Guru dan Orangtua Dituntut Kreatif Sediakan Ekosistem Pembelajaran Daring

infojateng.id - 25 Juli 2021
Guru dan Orangtua Dituntut Kreatif Sediakan Ekosistem Pembelajaran Daring
foto sekolahdasar.net - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

BATANG – Ada atau tidak ada pandemi Covid-19, pendidikan abad 21 menuntut pergeseran pola pembelajaran. Pergeseran paradigma belajar harus disesuaikan dengan ciri sebagai abad informasi, komputasi, otomasi, dan komunikasi.

Pendapat tersebut disampaikan Kepala Seksi Tenaga Kependidikan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Siti Mutmainah pada acara webinar literasi digital yang digelar Kementerian Kominfo untuk masyarakat Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu (24/7/2021).

Diskusi virtual bertema ”Adaptasi Pembelajaran Online di Masa Pandemi Covid-19” yang dipandu oleh moderator entertainer Triwi Dyatmoko itu, juga menghadirkan narasumber Farid Fitriyadi (dosen Universitas Sahid Surakarta), Muhdini Wakhid (IT Manage Sevices Solution Architect), Lanjar Utami (Kepala MAN 1 Karanganyar), dan musisi Mona Larisa selaku key opinion leader.

Siti Mutmainah menyatakan, ciri abad 21 adalah menyediakan informasi yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja. Di abad informasi ini, pembelajaran diarahkan untuk mendorong peserta didik mencari tahu dari berbagai sumber observasi dan tidak lagi diberi tahu.

”Model pembelajaran abad 21 juga diarahkan untuk mampu merumuskan masalah (menanya) dibanding menyelesaikan masalah (menjawab), melatih berpikir analitis daripada berpikir mekanistis, dan menekankan pentingnya kerja sama atau kolaborasi dalam menyelesaikan masalah,” tutur Mutmainah di depan hampir 600 partisipan webinar.

Selanjutnya, Mutmainah juga mengutip pendapat Slavin tentang efektitivitas pembelajaran, yakni: mutu pengajaran, tingkat pengajaran yang tepat, insentif, dan waktu.

Mutu pengajaran, sambung Mutmainah, ditentukan oleh proses dan hasil pembelajaran. Proses pembelajaran dapat diketahui dari kesesuaian antara aktivitas guru dan siswa dengan langkah-langkah pembelajaran yang digunakan. Sedangkan, hasil pembelajaran dilihat dari ketuntasan belajar siswa minimal 85 persen siswa mencapai daya serap kurikulum.

Tingkat pengajaran yang tepat, kata Mutmainah, yakni siswa siap mengikuti pembelajaran, termasuk fisik, mental, dan emosional secara baik. Kesiapan siswa mengikuti pembelajaran di masa pandemi yang pada umumnya masih menggunakan daring, di samping menuntut guru melakukan pembelajaran dengan baik juga menuntut ketersedian sarana, jaringan, kemampuan menggunakan IT, dan kesiapan orangtua mendampingi.

Adapun insentif, menurut Mutmainah, dimaksudkan sejauh mana siswa termotivasi untuk mempelajari bahan-bahan yang dipelajari dan mengerjakan tugas-tugas pengajaran.

”Motivasi siswa untuk mempelajari bahan ajar dapat dipengaruhi oleh faktor internal (meliputi faktor fisik, psikologis). Di masa pandemi, faktor tersebut banyak mempengaruhi para siswa, utamanya bagi yang orang tuanya terdampak covid 19,” tegas Mutmainah.

Dan yang terakhir ialah masalah waktu. Hal itu dapat dilihat dari sejauh mana siswa menggunakan waktu secara baik atau maksimal dalam pembelajaran daring.

”Hasil penelitian menyebutkan, 76,6 persen siswa merasa bosan mengikuti pembelajaran daring, dapat mengakibatkan siswa kurang
cukup memanfaatkan waktu secara baik untuk mengikuti pembelajaran daring, sehingga pembelajaran menjadi kurang efektif,” jelasnya.

Narasumber berikutnya, Kepala MAN 1 Karanganyar Lanjar Utami menyatakan, adaptasi pembelajaran online di masa pandemi Covid-19 terdiri dari tiga hal: melek digital, sadar digital dan kuasai digital.

Menurut Lanjar, digital learning sebagai adaptasi metode pembelajaran online di masa pandemi Covid-19 ada yang bersifat synchronous dan asynchronous.

