Tingkatkan Kecakapan Literasi Digital bagi Siswa, Guru dan Orangtua

infojateng.id - 24 Juli 2021
Tingkatkan Kecakapan Literasi Digital bagi Siswa, Guru dan Orangtua
Foto/kabarindo - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

KUDUS – Harus kita sadari, ujian pandemi selama 17 bulan terakhir berpengaruh signifikan pada dunia pendidikan. Pandemi membuat sekolah tutup. Pandemi mengalihkan proses belajar konvensional di kelas menjadi pendidikan online atau secara virtual di rumah dengan bantuan telepon pintar (smartphone) atau laptop.

”Untuk meningkatkan kualitas belajar secara online, maka penguatan keterampilan digital (skill digital) melalui literasi digital, baik bagi guru maupun orangtua sebagai pendamping anak, semakin mendesak,” ujar Ahmad Syaifullah, Wakil Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Blora, ketika tampil sebagai narasumber webinar literasi digital yang digelar Kementerian Kominfo untuk masyarakat Kabupaten Kudus, 24 Juni lalu. Webinar berlangsung semarak, diikuti ratusan peserta lintas profesi dan generasi.

Syaifullah berpendapat, penguasaan literasi digital bagi ”segitiga emas”: guru, siswa, dan orangtua, memang bersifat mendesak. ”Semakin cepat mereka menguasai literasi digital, niscaya akan meningkatkan kualitas belajar siswa secara individu maupun kualitas pendidikan secara nasional,” tuturnya.

Dalam proses pendidikan online, menurut Syaifullah, hal yang penting buat anak adalah adanya bimbingan orangtua di rumah. Pasalnya, dalam proses penguasaan internet untuk kepentingan pendidikan anak, mesti diikuti dengan keterampilan untuk mengambil manfaat positif buat pertumbuhan nalar dan kreativitas pikir anak.

”Apalagi saat ini anak-anak sudah sejak dini mengakses internet, sementara anak belum bisa bersifat dewasa dalam mengkonsumsi konten yang mereka akses dari beragam platform digital. Belum lagi, banyak platform digital yang kontennya sejak awal tidak dirancang ramah anak,” urai Syaifullah.

Ada kekhawatiran, kalau tidak didampingi orangtua dan panduan guru yang cakap menguasai literasi digital, anak akan mudah terpapar oleh beragam konten negatif. Bisa terancam cyber bullying, misinformasi, bahkan terjebak beragam kejahatan cyber. ”Jelas, ini tidak kita inginkan sebagai orangtua,” cetusnya.

Dalam webinar bertajuk, ”Literasi Digital untuk Pendidikan Online” yang dimoderatori Fernand Tampubolon, Ahmad Syaifullah tampil bersama tiga narasumber lain. Mereka adalah M. Taufik Saputra dari Kaizen Room yang berduet dengan Seno Adi Nugroho, juga dari Kaizen Room, serta Dr. Saefudin A Syafei, dosen Tarbiyah dari UIN Purwokerto. Hadir pula sebagai key opinion leader finalis Putri Indonesia 2020, Stephanie Cecilia.

Seno Adi Nugroho juga menekankan ihwal pentingnya keterampilan menguasai literasi digital bagi guru, orangtua dan siswa. Sebab, literasi digital merupakan pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital untuk kepentingan mencari, membuat, dan menggunakan serta menyebarkan informasi.

”Literasi digital memungkinkan informasi bergerak cepat dan melibatkan lebih banyak orang di dunia yang lebih luas, tanpa batas, dan seketika (real time),” jelas Seno. Namun, bukan berarti dunia pendidikan online tanpa tantangan. Salah satu yang mesti dijaga adalah plagiarisme.

Menurut Seno, dalam pendidikan online anak tetap mesti dijaga untuk selalu jujur dalam belajar. Setiap menggunakan karya orang lain mesti menyebut sumbernya secara jelas. Sebab, plagiat itu semacam menjiplak atau mengambil karya orang lain yang dalam pendidikan kelas itu seperti mencuri.

”Hukumannya serius: bisa dikeluarkan dari sekolah atau universitas kalau sampai dilakukan dan ketahuan. Makanya, mesti dijaga jangan sampai plagiarisme dilakukan siswa dalam proses belajar,” pesan Seno, mewanti wanti peserta webinar, yang sebagian memang pelajar.

Kalau tantangan dan ancaman semacam itu bisa dihindari, sambung Seno, maka pendidikan online akan menjadi masa depan yang mesti diunggulkan dan dikembangkan. Yang pasti, ada banyak keunggulan e-learning yang menjadi penting di era pandemi yang tak jelas kapan berakhirnya ini.

