- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
- 6.000 Pelari Bakal Ramaikan Purwokerto Half Marathon, Ungkit Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
- Sedekah Bumi Dukuh Rendole, Muktiharjo Hadirkan Ketoprak, Warga Jaga Tradisi dan Gotong Royong
Pemkab Grobogan Evaluasi Capaian BUMD Triwulan I Tahun 2026

Keterangan Gambar : Sekda Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Kinerja BUMD Triwulan I Tahun 2026 di Ruang Rapat Sekda setempat, Selasa (5/5/2026). Dok. Pemkab Grobogan
Grobogan, infojateng.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Kinerja BUMD Triwulan I Tahun 2026 di Ruang Rapat Sekda setempat, Selasa (5/5/2026). Rapat digelar sebagai upaya menjaga kinerja BUMD tetap berjalan sesuai rencana.
Rapat ini dihadiri Plt.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kabag Perekonomian dan SDA, serta
pimpinan BUMD, di antaranya Bank Jateng Purwodadi, PT BPR BKK Purwodadi, PT BPR
Bank Purwa Artha, PT Jamkrida Jateng, Perumdam Purwa Tirta Dharma, dan Perumda
Purwa Aksara.
Sekda Anang menyampaikan, bahwa forum ini menjadi
ruang untuk menilai capaian sekaligus memastikan pengelolaan BUMD tetap selaras
dengan rencana bisnis yang telah ditetapkan.
Baca Lainnya :
- Perkuat Mesin Birokrasi, Sekda Sumarno Lantik Lima Pejabat Fungsional0
- 241 CPNS Jepara Resmi Jadi PNS, Bupati Witiarso Tekankan Integritas dan Semangat Melayani0
- Nullzsec7 Was Here0
- Pemkot Pekalongan Pastikan Tidak Ada Pemecatan Sepihak Terhadap PPPK Paruh Waktu0
- Polisi Amankan Pelaku Pencurian Alat Musik di Sejumlah Gereja0
Dalam pembahasan,
masing-masing Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menyampaikan perkembangan
kinerja, termasuk capaian, tantangan di lapangan, serta langkah yang telah
ditempuh untuk menjaga keberlanjutan usaha.
Dari sini, upaya
peningkatan efisiensi dan penguatan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah
terus didorong.
“Evaluasi juga diarahkan
untuk memastikan pengelolaan keuangan berjalan sesuai Rencana Bisnis dan
Anggaran Tahun 2026, sekaligus menjaga prinsip tata kelola perusahaan yang baik,”
jelas sekda.
Di sisi lain, lanjutnya, forum
ini menjadi ruang koordinasi untuk menyamakan langkah, agar kebijakan yang
diambil tetap relevan dengan kebutuhan di lapangan.
Pada akhirnya, monitoring dan evaluasi tidak berhenti
pada penilaian, tetapi menjadi bagian dari upaya memastikan kinerja BUMD
memberi dampak nyata bagi masyarakat. (eko/redaksi)











