Ciptakan Ruang Aktivitas Pembelajaran Online yang Nyaman bagi Anak

infojateng.id - 20 Juli 2021
Ciptakan Ruang Aktivitas Pembelajaran Online yang Nyaman bagi Anak
Antara foto - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

SRAGEN – Dosen Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Yanti Dwi Astuti mengungkapkan, sudah setahun lebih penutupan sekolah akibat pandemi Covid-19 diikuti dengan penerapan kebijakan pembelajaran secara online bagi semua jenjang pendidikan.

Kebijakan yang diambil untuk mengurangi risiko penularan virus ini, mau tak mau, juga menuntut berbagai stakeholder pendidikan bersinergi menyukseskan pembelajaran daring dan meninggalkan model konvensional atau tatap muka di kelas.

“Dengan situasi sulit ini, mau tidak mau hanya pembelajaran online yang bisa diefektifkan. Ada beberapa cara yang bisa kita tempuh,” kata Yanti saat berbicara sebagai narasumber webinar literasi digital bertajuk “Pendidikan Online: Transformasi menuju Merdeka Belajar” yang digelar Kementerian Kominfo dan Debindo untuk warga Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Senin (19/7/2021).

Yanti menguraikan, bagi peserta dan pemateri pembelajaran online hal paling mendasar yang perlu disiapkan yakni tempat yang nyaman dan kondusif untuk proses belajar online itu.

“Carilah tempat nyaman, karena ini merupakan salah satu kunci agar belajar bisa tetap fokus. Contohnya yang tidak ramai orang dan gangguan suara lain, serta kita bisa menyiapkan tempat itu seperti dekorasinya atau suasananya sesuai selera untuk menambah semangat dan mood belajar,” tutur Yanti yang juga anggota komunitas Jaringan Pegiat Literasi Digital atau Japelidi itu.

Dalam webinar yang juga menghadirkan narasumber Rita Gani (dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba), Muhamad Mustafid (LPPM UNU Yogyakarta), dan Ali Rohmat (dosen STAI Al Husain) itu, Yanti mengatakan, penyiapan perangkat juga sangat menentukan suksesnya pembelajaran online.

“Persiapkan perangkat yang dibutuhkan, baik itu laptop, smartphone, komputer maupun saklar listrik untuk mengisi daya perangkatĀ agar tidak habis di tengah-tengah kita fokus belajar. Pastikan perangkat itu terhubung dengan jaringan internet yang baik agar dapat mengakses platform pembelajaran daring yang kita butuhkan,” cetus Yanti.

Penyiapan perangkat ini termasuk aplikasi yang akan dipakai. Berbagai aplikasi umum yang kerap digunakan dalam pembelajaran jarak jauh adalah google classroom, rumah belajar, ruangguru, quipper, atau website pribadi milik sekolah.

Lebih lanjut, Yanti menyarankan pula agar peserta pembelajaran online dapat memanajemen waktunya dengan baik.

“Atur waktu belajar dengan teratur, kerjakan dengan fokus tugas yang diberikan dan biasakan diri mengerjakan tugas lebih awal atau tidak mepet agar tak menumpuk,” ujarnya.

Adapun di masa pandemi Covid-19 ini, Yanti juga mengingatkan peserta pembelajaran online untuk lebih rajin dalam menjaga kebersihan, termasuk di tempat ia mengikuti pembelajaran.

“Pandemi Covid-19 seperti ini, kebersihan menjadi satu hal yang sangat penting. Biasakan sebelum dan sesudah mengikuti proses belajar itu mencuci tangan dengan sabun dan membersihkan perangkat belajar secara berkala, tetap mengenakan masker jika belajar daring di luar ruangan, dan menjaga jarak kontak dengan orang lain,” kata dia.

Menurut Yanti, tak ada salahnya di masa pembelajaran online ini peserta didik tetap memiliki teman belajar sebagai penyemangat. Meskipun belajar dengan jarak jauh dari pengajar, bukan berarti putus komunikasi dengan guru dan teman belajar.

“Peserta didik bisa membuat grup chat khusus untuk membahas tugas yang diberikan, diskusi tetap penting meski tak bertemu muka,” tutur Yanti.

Narasumber lain, Muhamad Mustafid dari LPPM UNU Yogyakarta mengatakan, awal tahun 2021 ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan daftar prioritas program Merdeka Belajar untuk dilakukan sepanjang 2021 yang totalnya ada delapan prioritas.

Kedelapan proritas itu mulai dari KIP Kuliah dan KIP Sekolah, digitalisasi sekolah, prestasi dan penguatan karakter, guru penggerak, kurikulum baru, revitalisasi pendidikan vokasi,
KampusĀ Merdeka, dan pemajuan kebudayaan dan bahasa.

“Dari delapan program itu, ada dua program terkait digitalisasi di masa pandemi ini yang perlu kita cermati, yakni soal digitalisasi sekolah dan Kampus Merdeka,” urai Mustafid.

Mustafid menambahkan, digitalisasi sekolah menjadi hal yang perlu ditekankan karena mendorong perlunya penguatan berbagai macam platform digital yang saat ini dimiliki.
Baik dari sisi bahan pengajaran dan model pendidikan digital, sekolah membutuhkan akselerasi pendukung agar pembelajaran daring yang saat ini dijalankan makin efektif.

