- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Pemprov Jateng Gandeng KAI, Perluas Akses Bantuan Hukum untuk Rakyat

Semarang, infojateng.id — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
memperkuat langkah kolaboratif dengan Kongres Advokat Indonesia (KAI) untuk
memperluas akses layanan hukum bagi masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan
pentingnya sinergi lintas sektor dalam membangun tata kelola pemerintahan yang
inklusif dan berkeadilan.
“Kami menerapkan collaborative government. Membangun
daerah tidak bisa sendiri, semua harus dirangkul. Together we can, bersama-sama
kita bisa,” tegas Luthfi saat menghadiri Rakernas ke-VIII KAI di Semarang,
Jumat (17/4/2026).
Baca Lainnya :
- Bergerak Bersama, Mahasiswa Diajak Berkolaborasi Bangun Jateng 0
- Lewat Sertifikasi Halal, 17.500 Pedagang Bakso di Jateng Didorong Naik Kelas0
- Pemprov Jateng Bangun Kemandirian Ekonomi Santri Melalui Koperasi0
- Pemprov Jateng Siapkan Hadiah Belasan Juta Rupiah Lomba Penulisan Artikel untuk Mahasiswa 0
- Aktif dan Adaptif di Era Digital, Polda Jateng Raih Tiga Penghargaan Nasional0
Menurutnya, advokat memiliki peran strategis dalam
membantu masyarakat mencari keadilan, terutama melalui layanan pos bantuan
hukum (Posbankum).
Luthfi menekankan, advokat tidak sekadar menjalankan
profesi, tetapi juga berfungsi sebagai penjaga keadilan dan pelindung hak asasi
manusia.
“Advokat harus hadir menciptakan ketertiban dan
keamanan melalui pendampingan hukum. Ini penting dan selaras dengan program
pemerintah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kepastian dan ketertiban hukum menjadi
faktor penting dalam menarik investasi ke daerah. Dengan sistem hukum yang
kuat, iklim investasi akan semakin kondusif.
Sementara itu, Ketua Panitia Rakernas ke-VIII KAI,
Diewang Purnama, menyebut forum tersebut menjadi momentum strategis untuk
mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus menyusun program kerja ke depan.
Rakernas ini diikuti oleh perwakilan pengurus KAI dari seluruh Indonesia, dengan fokus memperkuat profesionalisme, integritas, serta kesiapan advokat dalam menghadapi tantangan zaman. (one/redaksi)











