Selektif Pilih Konten Agama

infojateng.id - 5 Agustus 2021
Selektif Pilih Konten Agama
Foto/suaramuhammadiyah.id - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

JEPARA – Masyarakat diberikan kemudahan dalam mengakses berbagai informasi di era digital saat ini. Hanya dengan sentuhan jari melalui ponsel pintarnya, informasi yang dikehendaki dapat diakses dengan cepat.

Kondisi ini pun mengakibatkan pergeseran perilaku masyarakat dalam menyikapi informasi. Banyaknya informasi yang bertebaran di dunia maya terlebih di media sosial mengakibatkan sebagian masyarakat semakin tidak selektif dalam menerima informasi.

Tak terkecuali dalam menerima dan memahami informasi terkait permasalahan agama. Pengawas Madrasah Kemenag Kota Semarang, Amhal Kaefahmi mengatakan, dalam mendalami agama di dunia maya, generasi gen z dan alpha lebih cepat menyerap nilai-nilai dan pelajaran dari dunia global. Mereka 10 kali lebih cepat belajar digital dibanding generasi milenial.

Menurutnya, media online mempermudah belajar apa pun termasuk belajar agama. Dunia maya dengan sejumlah aktivitasnya, pada titik tertentu dianggap dapat menggantikan dunia nyata, sehingga makna substansial ajaran agama mengalami ancaman serius.

“Kendati demikian, semua fenomena ini tetap dapat dipandang sebagai kegairahan baru bagi agama pada masa depan,” kata Amhal dalam webinar literasi digital dengan tema ”Dalami Agama di Dunia Maya”, yang digelar Kementerian Kominfo dan Debindo untuk warga Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Rabu (4/8/2021).

Amhal mengatakan, dalam mendalami agama melalui dunia maya pastinya memiliki sisi positif dan negatif. Untuk sisi positif, sumber belajar agama memiliki banyak variasi seperti literatur akademik, video ceramah, essay, blog, dan lainnya.

“Sedangkan sisi negatif, tidak semua sumber dan konten otoritatif, serta tidak semua konten sesuai dengan kaidah keilmuan agama,” ucapnya.

Setiap mereka yang belajar agama di dunia maya pun harus selektif ketika mencari materi yang diinginkan. Untuk itu, Amhal menyarankan saat membaca materi, harus bertanya pada diri sendiri apakah informasi yang diterima tersebut benar dan valid, kemudian kualitas informasi dapat dipertanggungjawabkan atau butuh keterangan lebih dari ahli.

“Dan, tanyakan pada diri sendiri, apakah informasi tersebut menimbulkan dampak negatif dan berpengaruh pada jejak digital,” ujarnya.

Bagi Amhal, dunia maya hanya alat, jika digunakan untuk hal negatif hanya akan memberikan mudharat. Sedangkan ketika digunakan untuk hal positif tentu akan manfaat.

Ia juga menyampaikan, perlu adanya etika dalam bermedia digital agar aktivitas bermedsos lebih nyaman dan menyenangkan. “Etika di dunia maya harus sama dengan di dunia nyata. yakni bijak dalam penggunaan kata, memakai bahasa yang baik dan positif serta teliti dulu sebelum share,” paparnya.

Sementara itu, narasumber lainnya yakni Kepala MAN 4 Kebumen, Muhammad Siswanto mengatakan, setiap muslim yang bermuamalah melalui media sosial diharamkan untuk melakukan ghibah, fitnah, namimah, dan menyebarkan permusuhan.

Kemudian melakukan bullying, ujaran kebencian, dan permusuhan atas dasar suku, agama, ras atau antar golongan. Di samping itu juga dilarang menyebarkan hoaks serta informasi bohong meskipun dengan tujuan baik, seperti info tentang kematian orang yang masih hidup.

“Lalu, menyebarkan materi pornografi, kemaksiatan, dan segala hal yang terlarang secara syar’i, serta menyebarkan konten yang benar tetapi tidak sesuai tempat dan atau waktunya,” ujar Siswanto di depan ratusan partisipan webinar.

