PATI – Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level empat membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati meminta pemerintah untuk menggencarkan bantuan sosial.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi D pada DPRD Kabupaten Pati Wisnu Wijayanto. Wisnu menilai perpanjangan PPKM level empat bak memakan buah simalakama. Bila tidak diperpanjang angka kasus positif Covid-19 tak terkendali. Namun, perpanjangan ini membuat ekonomi masyarakat lesu.
Maka dari itu, untuk meringankan beban masyarakat lantaran adanya kebijakan PPKM level empat, Wisnu menilai pemerintah perlu menggencarkan bantuan sosial (bansos).
“(Solusinya) bansos digencarkan,” ujar Winsu Wijayanto kepada awak media selepas menghadiri suatu acara di Gedung DPRD Kabupaten Pati, Senin (26/7/2021) lalu.
Sebelumnya pemerintah pusat tengah menempuh kebijakan dengan membagikan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak PPKM. Beberapa bansos itu di antaranya bansos beras yang dipasok Bulog, Bansos BLT dan lain sebagainya.
Selain itu, Komandan Kodim 0718/Pati Letkol CZI Adi Ilham Zamani juga melakukan pendistribusian sebanyak 9.000 sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
“9000 paket sembako dan sudah kita serahkan ke koramil. Yang menerima ini yang terdampak dan tidak mendapatkan bantuan lainnya. Yang di desa harus bersinergi,” katanya.