Budaya ‘klik’ di Dunia Digital yang Cenderung Sensasional

infojateng.id - 14 Juli 2021
Budaya ‘klik’ di Dunia Digital yang Cenderung Sensasional
Foto/Shutterstock - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

KUDUS – Media sosial masih menjadi aktivitas berinternet paling digemari pengguna internet Indonesia. Tak kurang 170 juta jiwa orang Indonesia merupakan pengguna aktif media sosial dengan rata-rata dari mereka menghabiskan waktu 3 jam 14 menit di platform jejaring sosial itu.

Namun ada sejumlah problem serius dari tingginya aktivitas bermedia sosial itu yang terus mendapat sorotan berbagai kalangan.

“Intensitas media sosial berperan memicu dan melanggengkan konflik atau pembelahan politik di masyarakat,” ujar M. Nurkhoiron dari Yayasan Desantara yang menjadi salah satu narasumber dalam webinar literasi digital bertajuk “Konten Sosial Media Bagi Generasi Cerdas dan Kreatif” yang digelar Kementerian Kominfo dan Debindo untuk warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/7/2021).

Dalam webinar yang juga menghadirkan narasumber M. Ilham Fatah (Fasilitator Nasional), Wicaksono (Konsultan Komunikasi dan Sosial Media), Edy SR (brandpreneur), dan dipandu Dimas Satria juga Sony Ismail selaku key opinion leader itu, Nurkhoiron mengatakan media sosial juga membuka peluang sangat besar masuknya kaum intoleran berpartisipasi.

Selain itu, media sosial ditengarai ikut memicu naiknya kekerasan dalam rumah tangga serta meningkatnya pengaduan pencemaran nama baik.

Lebih lanjut, Nurkhoiron mengungkap paparan berita buruk dan informasi negatif media digital yang intens bisa menimbulkan bahaya tersendiri bagi penggunanya. Ini karena media digital memiliki sifat siklus tanpa jeda yang menggerakkan arus informasi tak berbatas.

“Dalam tataran ini, sumber di media digital itu lebih penting daripada si penafsir. Setiap orang dapat mengabarkan apa pun di situ,” kata Nurkhoiron.

Mulailah tahap ketidakpercayaan muncul dalam diseminasi informasi itu. “Ditambah gencarnya budaya ‘klik’ yang cenderung mengarahkan informasi kejutan dan sensasional,” imbuh Nurkhoiron.

Mantan komisioner Komnas HAM itu menggambarkan keadaan gempuran konten media digital itu pada layaknya transformasi manusia Passive Homo Mediaticus ke Hiperactive Homo Numericus.

Di mana konten negatif yang terus menerus diterima awalnya membuat sedih dan cemas, namun lama kelamaan paparan yang intens membuat orang terbiasa, dan dalam jangka panjang orang itu jadi pesimistis karena melihat dunia tidak baik-baik saja.

Nurkhoiron tak menampik, kondisi pesatnya kemajuan digital saat ini juga dibarengi lebih cepatnya evolusi media massa yang selama ini menjadi satu sumber literasi.

Industri media, khususnya media cetak, mengalami fase turbulensi sangat luar biasa dengan pesatnya perkembangan teknologi digital dalam beberapa dekade terakhir, lalu diikuti turbulensi media elektronik dan mengerucut seluruhnya ke bentuk media digital sebagai literasi utama saat ini.

Narasumber lain, brandpreneur Edy SR mengungkapkan eksisnya media digital saat ini dibarengi kesadaran masyarakat dalam memproduksi konten-konten untuk mengisinya.

“Konten menggambarkan ‘siapa kita’,” ujar Edy. Edy menjelaskan, konten akan menjadi jejak digital yang akan terus tercatat di mesin digital sehingga perlu bagi para pengguna menorehkan jejak positif saja di situ.

“Sajikan konten positif itu untuk ‘investasi nama baik’ kita, agar menjadi jejak keren di hasil pencarian, penilaian, dan ulasan di berbagai media sosial,” tuturnya.

Edy mengatakan, ibarat brand, sajikan konten secara kreatif melalui tiga kemampuan utama yakni verbal, visual dan experience. “Sebab pengalaman yang baik lahir dari kecakapan verbal dan visual yang baik pula,” kilah Edy.

Sebagaimana wilayah lain, di Kabupaten Kudus, Kementerian Kominfo juga akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan Webinar Literasi Digital: Indonesia Makin Cakap Digital selama periode Mei hingga Desember 2021.

