Membangun Etika Demokrasi di Era Media Digital

infojateng.id - 29 Juli 2021
Membangun Etika Demokrasi di Era Media Digital
Kredit foto Liputan6.com/Herman Zakharia - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

GROBOGAN –Salah satu alat ukur perkembangan demokrasi suatu negara yang selama ini dipakai adalah indeks demokrasi yang dicapai dari tahun ke tahun dengan mengukur berbagai kriteria penentunya.

Tingkat capaian indeks demokrasi ini diukur berdasarkan pelaksanaan dan perkembangan tiga aspek, 11 variabel, dan 28 indikator demokrasi. Ketiga aspek itu adalah aspek kebebasan sipil, aspek hak-hak politik, dan aspek lembaga demokrasi.

Staf Pengajar Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin Sri Astuty menuturkan, Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) mengungkap data, pada 2019 atau sebelum pandemi Covid melanda Indonesia, angkanya sempat naik merujuk data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS).

“BPS saat 2019 itu merilis Indeks Demokrasi Indonesia Nasional mencapai 74,92 atau naik 2,53 poin dibanding 2018. Ini menunjukkan pembangunan demokrasi di Indonesia semakin baik yang diukur berdasarkan sejumlah komponen,” kata Sri saat menjadi narasumber dalam webinar literasi digital bertajuk “Bangun Demokrasi di Media Digital” yang digelar Kementerian Kominfo dan Debindo untuk warga Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (28/7/2021).

Namun, Sri mengungkapkan fakta lain, mengutip hasil studi dan penelitian The Indonesian Institute. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berupa pengumpulan data yang dilakukan pada Januari hingga pertengahan Mei 2021, ditemukan bahwa menajamnya perpecahan politik di masyarakat akibat pemilu pada 2014, 2017, dan 2019 juga menambah hambatan dan ancaman terhadap kebebasan berekspresi.

“Termasuk di ruang digital antara mereka yang pro dan kontra terhadap pemerintahan saat ini,” kata Sri.

Sri mengungkap adanya temuan kondisi kebebasan berekspresi yang memprihatinkan terlihat dari beberapa hasil temuan. Survei Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dan Puslitbang Kompas menunjukkan bahwa 36% responden merasa tidak bebas menggunakan haknya untuk mengekspresikan diri di ruang digital.

Catatan ini juga menjelaskan status Indonesia sebagai Partly Free berdasarkan Global Freedom Status pada Laporan Freedom House dari 2019 hingga 2021.

“Selama 23 tahun reformasi dan cerminan demokrasi serta pemerintahan di Indonesia harus menjadi momentum untuk mempromosikan dan melindungi kebebasan berekspresi di Indonesia, termasuk soal kritik terhadap pemerintah di ruang digital,” lanjut Sri dalam paparannya.

Tak hanya itu, Sri pun menunjuk temuan The Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) yang mencatat sejak 2017 terdapat 15.056 kasus yang dilaporkan ke Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

“Ketertiban umum, penghinaan, dan pencemaran nama baik menjadi alasan untuk mengkriminalisasi mereka yang kritis terhadap pemerintah di platform digital,” ujarnya.

Sri menyebut, kehidupan demokrasi di era ini berhadapan dengan enam ancaman besar yakni sebaran hoaks, radikalisme, ekstremisme, terorisme, hate speech (ujaran kebencian), dan cyberbulliying.

“Perlu bijaksana dan aman berinteraksi di ruang digital, misalnya saat memakai media sosial,” cetusnya. Aman berinteraksi itu, Sri mencontohkan, semisal dengan pilah-pilih konten yang mau dibaca. Sebab, makin hari makin banyak saja berita kejahatan atau isu-isu politik yang bikin gerah.

Lalu, ikuti saja teman terdekat dan terpercaya. Tetap berhati-hati menyebarkan berita dan batasi penggunaan media sosial.

Narasumber lain, Sunaji Zamroni dari Alterasi Indonesia dan Dewan Nasional Fitra dalam paparannya mengatakan, berdemokrasi di era media digital harus mengutamakan etika yang ada di dalamnya. “Ada etika tradisional dan ada etika kontemporer,” kata Sunaji.

Etika tradisional adalah etika offline menyangkut tata cara lama, kebiasaan, dan budaya yang merupakan kesepakatan bersama setiap kelompok masyarakat. “Etika tradisional ini menunjukkan apa yang pantas dan tidak pantas sebagai pedoman sikap dan perilaku anggota masyarakat,” tutur Sunaji.

Sedangkan etika kontemporer adalah etika elektronik dan online menyangkut tata cara, kebiasaan dan budaya yang berkembang karena teknologi yang memungkinkan pertemuan sosial budaya secara lebih luas dan global.

Dalam webinar ini, hadir pula narasumber lain: fasilitator nasional Andika Renda Pribadi dan Komisioner KPU Grobogan M. Machruz.

