- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
- 6.000 Pelari Bakal Ramaikan Purwokerto Half Marathon, Ungkit Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
- Sedekah Bumi Dukuh Rendole, Muktiharjo Hadirkan Ketoprak, Warga Jaga Tradisi dan Gotong Royong
Pelaku Industri di Boyolali Didorong Tembus Pasar Internasional

Keterangan Gambar : Seminar bertajuk “Transformasi Industri Kreatif Boyolali Menuju Pasar Global” yang diselenggarakan di Nadya Hotel Boyolali, Rabu (29/4/2026). Dok. Pemkab Boyolali
Boyolali, infojateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif agar mampu bersaing di pasar global.
Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan seminar
bertajuk “Transformasi Industri Kreatif Boyolali Menuju Pasar Global” yang
diselenggarakan di Nadya Hotel Boyolali, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan ini
menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi, yaitu Istanto Admojo selaku
Direktur Harmoni Corpora Asla dan Riris Simanjuntak, Marketing Manager Indo
Risakti.
Baca Lainnya :
- Menteri PPN Dorong Kesejahteraan Peternak Boyolali0
- Bogemanjir Dapat Bantuan Semen dan FABA, Akses Jalan Kian Mulus0
- Resmi Dibuka, TATAH 2026 Angkat Seni Ukir Jepara ke Level Mahakarya0
- “Ngobras”, Cara BPS Batang Sosialisasikan Sensus Ekonomi0
- Tim Super Priba Batang Juarai Allievo Futsal Championship0
Seminar
diikuti sekitar 100 pelaku industri kreatif di Kabupaten Boyolali, serta
dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Boyolali, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)
Industri Kreatif, Kadin, Hipmi, Asabri, dan sejumlah pengusaha lokal.
Fasilitator
kegiatan, Endang Srikarti Handayani, menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan
untuk meningkatkan daya saing industri kreatif Boyolali agar mampu menembus
pasar internasional.
Endang menegaskan
bahwa Pemkab Boyolali memiliki komitmen kuat dalam mendukung pengembangan
ekonomi kreatif.
“Kami akan
terus memberikan dukungan dan fasilitasi agar industri kreatif di Boyolali
dapat berkembang dan memiliki daya saing global,” ujar Endang.
Lebih lanjut,
ia menjelaskan bahwa ke depan akan dilakukan pendampingan dalam standarisasi
kualitas produk, termasuk mendorong pelaku usaha untuk memperoleh sertifikasi
internasional seperti ISO, guna memenuhi persyaratan ekspor.
Menurut dia,
Boyolali memiliki potensi besar di berbagai sektor, seperti produk susu, jamu,
batik, dan produk unggulan lainnya. Karena itu, diperlukan sinergi antar pelaku
usaha untuk menarik minat buyer internasional serta menghadirkan ruang promosi
terpadu bagi produk lokal.
Sementara
itu, narasumber Istanto Admojo menilai bahwa potensi industri kreatif Boyolali
sangat besar, namun masih perlu penguatan dalam hal pengemasan produk dan
penyesuaian dengan kebutuhan pasar global.
“Potensinya
sangat besar, namun perlu ditingkatkan dari sisi inovasi dan strategi pemasaran
agar mampu bersaing seperti daerah lain yang sudah lebih dahulu menembus pasar
internasional,” ungkap Istanto.
Ia berharap
melalui seminar ini, para pelaku industri dapat memahami regulasi, strategi
pemasaran global, hingga cara mendapatkan peluang pasar internasional.
Bupati
Boyolali, Agus Irawan, melalui Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan
Setda Boyolali, Puji Astuti menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya
kegiatan ini.
Pemkab
Boyolali, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan industri kreatif melalui
berbagai program, termasuk pelatihan, kemudahan perizinan, dan fasilitasi
pemasaran.
“Transformasi
digital juga menjadi kunci penting agar produk lokal Boyolali dapat menjangkau
pasar internasional,” kata Puji.
Dukungan
juga datang dari DPRD Kabupaten Boyolali. Anggota Komisi I DPRD, Agus Ali
Rosidi, menyatakan komitmen pihaknya dalam mendukung pengembangan ekonomi
kreatif melalui kebijakan anggaran daerah.
“Kami akan
mendorong dukungan anggaran melalui pembahasan KUA-PPAS Tahun 2027 agar
pengembangan industri kreatif di Boyolali dapat berjalan optimal,” ujar Agus.
Melalui
kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan,
diharapkan industri kreatif Boyolali semakin berkembang, berdaya saing, dan
mampu menembus pasar global. (eko/redaksi)