Serial webinar ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, agar masyarakat makin cakap digital dalam memanfaatkan internet demi menunjang kemajuan bangsa.

Warga masyarakat diundang untuk bergabung sebagai peserta dan akan terus memperoleh materi pelatihan literasi digital dengan cara mendaftar melalui akun media sosial @siberkreasi. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Bupati Semarang Harap Bunda Literasi jadi Energi Baru Ekosistem Literasi

Bupati Semarang Harap Bunda Literasi jadi Energi Baru Ekosistem Literasi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Inspektorat Boyolali Lakukan Gelar Pengawasan Daerah

Inspektorat Boyolali Lakukan Gelar Pengawasan Daerah

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pemerintahan
Pemkab Boyolali Lakukan Penanaman Pohon Serentak

Pemkab Boyolali Lakukan Penanaman Pohon Serentak

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Penurunan Tengkes Bawa Jepara Raih Genting Award 2025

Penurunan Tengkes Bawa Jepara Raih Genting Award 2025

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Bupati Witiarso Ngantor di Mlonggo, Dorong Pengembangan Wisata Terpadu

Bupati Witiarso Ngantor di Mlonggo, Dorong Pengembangan Wisata Terpadu

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
BPS Jepara Dorong Penguatan Data untuk Pembangunan Daerah

BPS Jepara Dorong Penguatan Data untuk Pembangunan Daerah

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
17.799 Siswa Madrasah di Jepara Terima Dana PIP, Ini Besarannya

17.799 Siswa Madrasah di Jepara Terima Dana PIP, Ini Besarannya

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pendidikan
Resmi Dilantik, Anggota Baru IDI Jepara Komitmen pada Etika dan Kerja Nyata

Resmi Dilantik, Anggota Baru IDI Jepara Komitmen pada Etika dan Kerja Nyata

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Peringati Hakordia 2025, Jepara Perkuat Integritas Publik

Peringati Hakordia 2025, Jepara Perkuat Integritas Publik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Pemprov Jawa Tengah Dukung Program Strategis Nasional 3 Juta Rumah

Pemprov Jawa Tengah Dukung Program Strategis Nasional 3 Juta Rumah

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
DPC Macan Asia Indonesia Kabupaten Jepara Dikukuhkan

DPC Macan Asia Indonesia Kabupaten Jepara Dikukuhkan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pemkot Salatiga Salurkan Bantuan untuk Daerah Terdampak Bencana

Pemkot Salatiga Salurkan Bantuan untuk Daerah Terdampak Bencana

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Wagub Taj Yasin Tegaskan Guru Harus Lari Sesuaikan Tuntutan Teknologi

Wagub Taj Yasin Tegaskan Guru Harus Lari Sesuaikan Tuntutan Teknologi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pendidikan
Jateng Dinobatkan sebagai Provinsi Sangat Inovatif IGA Award 2025

Jateng Dinobatkan sebagai Provinsi Sangat Inovatif IGA Award 2025

Info Jateng   Laporan Khusus
Gubernur Ahmad Luthfi Pertahankan Collaborative Government Bangun Jateng

Gubernur Ahmad Luthfi Pertahankan Collaborative Government Bangun Jateng

Info Jateng   Laporan Khusus
IGA 2025, Pati Buktikan Diri, Raih Predikat Sangat Inovatif di Tingkat Nasional

IGA 2025, Pati Buktikan Diri, Raih Predikat Sangat Inovatif di Tingkat Nasional

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Akhirnya, Hotel D’Ayanna Puncel Resmi Disegel!

Akhirnya, Hotel D’Ayanna Puncel Resmi Disegel!

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus
Visit Kampus Undip, Wagub Jateng Ajak Siswa SMK Bekali Diri dengan Ilmu yang Bermanfaat

Visit Kampus Undip, Wagub Jateng Ajak Siswa SMK Bekali Diri dengan Ilmu yang Bermanfaat

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Akhir Tahun Makin Meriah, GAS Jateng Hadirkan Mobil Premium dan Diskon hingga Rp60 Juta

Akhir Tahun Makin Meriah, GAS Jateng Hadirkan Mobil Premium dan Diskon hingga Rp60 Juta

Info Jateng   Laporan Khusus
Pelantikan Gapembi Jateng, Taj Yasin Ingatkan Limbah Dapur SPPG Tak Cemari Lingkungan

Pelantikan Gapembi Jateng, Taj Yasin Ingatkan Limbah Dapur SPPG Tak Cemari Lingkungan

Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Close Ads X