Aktualisasi Masyarakat dalam Menggunakan Digitalisasi Pelayanan Publik

infojateng.id - 4 Agustus 2021
Aktualisasi Masyarakat dalam Menggunakan Digitalisasi Pelayanan Publik
foto bangkalankab.go.id - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

TEMANGGUNG – Perkembangan teknologi membuat masyarakat dipaksa beradaptasi agar tidak tertinggal. Hal ini juga yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia yang berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur digital sekaligus menanamkan literasi digital untuk menciptakan masyarakat yang cakap menggunakan dan memanfaatkan teknologi digital.

Melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pemerintah menggelar webinar literasi digital yang salah satunya diselenggarakan untuk masyarakat Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (4/8/2021). Literasi digital yang digagas mencakup pilar digital culture, digital skill, digital ethic, dan digital safety.

Diskusi virtual yang dipandu oleh moderator Dannys Citra (entertainer) itu mengangkat tema “Digitalisasi Pelayanan Publik”, dihadiri empat narasumber: Yoshe Angela (social media specialist), Razi Sabardi (pengamat kebijakan publik digital), Misbachul Munir (fasilitator UMKM desa), dan Muhamad Achadi (Ceo Jaring Pasar Nusantara). Selain itu hadir pula Dinda Lorensia (content creator) sebagai key opinion leader.

Razi Sabardi melalui pemaparannya menyebutkan, sebelum sampai di era digital, masyarakat telah mengalami berbagai perubahan dan era revolusi. Hingga akhirnya, pada saat ini, perkembangan internet dan teknologi menjadi sangat luar biasa dan tidak lagi menjadi pilihan, tetapi konsumsi.

Transformasi digital membantu mempermudah manusia dalam bekerja dan beraktivitas secara lebih mudah, praktis, dan efektif. Hal ini juga yang dibutuhkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik, maka secara tidak langsung pemerintah harus mampu beradaptasi dengan pelayanan digital.

“Digitalisasi pelayanan publik saat ini sudah mulai berkembang. Kalau dilihat layanan digital pembayaran pajak, pembuatan npwp, pengurusan administrasi kependudukan sudah bisa dilakukan secara online. Masyarakat juga bisa melaporkan aduan atau menyampaikan aspirasi melalui situs Lapor. Hal ini sangat luar biasa. Selain dari sisi pemerintah, masyarakat atau pengguna layanan publik juga harus adaptif, sadar dan berinisiatif mencari tahu hal apa saja yang berkembang di daerah masing-masing,” jelas Razi kepada hampir 400 peserta diskusi.

Namun di lain sisi, sebagai pengguna media digital juga harus memahami dampak-dampak yang bermunculan. Dari sini kita perlu memahami ancaman keamanan digital yang mengintai di era digital. Yakni, bagaimana caranya, agar pengguna mampu memastikan penggunaan layanan digital secara aman dan nyaman.

“Keamanan digital tidak hanya untuk mengamankan data yang kita miliki melainkan juga data pribadi yang sifatnya rahasia. Langkah pertama dengan memproteksi perangkat digital dan identitas digital. Tidak semua data pribadi harus dimasukkan ke media digital kecuali memang untuk hal memerlukan data itu, seperti pengisian form kependudukan. Dan karena perangkat digital menyimpan data pribadi, maka perlindungan dengan password dan keamanan lainnya sangat diperlukan,” imbuhnya.

Di era digital, modus penipuan online juga tak bisa dimungkiri lagi. Apalagi di tengah tsunami informasi bisa jadi membuat pengguna terjebak rasa empati hingga terjerumus pada modus kejahatan spam dan scam bahkan pencurian data dan hacking.

Itu sebabnya, mengawasi rekam jejak digital penting untuk menjaga keamanan bermedia digital. Jangan sampai karena kelalaian kita membawa permasalahan baru. Karena setiap kegiatan yang kita unggah dalam bentuk apa pun akan menjadi jejak digital, termasuk riwayat transaksi online dan riwayat penjelajahan internet.

“Kita juga harus memahami aspek keselamatan keamanan anak dalam bermedia digital. Jangan sampai anak berpotensi ikut dalam perundungan online, perdagangan orang, dan pornografi. Orangtua harus berhati-hati dan ikut memantau aktivitas digital anak, jangan sampai anak menjadi kecanduan teknologi dan meniru segala hal di dalamnya tanpa tahu baik atau buruknya,” tutupnya.

Melanjutkan diskusi, Yoshe Angela menambahkan, dalam beradaptasi di era transformasi digital diperlukan kecakapan digital yang baik. Yakni meliputi kemampuan dalam mengakses, menyeleksi, dan memahami berbagai perangkat teknologi dan platform media digital yang diperlukan. Juga, mampu menganalisis atau berpikir kritis dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi.

“Dalam mengakses informasi misalnya, kita harus bisa membedakan sumber informasi yang sah. Harus tahu di mana suatu konten itu dipublikasikan, apakah dari platform pemerintah, media massa, atau platform pribadi. Tahu siapa penulis informasi dan memahami apa tujuan penyampaian konten. Kita perlu membandingkan informasi dari beberapa sumber untuk mencapai objektivitas. Serta kapan konten itu diterbitkan, apakah relevan dan akurat,” jelas Angela.

