PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berharap pemerintah melakukan komunikasi yang baik dengan pelaku usaha di sektor pariwisata.
Hal ini diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Pati Narso menyikapi protes perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
“Harapannya ada komunikasi yang baik antara pelaku usaha terutama di sektor pariwisata dengan Pemerintah,” ujar Narso kepada Infojateng.id.
Narso meyakini dengan komunikasi yang baik, sektor pariwisata mau mengerti dengan keadaan pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19 ini.
Sebelumnya, para pelaku wisata di Kabupaten Pati melakukan protes kepada pemerintah. Berbagai Mereka menilai kebijakan pemerintah tidak berpihak kepada golongannya.
Mereka melakukan proses dengan mengibarkan bendera putih dan melakukan konvoi dengan bis di jalan raya Pati Kota. Sebanyak 8 bus mengikuti konvoi ini dengan bendera putih dipasang dan dikibarkan di sebelah kanan depan bis.
Bus-bus berkonvoi mulai dari parkir bis di samping taman kota (depan Disdikbid Kabupaten Pati) ke Jalan Kolonel Sunandar (Puri) hingga mengelilingi Alun-alun Pati dan kembali lagi ke parkir bis.
Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi ini, Kasiadi, menurunkan, pihaknya mengibarkan bendera putih sebagai pertanda bahwa pelaku wisata sudah menyerah dengan keadaan dan kebijakan pemerintah yang menutup destinasi wisata, terlebih kebijakan PPKM.
“Aksi ini kita lakukan karena para pelaku pariwisata, kami-kami ini menyerah. Bendera Putih kita kibarkan. Jadi kita tidak sanggup lagi (dengan) kebijakan-kebijakan pemenrintah saat ini. Terutama PPKM dan perpanjangannya,” ujar Kasiadi, Kamis (22/7/2021). (*)