”Yang bersifat synchronous melalui video conference seperti zoom meeting, webex, google meet, video call, atau platform daring lainnya. Sedangkan asynchronous misalnya, file, dokumen, gambar, foto yang dapat dikirim melalui aplikasi WhatsApp, telegram, atau email,” jelas Lanjar. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Warga Cilacap Bisa Lapor ke Bupati Lewat e-LaporBup

Warga Cilacap Bisa Lapor ke Bupati Lewat e-LaporBup

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Dampingi Kunker Jokowi, Bupati Yuni Minta Proyek APBN di Sragen Tak Dikurangi

Dampingi Kunker Jokowi, Bupati Yuni Minta Proyek APBN di Sragen Tak Dikurangi

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Cegah Judi Online, HP Personel Polres Jepara Diperiksa Propam

Cegah Judi Online, HP Personel Polres Jepara Diperiksa Propam

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Perluasan Areal Tanam 2024, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Alsintan

Perluasan Areal Tanam 2024, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Alsintan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Posyandu ILP RW 21 Kelurahan Sidanegara Diresmikan

Posyandu ILP RW 21 Kelurahan Sidanegara Diresmikan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Jangan Remehkan, Konten Lokal yang Menarik Bisa Jadi Berita Menasional

Jangan Remehkan, Konten Lokal yang Menarik Bisa Jadi Berita Menasional

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Sejumlah Pabrik Lakukan PHK, Pemprov Pastikan Sektor Industri di Jateng Tetap Kondusif

Sejumlah Pabrik Lakukan PHK, Pemprov Pastikan Sektor Industri di Jateng Tetap Kondusif

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Pj Gubernur : Bisa Tambah Area Tanam Padi

Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Pj Gubernur : Bisa Tambah Area Tanam Padi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Digelar 5 Hari, Purworejo Fair 2024 Raup Omzet Rp2,3 Miliar

Digelar 5 Hari, Purworejo Fair 2024 Raup Omzet Rp2,3 Miliar

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Tercukupi Berkat Bantuan Pompa Air dari Pemerintah

Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Tercukupi Berkat Bantuan Pompa Air dari Pemerintah

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Pertahankan WTN, Pj Bupati Jepara Dorong Inovasi Transportasi Umum

Pertahankan WTN, Pj Bupati Jepara Dorong Inovasi Transportasi Umum

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Menggali Potensi dan Tantangan Sejarah, Pariwisata, dan Inisiatif Kesehatan Masyarakat Kotawaringin Barat

Menggali Potensi dan Tantangan Sejarah, Pariwisata, dan Inisiatif Kesehatan Masyarakat Kotawaringin Barat

Info Jateng   Kesehatan
Polres Jepara Gelar Anjangsana ke Purnawirawan, Warakauri Hingga Personel TNI-Polri yang Sakit

Polres Jepara Gelar Anjangsana ke Purnawirawan, Warakauri Hingga Personel TNI-Polri yang Sakit

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Dukung Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024, Relawan di Jepara Gelar Konsolidasi

Dukung Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024, Relawan di Jepara Gelar Konsolidasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Politik
Serap 800 Liter, Pj Bupati Batang Minta Setiap Desa Bisa Kembangkan Sapi Perah

Serap 800 Liter, Pj Bupati Batang Minta Setiap Desa Bisa Kembangkan Sapi Perah

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Program Magang Gemilang Cetak Tenaga Kerja Berkualitas

Program Magang Gemilang Cetak Tenaga Kerja Berkualitas

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemerintah Berikan Bantuan Pompa Air untuk Dorong Produksi Padi di Jateng

Pemerintah Berikan Bantuan Pompa Air untuk Dorong Produksi Padi di Jateng

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Penanganan Demam Berdarah, Warga Didorong Gotong Royong Perhatikan Lingkungan

Penanganan Demam Berdarah, Warga Didorong Gotong Royong Perhatikan Lingkungan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Pompa Air Bertenaga Surya Bantu Petani Desa Senon untuk Mengairi Sawah

Pompa Air Bertenaga Surya Bantu Petani Desa Senon untuk Mengairi Sawah

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Surplus, PMI Batang Bantu Kebutuhan Darah Wilayah Sekitarnya

Surplus, PMI Batang Bantu Kebutuhan Darah Wilayah Sekitarnya

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Close Ads X