PATI– Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 yang diperpanjang hingga tanggal 2 Agustus nanti membuat kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka urung dilaksnakan.
Padahal pada bulan April lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati telah melakukan simulasi KBM tatap muka dan rencananya pada tahun ajaran baru 2021/2022, sekolah akan menggelar KBM tatap muka dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.
Namun, lantaran angka kasus Covid-19 di Kabupaten Pati dan daerah-daerah di Jawa mengalami peningkatan yang begitu besar membuat rencana ini belum bisa terasialisakan.
Anggota Komisi D pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Muntamah mengatakan, di kondisi semacam ini, KBM tatap muka sangat riskan bila dilaksanakan.
“Ya dalam kondisi PPKM level empat memang belum (kemungkinan) memberlakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. Karena masih sangat riskan,” ujar Muntamah, Senin (26/7/2021).
Polisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini tidak mau anak didik menjadi korban pandemi Covid-19.
“Kondisi Covid-19 di daerah itu kan masih tinggi. Sehingga ketika KBM Tatap Muka dilaksnakan jangan-jangan anak kita yang menjadi korban,” tandasnya. (*)