Petugas Haji Diminta Siap Fisik dan Mental Jelang Keberangkatan ke Tanah Suci

By Admin Utama
07 Mei 2026, 12:03:27 WIB Daerah
Petugas Haji Diminta Siap Fisik dan Mental Jelang Keberangkatan ke Tanah Suci

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana memberikan sambutan saat menerima petugas haji yang akan berpamitan ke Tanah Suci di Ruang Merbabu Kantor Bupati setempat, Selasa (5/5/2026). Dok. Pemkab Boyolali


Boyolali, infojateng.id – ​ Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana berpesan kepada para petugas haji Kabupaten Boyolali 1447 Hijriah Tahun 2026 untuk menyiapkan fisik dan mental yang sebentar lagi akan berangkat ke Tanah Suci.

Hal tersebut disampaikan saat menerima petugas haji Kabupaten Boyolali 1447 Hijriah Tahun 2026 yang akan berpamitan ke Tanah Suci di Ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali, Selasa (5/5/2026).

Menurut wabup, ibadah haji itu menguras fisik dan mental, sehingga diharapkan untuk benar-benar mempersiapkan diri mulai dari latihan jalan, berolahraga, perbanyak air putih dan makanan yang sehat serta istirahat yang cukup.

Baca Lainnya :

“Jadi fisiknya harus benar benar selalu prima agar nanti ibadah di Mekah dan Madinah selalu dalam keadaan fit dan prima sehingga ibadahnya bisa khusyuk dan fokus," pesan wabup.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, M. Arief Wardianta mengungkapkan ratusan jemaah calon haji asal Kabupaten Boyolali akan didampingi Pembimbing Haji Daerah (PHD) dari Kabupaten Boyolali sebanyak 5 orang yang terdiri pelayanan kesehatan dan pelayanan umum.

“Mudah mudahan dengan keberangkatan haji Kabupaten Boyolali ini semuanya diberikan sehat diberikan kelancaran,” harap Arief.

Ia menambahkan, jika pada tahun sebelumnya petugas pendamping terdiri dari pembimbing ibadah, pelayanan kesehatan dan pelayanan umum, namun untuk tahun ini ada perubahan seiiring dengan terbentuknya Kementerian Haji dan Umroh.

“Jadi dengan adanya perubahan, untuk pendamping mulai tahun ini kewenangan ada di Kementerian Haji dan Umroh. Kemudian untuk petugas daerah hanya ada petugas pelayanan umum dan pelayanan kesehatan,” jelasnya. (eko/redaksi)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment