Fatwa MUI: Tangkal Hoaks dengan Tabbayun

infojateng.id - 27 Juli 2021
Fatwa MUI: Tangkal Hoaks dengan Tabbayun
Foto Antara/Yudhi Mahatma - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

DEMAK – Sebanyak 505 peserta antusias mengikuti webinar literasi digital bertajuk “Strategi Menangkal Konten Hoaks” yang digelar Kementerian Kominfo dan Debindo untuk warga Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Senin (26/7/2021).

Dalam webinar tersebut hadir sebagai narasumber Yunadi Ramlan (pengamat sejarah dan budaya), M. Ilham Fatah (Konsultan IT), M. Nur Kholis (Kasi Kelembagaan Kemenag Jateng), dan Siti Mutmainah (Kasi Kependidikan Kemenag Jateng).

“Saat ini kian mudah saja informasi hoaks tersebar dan membuat resah, kita sampai kadang heran kenapa info-info palsu itu semakin cepat menyebar bahkan tetap saja ada yang percaya,” kata Siti Mutmainah dalam paparannya.

Siti menguraikan, di era media sosial ini, orang-orang semakin gampang mendapatkan informasi dari banyak platform media sosial dan grup percakapan yang ia ikuti lalu dengan gampang pula untuk menyebarkannya dengan fitur share yang ada di tiap platform mulai Facebook, Twitter, Whatssap, Line, Youtube.

“Semua media tersebut punya fasilitas untuk membagikan atau meneruskan dengan modal jempol sudah bisa sampai ke ribuan orang. Maka penting sekali bagi kita untuk kembali lagi bersikap tabayyun,” ujar Siti.

Siti lalu menyatakan, pentingnya tabayyun telah diserukan berbagai kalangan. Tak hanya pemerintah tapi juga berbagai lembaga keagamaan. Salah satunya, yang bisa jadi pegangan, adalah fatwa MUI.

“Tabayyun menerima informasi penting untuk menghindari orang bersikap asal dengan jempolnya, membagikan informasi palsu yang bisa merugikan masyarakat,” kata Siti.

Merujuk Fatwa MUI No. 24 Tahun 2017 itu, Siti mengungkap ada tiga tahap proses tabayyun terhadap konten/informasi yang bisa dilakukan masyarakat. Pertama, dipastikan aspek sumber informasi (sanad-nya), yang meliputi kepribadian, reputasi, kelayakan dan keterpercayaannya. Kedua, dipastikan aspek kebenaran konten (matan-nya), yang meliputi isi dan maksudnya. Dan ketiga dipastikan konteks dan waktu serta latar belakang informasi tersebut.

“Meskipun terkadang orang lebih ingin mempercayai info hoaks itu daripada mencari fakta-fakta kebenarannya. Namun ingat, bisa saja info tidak benar itu dibuat hanya karena ingin menghancurkan wibawa seseorang atau ingin berupaya seseorang gagal,” tegas Siti.

Siti melanjutkan, ada langkah juga yang bisa dipedomani untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima itu. “Misalnya bertanya kepada sumber informasi jika diketahui dan permintaan klarifikasi kepada pihak-pihak yang memiliki otoritas dan kompetensi,” ujarnya.

Siti mengatakan, setiap muslim yang bermuamalah melalui media sosial harus dilakukan tanpa melanggar ketentuan agama dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Gunakan media sosial sebagai sarana untuk menjalin silaturrahmi, menyebarkan informasi, dakwah, pendidikan, rekreasi, dan untuk kegiatan positif di bidang agama, politik, ekonomi, dan sosial serta budaya,” jelasnya.

Sementara itu, narasumber lain M. Nur Kholis mengungkap setidaknya ada empat motivasi para penyebar konten negatif. “Pembuatan konten negatif biasanya dilandaskan karena kepentingan ekonomi, faktor politik, mencari kambing hitam, dan memecah belah masyarakat,” kata Nur Kholis.

Nur Kholis mengatakan untuk antisipasi konten negatif bisa dilakukan dengan cara, antara lain, membedakan motivasi dalam mencari informasi.