Diskusi virtual yang dipandu oleh moderator Rara Tanjung itu juga menghadirkan narasumber Pemred agendaindonesia.com Prasidono Listiaji, Direktur Afaada Temanggung Ahmad Lutfi, dan komedian Dibyo Primus selaku key opinion leader. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Warga Cilacap Bisa Lapor ke Bupati Lewat e-LaporBup

Warga Cilacap Bisa Lapor ke Bupati Lewat e-LaporBup

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Dampingi Kunker Jokowi, Bupati Yuni Minta Proyek APBN di Sragen Tak Dikurangi

Dampingi Kunker Jokowi, Bupati Yuni Minta Proyek APBN di Sragen Tak Dikurangi

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Cegah Judi Online, HP Personel Polres Jepara Diperiksa Propam

Cegah Judi Online, HP Personel Polres Jepara Diperiksa Propam

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Perluasan Areal Tanam 2024, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Alsintan

Perluasan Areal Tanam 2024, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Alsintan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Posyandu ILP RW 21 Kelurahan Sidanegara Diresmikan

Posyandu ILP RW 21 Kelurahan Sidanegara Diresmikan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Jangan Remehkan, Konten Lokal yang Menarik Bisa Jadi Berita Menasional

Jangan Remehkan, Konten Lokal yang Menarik Bisa Jadi Berita Menasional

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Sejumlah Pabrik Lakukan PHK, Pemprov Pastikan Sektor Industri di Jateng Tetap Kondusif

Sejumlah Pabrik Lakukan PHK, Pemprov Pastikan Sektor Industri di Jateng Tetap Kondusif

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Pj Gubernur : Bisa Tambah Area Tanam Padi

Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Pj Gubernur : Bisa Tambah Area Tanam Padi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Digelar 5 Hari, Purworejo Fair 2024 Raup Omzet Rp2,3 Miliar

Digelar 5 Hari, Purworejo Fair 2024 Raup Omzet Rp2,3 Miliar

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Tercukupi Berkat Bantuan Pompa Air dari Pemerintah

Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Tercukupi Berkat Bantuan Pompa Air dari Pemerintah

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Pertahankan WTN, Pj Bupati Jepara Dorong Inovasi Transportasi Umum

Pertahankan WTN, Pj Bupati Jepara Dorong Inovasi Transportasi Umum

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Menggali Potensi dan Tantangan Sejarah, Pariwisata, dan Inisiatif Kesehatan Masyarakat Kotawaringin Barat

Menggali Potensi dan Tantangan Sejarah, Pariwisata, dan Inisiatif Kesehatan Masyarakat Kotawaringin Barat

Info Jateng   Kesehatan
Polres Jepara Gelar Anjangsana ke Purnawirawan, Warakauri Hingga Personel TNI-Polri yang Sakit

Polres Jepara Gelar Anjangsana ke Purnawirawan, Warakauri Hingga Personel TNI-Polri yang Sakit

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Dukung Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024, Relawan di Jepara Gelar Konsolidasi

Dukung Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024, Relawan di Jepara Gelar Konsolidasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Politik
Serap 800 Liter, Pj Bupati Batang Minta Setiap Desa Bisa Kembangkan Sapi Perah

Serap 800 Liter, Pj Bupati Batang Minta Setiap Desa Bisa Kembangkan Sapi Perah

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Program Magang Gemilang Cetak Tenaga Kerja Berkualitas

Program Magang Gemilang Cetak Tenaga Kerja Berkualitas

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemerintah Berikan Bantuan Pompa Air untuk Dorong Produksi Padi di Jateng

Pemerintah Berikan Bantuan Pompa Air untuk Dorong Produksi Padi di Jateng

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Penanganan Demam Berdarah, Warga Didorong Gotong Royong Perhatikan Lingkungan

Penanganan Demam Berdarah, Warga Didorong Gotong Royong Perhatikan Lingkungan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Pompa Air Bertenaga Surya Bantu Petani Desa Senon untuk Mengairi Sawah

Pompa Air Bertenaga Surya Bantu Petani Desa Senon untuk Mengairi Sawah

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Surplus, PMI Batang Bantu Kebutuhan Darah Wilayah Sekitarnya

Surplus, PMI Batang Bantu Kebutuhan Darah Wilayah Sekitarnya

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Close Ads X