran
dan pendataan detil terhadap suspek dan lingkungan sekitar pasien.
“Dari puskesmas akan dilakukan pendataan jumlah bayi
dan anak di sekitar lokasi kasus. Setelah itu, akan dilihat status
imunisasinya. Jika ada yang belum lengkap, maka akan dilakukan imunisasi
kejar,” ungkap Ratnawati, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin
(4/5/2026).
Baca Lainnya :
- Rekomendasi Strategis LKPj Bupati 2025 Bakal Diterapkan di Purbalingga0
- Rembang Terapkan SPMB Online 2026 Wujudkan Transparansi dan Keadilan Akses Pendidikan0
- Pemkab Rembang Fasilitasi Pengumpulan Koper Jemaah Calon Haji0
- Polda Jateng Selamatkan 18 Burung Langka di Juwana, Tiga Tersangka Diamankan0
- Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Embung Beketel Pati0
Ditambahkan, Imunisasi Kejar menjadi strategi penting
dalam menutup celah kekebalan di masyarakat, terutama bagi anak-anak yang belum
mendapatkan vaksinasi lengkap sesuai jadwal. Upaya ini diharapkan mampu memutus
rantai penularan campak maupun rubella di tingkat komunitas.
Ia menyebut, terhitung sejak awal tahun hingga akhir
April 2026, 3 dari 41 kasus suspek campak dan rubella terkonfirmasi positif.
Semua kasus tersebut dialami oleh kelompok usia anak dan telah ditangani hingga
sembuh.
“Kasus yang terkonfirmasi sudah mendapatkan penanganan
medis dan menjalani perawatan di rumah sakit. Saat ini kondisinya sudah
sembuh,” ujarnya
Lebih lanjut, Ia mengimbau masyarakat untuk
meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan, khususnya pada anak-anak yang
masih rentan terhadap penyakit menular.
“Anak-anak harus tumbuh sehat agar kelak dapat
berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Melalui deteksi dini dan respons cepat
seperti imunisasi kejar dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) diharapkan penyebaran
campak dan rubella di Kota Pekalongan dapat dikendalikan dan tidak berkembang
menjadi kejadian luar biasa,” tandasnya. (eko/redaksi)