“Cobalah kendalikan keinginan dalam mengakses informasi, jaring informasi yang bermanfaat saja dan hindari mengakses informasi yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain seperti radikalisme, kriminalitas, atau yang merusak moral,” pungkasnya. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Warga Cilacap Bisa Lapor ke Bupati Lewat e-LaporBup

Warga Cilacap Bisa Lapor ke Bupati Lewat e-LaporBup

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Dampingi Kunker Jokowi, Bupati Yuni Minta Proyek APBN di Sragen Tak Dikurangi

Dampingi Kunker Jokowi, Bupati Yuni Minta Proyek APBN di Sragen Tak Dikurangi

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Cegah Judi Online, HP Personel Polres Jepara Diperiksa Propam

Cegah Judi Online, HP Personel Polres Jepara Diperiksa Propam

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Perluasan Areal Tanam 2024, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Alsintan

Perluasan Areal Tanam 2024, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Alsintan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Posyandu ILP RW 21 Kelurahan Sidanegara Diresmikan

Posyandu ILP RW 21 Kelurahan Sidanegara Diresmikan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Jangan Remehkan, Konten Lokal yang Menarik Bisa Jadi Berita Menasional

Jangan Remehkan, Konten Lokal yang Menarik Bisa Jadi Berita Menasional

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Sejumlah Pabrik Lakukan PHK, Pemprov Pastikan Sektor Industri di Jateng Tetap Kondusif

Sejumlah Pabrik Lakukan PHK, Pemprov Pastikan Sektor Industri di Jateng Tetap Kondusif

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Pj Gubernur : Bisa Tambah Area Tanam Padi

Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Pj Gubernur : Bisa Tambah Area Tanam Padi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Digelar 5 Hari, Purworejo Fair 2024 Raup Omzet Rp2,3 Miliar

Digelar 5 Hari, Purworejo Fair 2024 Raup Omzet Rp2,3 Miliar

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Tercukupi Berkat Bantuan Pompa Air dari Pemerintah

Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Tercukupi Berkat Bantuan Pompa Air dari Pemerintah

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Pertahankan WTN, Pj Bupati Jepara Dorong Inovasi Transportasi Umum

Pertahankan WTN, Pj Bupati Jepara Dorong Inovasi Transportasi Umum

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Menggali Potensi dan Tantangan Sejarah, Pariwisata, dan Inisiatif Kesehatan Masyarakat Kotawaringin Barat

Menggali Potensi dan Tantangan Sejarah, Pariwisata, dan Inisiatif Kesehatan Masyarakat Kotawaringin Barat

Info Jateng   Kesehatan
Polres Jepara Gelar Anjangsana ke Purnawirawan, Warakauri Hingga Personel TNI-Polri yang Sakit

Polres Jepara Gelar Anjangsana ke Purnawirawan, Warakauri Hingga Personel TNI-Polri yang Sakit

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Dukung Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024, Relawan di Jepara Gelar Konsolidasi

Dukung Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024, Relawan di Jepara Gelar Konsolidasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Politik
Serap 800 Liter, Pj Bupati Batang Minta Setiap Desa Bisa Kembangkan Sapi Perah

Serap 800 Liter, Pj Bupati Batang Minta Setiap Desa Bisa Kembangkan Sapi Perah

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Program Magang Gemilang Cetak Tenaga Kerja Berkualitas

Program Magang Gemilang Cetak Tenaga Kerja Berkualitas

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemerintah Berikan Bantuan Pompa Air untuk Dorong Produksi Padi di Jateng

Pemerintah Berikan Bantuan Pompa Air untuk Dorong Produksi Padi di Jateng

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Penanganan Demam Berdarah, Warga Didorong Gotong Royong Perhatikan Lingkungan

Penanganan Demam Berdarah, Warga Didorong Gotong Royong Perhatikan Lingkungan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Pompa Air Bertenaga Surya Bantu Petani Desa Senon untuk Mengairi Sawah

Pompa Air Bertenaga Surya Bantu Petani Desa Senon untuk Mengairi Sawah

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Surplus, PMI Batang Bantu Kebutuhan Darah Wilayah Sekitarnya

Surplus, PMI Batang Bantu Kebutuhan Darah Wilayah Sekitarnya

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Close Ads X