Menjaga Netiket Ketika Berinteraksi di Dunia Maya

infojateng.id - 25 Juli 2021
Menjaga Netiket Ketika Berinteraksi di Dunia Maya
Foto ellynurul.com - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

KEBUMEN – Setiap orang bisa menjadi sosok Superman di era digital ini.
Tapi, jangan bayangkan Superman dalam cerita fiksi yang memiliki kekuatan super otot kawat balung wesi dan bisa menembakkan sinar laser dari matanya.

“Kita semua bisa menjadi Superman di era digital dengan cara ikut memerangi dan membendung derasnya informasi-informasi hoaks agar masyarakat, keluarga dan teman atau lingkungan kita tidak menjadi korban berita bohong itu,” ujar dosen Universitas Atma Jaya Yogyakarta Yonathan Dri Handarkho saat menjadi narasumber dalam webinar literasi digital bertajuk “Strategi Menangkal Konten Hoax” yang digelar Kementerian Kominfo dan Debindo untuk warga Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (24/7/2021).

Dalam webinar yang juga menghadirkan narasumber Nadjib Azca (dosen Fisipol UGM), Sopril Amir (Tempo Institute) dan Ahmad Faridi (Kanwil Kemenag Jawa Tengah) itu, Yonathan mengatakan derasnya serangan kabar bohong dalam era digital ini mendorong tanggung jawab semua pihak untuk ikut membendungnya.

“Semua pihak bertanggungjawab mengurangi munculnya informasi yang tidak bertanggung jawab atau hoaks ini, karena sangat berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Terlebih di masa pandemi ini, Yonathan menilai pentingnya menanamkan kesadaran digital safety dalam berinternet. Sebab kebanyakan saat pandemi ini masyarakat lebih banyak menghabiskan waktunya bersama internet di rumah. Baik untuk bekerja, belajar dan bermain.

“Berbeda sebelum pandemi, orang punya tiga tempat mobilitas biasanya. Yakni tempat kerja, komunitas, dan rumah. Tapi sekarang tinggal rumah saja pergerakannya,” cetus Yonathan.

Artinya, peluang masyarakat untuk menerima, mengkonsumsi dan membagikan informasi yang tidak benar semakin besar.

“Mengapa berbahaya, ya karena ketika menerima informasi ada kecenderungan membagikan dan itu menjadi rekam jejak digital yang buruk jika ternyata informasi itu hoaks,” kata Yonathan.

Ia lalu mendorong orang berinternet layaknya seorang pembuat atau pemahat. Jadi benar-benar memikirkan rekam jejak digital seperti halnya pemahat memikirkan karya apa yang akan mereka buat atau torehkan.

Jejak digital layaknya bom ranjau yang tertanam di dalam jejak penggunanya dan kemungkinan berisiko meledak suatu saat jika ada pihak-pihak tertentu yang mengincar si pemilik jejak digital sebagai target.

“Jadi hati-hati soal apa yang kamu bagi, di mana kamu berbagi, dan kapan kamu berbagi informasi itu. Cermatlah dengan situs yang kamu kunjungi, email yang kamu buka dan link yang kamu klik,” kata Yonathan.

Sebab jejak digital akan terekam di ruang siber dan tidak dapat dihilangkan secara mudah jika sudah terbagi atau tersebar. “Kita harus bisa memfilter secara cerdas dan hati-hati informasi yang kita peroleh,” ujarnya.

Yonathan menambahkan, masyarakat Indonesia merupakan collectivist society, yang cenderung mengikuti pendapat dan ide dari sekitar di mana mereka tinggal. Ini dikuatkan dengan survei yang dilakukan lembaga Nielsen pada 2020 lalu, bahwa 61 persen responden Indonesia melacak berita Covid-19 dengan memeriksa berbagai platform media sosial berbeda setiap hari.

Adapun narasumber lain, Ahmad Faridi dari Kanwil Kemenag Jawa Tengah mengatakan, untuk melawan hoaks salah satunya perlu digencarkan dengan penguatan literasi digital pengguna.

Salah satu literasi terpenting yakni soal tata krama berinternet, sehingga orang sadar bahwa menyebarkan berita hoaks beredar adalah hal yang bertentangan dengan moral perilaku.