Angela mengingatkan agar masyarakat juga berhati-hati dalam menerima informasi yang mengatasnamakan instansi pelayanan publik tertentu. Sebab, digitalisasi mempermudah orang untuk melakukan manipulasi data.

Masyarakat perlu tahu aplikasi publik yang resmi, seperti situs Lapor, layanan perpustakaan online, layanan untuk memperoleh jurnal dan lain sebagainya.

“Jika menemukan kejanggalan informasi kita dapat mengeceknya melalui aduan konten.id untuk mengadukan konten negatif. Bantuan hukum secara online melalui layanan BPHN atau My Lawyer. Atau melalui akun media sosial milik pemerintah yang sekaligus wujud dari digitalisasi pelayanan publik.”

Pada intinya, memanfaatkan media digital harus berpegang pada prinsip bahwa informasi yang kita peroleh atau akan disebarkan itu benar/valid dan terverifikasi kebenarannya, bermanfaat dan tidak melanggar hak cipta karya, informasi yang dibagikan penting dan tentu saja mengandung nilai kebaikan di dalamnya. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Wagub Taj Yasin Tegaskan Guru Harus Lari Sesuaikan Tuntutan Teknologi

Wagub Taj Yasin Tegaskan Guru Harus Lari Sesuaikan Tuntutan Teknologi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pendidikan
Jateng Dinobatkan sebagai Provinsi Sangat Inovatif IGA Award 2025

Jateng Dinobatkan sebagai Provinsi Sangat Inovatif IGA Award 2025

Info Jateng   Laporan Khusus
Gubernur Ahmad Luthfi Pertahankan Collaborative Government Bangun Jateng

Gubernur Ahmad Luthfi Pertahankan Collaborative Government Bangun Jateng

Info Jateng   Laporan Khusus
IGA 2025, Pati Buktikan Diri, Raih Predikat Sangat Inovatif di Tingkat Nasional

IGA 2025, Pati Buktikan Diri, Raih Predikat Sangat Inovatif di Tingkat Nasional

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Akhirnya, Hotel D’Ayanna Puncel Resmi Disegel!

Akhirnya, Hotel D’Ayanna Puncel Resmi Disegel!

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus
Visit Kampus Undip, Wagub Jateng Ajak Siswa SMK Bekali Diri dengan Ilmu yang Bermanfaat

Visit Kampus Undip, Wagub Jateng Ajak Siswa SMK Bekali Diri dengan Ilmu yang Bermanfaat

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Akhir Tahun Makin Meriah, GAS Jateng Hadirkan Mobil Premium dan Diskon hingga Rp60 Juta

Akhir Tahun Makin Meriah, GAS Jateng Hadirkan Mobil Premium dan Diskon hingga Rp60 Juta

Info Jateng   Laporan Khusus
Pelantikan Gapembi Jateng, Taj Yasin Ingatkan Limbah Dapur SPPG Tak Cemari Lingkungan

Pelantikan Gapembi Jateng, Taj Yasin Ingatkan Limbah Dapur SPPG Tak Cemari Lingkungan

Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Bupati Terima Bantuan Tenda untuk Pelaku UMKM Jepara

Bupati Terima Bantuan Tenda untuk Pelaku UMKM Jepara

Ekonomi   Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pemkab Jepara dan BRIN Tinjau Lahan Biosalin Persiapan Farm Field Day 2025

Pemkab Jepara dan BRIN Tinjau Lahan Biosalin Persiapan Farm Field Day 2025

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Waxinda Resmi Beroperasi, Serap Ribuan Tenaga Kerja

Waxinda Resmi Beroperasi, Serap Ribuan Tenaga Kerja

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Investasi
Cegah Banjir, Polisi dan Warga Bersihkan Rumpun Bambu di Aliran Sungai Bloro

Cegah Banjir, Polisi dan Warga Bersihkan Rumpun Bambu di Aliran Sungai Bloro

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Ketua Dewan Kesenian Boyolali Diminta Jadi Wadah Pelaku Seni

Ketua Dewan Kesenian Boyolali Diminta Jadi Wadah Pelaku Seni

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Teknologi AI Jadi Syarat Minimal Bagi Pelaku UMKM

Teknologi AI Jadi Syarat Minimal Bagi Pelaku UMKM

Ekonomi   Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Batang Salurkan 155 Beasiswa Pendidikan

Pemkab Batang Salurkan 155 Beasiswa Pendidikan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pendidikan
Rakor Forkompimda Boyolali Bahas Nataru

Rakor Forkompimda Boyolali Bahas Nataru

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pemerintahan
Jawa Tengah Raih Dua Penghargaan KPK, Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Penguatan Tata Kelola Bersih

Jawa Tengah Raih Dua Penghargaan KPK, Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Penguatan Tata Kelola Bersih

Info Jateng   Pemerintahan
Usulan Hybrid Sea Wall Pemprov Jateng Disetujui Badan Otorita Pantura

Usulan Hybrid Sea Wall Pemprov Jateng Disetujui Badan Otorita Pantura

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Ngobrol Santai Bareng Gubernur, Wartawan Sampaikan Masukan untuk Ahmad Luthfi

Ngobrol Santai Bareng Gubernur, Wartawan Sampaikan Masukan untuk Ahmad Luthfi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus
Sekda Jateng Minta Anggota DWP Jadi Penjaga Integritas Suami

Sekda Jateng Minta Anggota DWP Jadi Penjaga Integritas Suami

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Close Ads X