- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
- 6.000 Pelari Bakal Ramaikan Purwokerto Half Marathon, Ungkit Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
- Sedekah Bumi Dukuh Rendole, Muktiharjo Hadirkan Ketoprak, Warga Jaga Tradisi dan Gotong Royong
Puluhan Sanggar Kolaborasi Meriahkan Hari Tari Sedunia di Demak

Keterangan Gambar : Sebanyak 21 sanggar tari di Demak unjuk kebolehan dalam pekan kebudayaan daerah, dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia, di Alun-alun Demak. Dok. Dinkominfo Demak
Demak, infojateng.id - Sebanyak 21 sanggar tari di Demak unjuk kebolehan dalam pekan kebudayaan daerah, dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia, di Alun-alun Demak, Sabtu (19/4/2026) hingga Minggu (19/4/2026).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan menyampaikan, event ini merupakan bagian
dari agenda nasional yang diturunkan ke daerah, selanjutnya dikemas sebagai
ajang promosi, merayakan, dan memberikan apresiasi terhadap para kesenian tari.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin
memberikan ruang bagi para seniman untuk berekspresi, sekaligus memperkenalkan
kekayaan seni tari kepada masyarakat luas,” kata Haris.
Baca Lainnya :
- Bukan Sekadar Teknologi, Karakter Disebut Fondasi Utama Generasi Emas2
- Ratusan Guru PAUD di Batang Bakal Terima Gaji ke-130
- Gubernur Ahmad Luthfi Mantapkan Aglomerasi Wisata Borobudur–Kopeng–Rawa Pening0
- Layanan IKD dan Update Data Kependudukan Permudah Akses Administrasi Warga0
- Jateng Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Ini Jadwal Rangkaian Acaranya0
Dijelaskan, pada pentas tersebut
menampilkan berbagai pertunjukan, di antaranya seni tari, seni barongan, serta
drama tari dengan menghadirkan tokoh Srikadi Krida, yang merupakan kolaborasi
dari sejumlah sanggar seni di Kabupaten Demak.
“Kami juga mengapresiasi kolaborasi
sanggar-sanggar seni, yang mampu menghadirkan pertunjukan kreatif dan
inovatif,” tambahnya.
Sementara Bupati Demak Eisti’anah
menyampaikan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi perayaan seni dan budaya,
tetapi juga mencerminkan kekayaan warisan budaya yang dimiliki, khususnya di
Kabupaten Demak. Dia mengaku bangga, karena daerahnya memiliki banyak sanggar
seni yang aktif berkembang.
Dia berharap, seluruh sanggar seni di
Demak dapat terus tumbuh dan berkembang, serta mampu melahirkan karya-karya
yang membanggakan dan mengharumkan nama daerah.
Menurut dia, pekan kebudayaan daerah
tidak hanya bertujuan memberikan hiburan kepada masyarakat, tetapi juga sebagai
sarana memperkenalkan budaya, serta memperkuat identitas dan kebersamaan.
“Pemerintah Kabupaten Demak juga
memiliki komitmen untuk terus mendukung keberadaan sanggar seni, sebagai upaya
melestarikan budaya daerah, karena sudah menjadi kewajiban kami untuk terus
mendukung sanggar seni agar budaya kita tetap lestari,” kata bupati. (eko/redaksi)