Sebagaimana di kabupaten/kota lain, di Kabupaten Grobogan, Kementerian Kominfo juga akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan Webinar Literasi Digital: Indonesia Makin Cakap Digital selama periode Mei hingga Desember 2021.

Serial webinar ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, agar masyarakat makin cakap digital dalam memanfaatkan internet demi menunjang kemajuan bangsa.

Warga masyarakat diundang untuk bergabung sebagai peserta webinar dan akan terus memperoleh materi pelatihan literasi digital. Caranya adalah dengan mendaftar melalui akun media sosial @siberkreasi. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Danrem Sambangi Kodim Pati, Begini Pesanya untuk Jajaran TNI

Danrem Sambangi Kodim Pati, Begini Pesanya untuk Jajaran TNI

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus
Penjabat Bupati Jepara: MPLS sebagai Pondasi Dasar Menuju Indonesia Emas 2045

Penjabat Bupati Jepara: MPLS sebagai Pondasi Dasar Menuju Indonesia Emas 2045

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pendidikan
SCTV dan Indosiar Rencanakan Konser Rhoma Irama di Jepara

SCTV dan Indosiar Rencanakan Konser Rhoma Irama di Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Masyarakat Diminta Waspadai Berita Hoaks Jelang Pilkada Serentak 2024

Masyarakat Diminta Waspadai Berita Hoaks Jelang Pilkada Serentak 2024

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemilu
Operasi Patuh Candi 2024, Kapolres Bersama PJU Datangi Sejumlah Sekolah di Jepara

Operasi Patuh Candi 2024, Kapolres Bersama PJU Datangi Sejumlah Sekolah di Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Pendidikan
Diskarpus Jepara Terima Kunker Komisi A DPRD Jawa Tengah

Diskarpus Jepara Terima Kunker Komisi A DPRD Jawa Tengah

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Sekda Jepara : Mengelola Bumdes Jangan Kebat Kliwat

Sekda Jepara : Mengelola Bumdes Jangan Kebat Kliwat

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan   Potensi Desa
Kepengurusan GOW Periode 2024-2029 Jepara Resmi Dilantik

Kepengurusan GOW Periode 2024-2029 Jepara Resmi Dilantik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Unik, MPLS Hari Pertama SD N Sendangmulyo 02 Kenalkan Tokoh Gatotkaca ke Siswa Baru

Unik, MPLS Hari Pertama SD N Sendangmulyo 02 Kenalkan Tokoh Gatotkaca ke Siswa Baru

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pendidikan
Peringati HUT RI, Klub Sepak Takraw ASTF Bakal Gelar Turnamen

Peringati HUT RI, Klub Sepak Takraw ASTF Bakal Gelar Turnamen

Info Jateng
UMKM Jateng Optimistis Dapat “Buyer” Potensial Pada Kontak Bisnis dan Pameran di Bali

UMKM Jateng Optimistis Dapat “Buyer” Potensial Pada Kontak Bisnis dan Pameran di Bali

Info Jateng   Laporan Khusus
Keren, Aksesoris Berbahan ASI pun Tampil pada Pameran Produk UMKM Jateng di Bali

Keren, Aksesoris Berbahan ASI pun Tampil pada Pameran Produk UMKM Jateng di Bali

Info Jateng   Laporan Khusus
Shinta Nana Buka Kontak Bisnis dan Pameran, Catatkan Kerja Sama Rp23,21 Miliar

Shinta Nana Buka Kontak Bisnis dan Pameran, Catatkan Kerja Sama Rp23,21 Miliar

Info Jateng   Laporan Khusus
Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB Gelar Vetcare di Kepakisan, Banjarnegara, Peternak Antusias

Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB Gelar Vetcare di Kepakisan, Banjarnegara, Peternak Antusias

Info Jateng   Kesehatan   Laporan Khusus   Pendidikan
Bawaslu Pati Masifkan Patroli Kawal Hak Pilih, Sasar Wilayah Pinggiran

Bawaslu Pati Masifkan Patroli Kawal Hak Pilih, Sasar Wilayah Pinggiran

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan   Politik
Tersadarkan Makna Pendidikan Melalui Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara

Tersadarkan Makna Pendidikan Melalui Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara

Pendidikan
Iqbal Farel dan Putri Cinta Aurelia Terpilih Menjadi Duta Genre Kabupaten Jepara 2024

Iqbal Farel dan Putri Cinta Aurelia Terpilih Menjadi Duta Genre Kabupaten Jepara 2024

Eks Karesidenan Pati
Warga Banjaragung Gelar Kirab Lurup Langse

Warga Banjaragung Gelar Kirab Lurup Langse

Eks Karesidenan Pati
Diikuti Ratusan ‘Kicau Mania’, Polres Jepara Gelar Lomba Burung Berkicau

Diikuti Ratusan ‘Kicau Mania’, Polres Jepara Gelar Lomba Burung Berkicau

Eks Karesidenan Pati
Polisi Amankan Belasan Motor Saat Razia Balap Liar

Polisi Amankan Belasan Motor Saat Razia Balap Liar

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Close Ads X