Keunggulan e-learning, selain berkembang sesuai dinamika zaman, akan membuat anak lebih kreatif. Metode belajarnya juga lebih fleksibel, tidak terikat jadwal belajar. Anak juga bisa belajar kapan saja, di mana saja, tidak harus datang ke kelas, sehingga hemat akomodasi dan transportasi. ”Kuncinya, asal ada akses internet yang terhubung dengan web materi belajar, maka proses belajar bisa dilakukan setiap saat,” simpul Syaifullah di pengujung diskusi. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Warga Cilacap Bisa Lapor ke Bupati Lewat e-LaporBup

Warga Cilacap Bisa Lapor ke Bupati Lewat e-LaporBup

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Dampingi Kunker Jokowi, Bupati Yuni Minta Proyek APBN di Sragen Tak Dikurangi

Dampingi Kunker Jokowi, Bupati Yuni Minta Proyek APBN di Sragen Tak Dikurangi

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Cegah Judi Online, HP Personel Polres Jepara Diperiksa Propam

Cegah Judi Online, HP Personel Polres Jepara Diperiksa Propam

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Perluasan Areal Tanam 2024, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Alsintan

Perluasan Areal Tanam 2024, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Alsintan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Posyandu ILP RW 21 Kelurahan Sidanegara Diresmikan

Posyandu ILP RW 21 Kelurahan Sidanegara Diresmikan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Jangan Remehkan, Konten Lokal yang Menarik Bisa Jadi Berita Menasional

Jangan Remehkan, Konten Lokal yang Menarik Bisa Jadi Berita Menasional

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Sejumlah Pabrik Lakukan PHK, Pemprov Pastikan Sektor Industri di Jateng Tetap Kondusif

Sejumlah Pabrik Lakukan PHK, Pemprov Pastikan Sektor Industri di Jateng Tetap Kondusif

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Pj Gubernur : Bisa Tambah Area Tanam Padi

Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Pj Gubernur : Bisa Tambah Area Tanam Padi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Digelar 5 Hari, Purworejo Fair 2024 Raup Omzet Rp2,3 Miliar

Digelar 5 Hari, Purworejo Fair 2024 Raup Omzet Rp2,3 Miliar

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Tercukupi Berkat Bantuan Pompa Air dari Pemerintah

Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Tercukupi Berkat Bantuan Pompa Air dari Pemerintah

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Pertahankan WTN, Pj Bupati Jepara Dorong Inovasi Transportasi Umum

Pertahankan WTN, Pj Bupati Jepara Dorong Inovasi Transportasi Umum

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Menggali Potensi dan Tantangan Sejarah, Pariwisata, dan Inisiatif Kesehatan Masyarakat Kotawaringin Barat

Menggali Potensi dan Tantangan Sejarah, Pariwisata, dan Inisiatif Kesehatan Masyarakat Kotawaringin Barat

Info Jateng   Kesehatan
Polres Jepara Gelar Anjangsana ke Purnawirawan, Warakauri Hingga Personel TNI-Polri yang Sakit

Polres Jepara Gelar Anjangsana ke Purnawirawan, Warakauri Hingga Personel TNI-Polri yang Sakit

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Dukung Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024, Relawan di Jepara Gelar Konsolidasi

Dukung Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024, Relawan di Jepara Gelar Konsolidasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Politik
Serap 800 Liter, Pj Bupati Batang Minta Setiap Desa Bisa Kembangkan Sapi Perah

Serap 800 Liter, Pj Bupati Batang Minta Setiap Desa Bisa Kembangkan Sapi Perah

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Program Magang Gemilang Cetak Tenaga Kerja Berkualitas

Program Magang Gemilang Cetak Tenaga Kerja Berkualitas

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemerintah Berikan Bantuan Pompa Air untuk Dorong Produksi Padi di Jateng

Pemerintah Berikan Bantuan Pompa Air untuk Dorong Produksi Padi di Jateng

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Penanganan Demam Berdarah, Warga Didorong Gotong Royong Perhatikan Lingkungan

Penanganan Demam Berdarah, Warga Didorong Gotong Royong Perhatikan Lingkungan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Pompa Air Bertenaga Surya Bantu Petani Desa Senon untuk Mengairi Sawah

Pompa Air Bertenaga Surya Bantu Petani Desa Senon untuk Mengairi Sawah

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Surplus, PMI Batang Bantu Kebutuhan Darah Wilayah Sekitarnya

Surplus, PMI Batang Bantu Kebutuhan Darah Wilayah Sekitarnya

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Close Ads X