“Sedangkan dari program Kampus Merdeka, kita berharap ada sebuah inisiasi bahwa program itu mampu memberikan dampak di kampus, mampu terkoneksi untuk membantu menyelesaikan persoalan-persoalan riil di masyarakat melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi yang dilakukan,” tutur Mustafid.

Untuk mewujudkan Kampus Merdeka, lanjut Mustafid, memang perlu dukungan dan partisipasi pihak di luar kampus, seperti organisasi sosial dan swasta agar terlibat membantu pendidikan tinggi.

Sebagaimana di wilayah lain, Kementerian Kominfo juga akan menyelenggarakan rangkaian kegiatan Webinar Literasi Digital: Indonesia Makin Cakap Digital di Kabupaten Sragen selama periode Mei hingga Desember 2021.

Serial webinar ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, agar masyarakat makin cakap digital dalam memanfaatkan internet demi menunjang kemajuan bangsa.

Warga masyarakat diundang untuk bergabung sebagai peserta dan akan terus memperoleh materi pelatihan literasi digital dengan cara mendaftar melalui akun media sosial @siberkreasi. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Warga Cilacap Bisa Lapor ke Bupati Lewat e-LaporBup

Warga Cilacap Bisa Lapor ke Bupati Lewat e-LaporBup

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Dampingi Kunker Jokowi, Bupati Yuni Minta Proyek APBN di Sragen Tak Dikurangi

Dampingi Kunker Jokowi, Bupati Yuni Minta Proyek APBN di Sragen Tak Dikurangi

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Cegah Judi Online, HP Personel Polres Jepara Diperiksa Propam

Cegah Judi Online, HP Personel Polres Jepara Diperiksa Propam

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Perluasan Areal Tanam 2024, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Alsintan

Perluasan Areal Tanam 2024, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Alsintan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Posyandu ILP RW 21 Kelurahan Sidanegara Diresmikan

Posyandu ILP RW 21 Kelurahan Sidanegara Diresmikan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Jangan Remehkan, Konten Lokal yang Menarik Bisa Jadi Berita Menasional

Jangan Remehkan, Konten Lokal yang Menarik Bisa Jadi Berita Menasional

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Sejumlah Pabrik Lakukan PHK, Pemprov Pastikan Sektor Industri di Jateng Tetap Kondusif

Sejumlah Pabrik Lakukan PHK, Pemprov Pastikan Sektor Industri di Jateng Tetap Kondusif

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Pj Gubernur : Bisa Tambah Area Tanam Padi

Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Pj Gubernur : Bisa Tambah Area Tanam Padi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Digelar 5 Hari, Purworejo Fair 2024 Raup Omzet Rp2,3 Miliar

Digelar 5 Hari, Purworejo Fair 2024 Raup Omzet Rp2,3 Miliar

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Tercukupi Berkat Bantuan Pompa Air dari Pemerintah

Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Tercukupi Berkat Bantuan Pompa Air dari Pemerintah

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Pertahankan WTN, Pj Bupati Jepara Dorong Inovasi Transportasi Umum

Pertahankan WTN, Pj Bupati Jepara Dorong Inovasi Transportasi Umum

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Menggali Potensi dan Tantangan Sejarah, Pariwisata, dan Inisiatif Kesehatan Masyarakat Kotawaringin Barat

Menggali Potensi dan Tantangan Sejarah, Pariwisata, dan Inisiatif Kesehatan Masyarakat Kotawaringin Barat

Info Jateng   Kesehatan
Polres Jepara Gelar Anjangsana ke Purnawirawan, Warakauri Hingga Personel TNI-Polri yang Sakit

Polres Jepara Gelar Anjangsana ke Purnawirawan, Warakauri Hingga Personel TNI-Polri yang Sakit

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Dukung Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024, Relawan di Jepara Gelar Konsolidasi

Dukung Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024, Relawan di Jepara Gelar Konsolidasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Politik
Serap 800 Liter, Pj Bupati Batang Minta Setiap Desa Bisa Kembangkan Sapi Perah

Serap 800 Liter, Pj Bupati Batang Minta Setiap Desa Bisa Kembangkan Sapi Perah

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Program Magang Gemilang Cetak Tenaga Kerja Berkualitas

Program Magang Gemilang Cetak Tenaga Kerja Berkualitas

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemerintah Berikan Bantuan Pompa Air untuk Dorong Produksi Padi di Jateng

Pemerintah Berikan Bantuan Pompa Air untuk Dorong Produksi Padi di Jateng

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Penanganan Demam Berdarah, Warga Didorong Gotong Royong Perhatikan Lingkungan

Penanganan Demam Berdarah, Warga Didorong Gotong Royong Perhatikan Lingkungan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Pompa Air Bertenaga Surya Bantu Petani Desa Senon untuk Mengairi Sawah

Pompa Air Bertenaga Surya Bantu Petani Desa Senon untuk Mengairi Sawah

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Surplus, PMI Batang Bantu Kebutuhan Darah Wilayah Sekitarnya

Surplus, PMI Batang Bantu Kebutuhan Darah Wilayah Sekitarnya

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Close Ads X