“Inilah pentingnya netiket atau etika berinternet. Orang tak boleh berpikir lagi bahwa di internet mereka berhadapan dengan teks dan gambar, tapi dengan orang-orang lain layaknya interaksi dunia nyata,” kata Faridi. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Warga Cilacap Bisa Lapor ke Bupati Lewat e-LaporBup

Warga Cilacap Bisa Lapor ke Bupati Lewat e-LaporBup

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Dampingi Kunker Jokowi, Bupati Yuni Minta Proyek APBN di Sragen Tak Dikurangi

Dampingi Kunker Jokowi, Bupati Yuni Minta Proyek APBN di Sragen Tak Dikurangi

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Cegah Judi Online, HP Personel Polres Jepara Diperiksa Propam

Cegah Judi Online, HP Personel Polres Jepara Diperiksa Propam

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Perluasan Areal Tanam 2024, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Alsintan

Perluasan Areal Tanam 2024, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Alsintan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Posyandu ILP RW 21 Kelurahan Sidanegara Diresmikan

Posyandu ILP RW 21 Kelurahan Sidanegara Diresmikan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Jangan Remehkan, Konten Lokal yang Menarik Bisa Jadi Berita Menasional

Jangan Remehkan, Konten Lokal yang Menarik Bisa Jadi Berita Menasional

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Sejumlah Pabrik Lakukan PHK, Pemprov Pastikan Sektor Industri di Jateng Tetap Kondusif

Sejumlah Pabrik Lakukan PHK, Pemprov Pastikan Sektor Industri di Jateng Tetap Kondusif

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Pj Gubernur : Bisa Tambah Area Tanam Padi

Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Pj Gubernur : Bisa Tambah Area Tanam Padi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Digelar 5 Hari, Purworejo Fair 2024 Raup Omzet Rp2,3 Miliar

Digelar 5 Hari, Purworejo Fair 2024 Raup Omzet Rp2,3 Miliar

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Tercukupi Berkat Bantuan Pompa Air dari Pemerintah

Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Tercukupi Berkat Bantuan Pompa Air dari Pemerintah

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Pertahankan WTN, Pj Bupati Jepara Dorong Inovasi Transportasi Umum

Pertahankan WTN, Pj Bupati Jepara Dorong Inovasi Transportasi Umum

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Menggali Potensi dan Tantangan Sejarah, Pariwisata, dan Inisiatif Kesehatan Masyarakat Kotawaringin Barat

Menggali Potensi dan Tantangan Sejarah, Pariwisata, dan Inisiatif Kesehatan Masyarakat Kotawaringin Barat

Info Jateng   Kesehatan
Polres Jepara Gelar Anjangsana ke Purnawirawan, Warakauri Hingga Personel TNI-Polri yang Sakit

Polres Jepara Gelar Anjangsana ke Purnawirawan, Warakauri Hingga Personel TNI-Polri yang Sakit

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Dukung Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024, Relawan di Jepara Gelar Konsolidasi

Dukung Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024, Relawan di Jepara Gelar Konsolidasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Politik
Serap 800 Liter, Pj Bupati Batang Minta Setiap Desa Bisa Kembangkan Sapi Perah

Serap 800 Liter, Pj Bupati Batang Minta Setiap Desa Bisa Kembangkan Sapi Perah

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Program Magang Gemilang Cetak Tenaga Kerja Berkualitas

Program Magang Gemilang Cetak Tenaga Kerja Berkualitas

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemerintah Berikan Bantuan Pompa Air untuk Dorong Produksi Padi di Jateng

Pemerintah Berikan Bantuan Pompa Air untuk Dorong Produksi Padi di Jateng

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Penanganan Demam Berdarah, Warga Didorong Gotong Royong Perhatikan Lingkungan

Penanganan Demam Berdarah, Warga Didorong Gotong Royong Perhatikan Lingkungan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Pompa Air Bertenaga Surya Bantu Petani Desa Senon untuk Mengairi Sawah

Pompa Air Bertenaga Surya Bantu Petani Desa Senon untuk Mengairi Sawah

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Surplus, PMI Batang Bantu Kebutuhan Darah Wilayah Sekitarnya

Surplus, PMI Batang Bantu Kebutuhan Darah Wilayah Sekitarnya

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Close Ads X