Tak Cukup Literasi Digital, Tumbuhkan juga Empati Anak

infojateng.id - 7 Agustus 2021
Tak Cukup Literasi Digital, Tumbuhkan juga Empati Anak
Foto halodoc - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

PURBALINGGA – Sebanyak 1.000 lebih peserta antusias mengikuti webinar literasi digital bertema ”Menjaga dan Mendidik Anak di Era Digital” yang digelar Kementerian Kominfo untuk masyarakat Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat (6/8/2021).

Webinar yang dimoderatori Nabila Nadjib dan menampilkan key opinion leader Aprilia Ariesta itu menghadirkan empat narasumber utama yakni Nurul Fajar Latifa (pengajar dan juga aktivis Lintas Iman Klaten), Adhi Wibowo (praktisi pendidikan), Lanjar Utami (Kepala MAN 1 Karanganyar), dan Sudiono (Kasi Pendidikan Madrasah MAN Purbalingga).

Kepala MAN 1 Karanganyar Lanjar Utami dalam paparannya mengungkapkan, untuk mendidik anak di era digital ini, literasi digital saja tidak cukup.

“Orangtua juga perlu menyertakan empati digital sebagai pilar utama selain berpikir kritis menggunakan akal sehat, yakni kemampuan kognitif dan emosional untuk menjadi reflektif dan bertanggung jawab secara sosial saat menggunakan media digital,” kata Lanjar.

Lanjar membeberkan, tidak ada perbedaan mendasar antara
empati digital dan empati konvensional di dalam kehidupan nyata sehari-hari.

Sebab, ujar Lanjar, keduanya sama-sama merujuk kepada kemampuan kognitif, emosi, dan afeksi anak, bagaimana belajar memposisikan diri menjadi orang lain agar bisa mengenali perasaan dan emosi yang dialami orang lain sekitarnya.

“Tentu saja untuk menumbuhkan empati digital bukan hanya tanggung jawab keluarga, tapi juga dilakukan dalam tataran lingkungan sekolah dan masyarakat,” ujarnya.

Lanjar lantas membeberkan perbedaan berbagai jenis empati itu. Pertama, empati emosional atau afektif, yakni kepekaan melibatkan kemampuan memahami emosi orang lain dan merespons dengan tepat.

Pemahaman emosional ini dapat menyebabkan seseorang merasa prihatin terhadap kesejahteraan orang lain.

Kedua, empati intelektual atau kognitif, kemampuan melibatkan memahami keadaan mental orang lain dan apa yang mungkin mereka pikirkan sebagai respons terhadap situasi tersebut. “Empati kognitif ini berkaitan dengan pemikiran tentang apa yang dipikirkan orang lain,” urainya.

Ketiga, empati kasih sayang, semacam kemampuan memahami perasaan orang lain dan tergerak membantu menyelesaikan masalahnya.

Meski banyak manfaat dari media digital, Lanjar mengimbau jangan sampai anak menjadi generasi nirempati atau tanpa empati pada lingkungan sosialnya. Sebab kini, anak-anak dan remaja di negara-negara maju dan berkembang hidup dalam dunia di mana koneksi internet cepat telah menjadi norma.

“Waktu yang digunakan anak-anak sekarang untuk bermain games komputer dan aktivitas-aktivitas kesenangan online secara signifikan mengurangi kegiatan mereka di luar rumah. Ini bisa berdampak langsung pada watak mereka yang kurang peduli sesama dan lingkungan sekitar. Mereka bersama dalam fisik, namun tidak dalam pikiran dan perasaan,” tegasnya.

Adapun Sudiono, Kasi Pendidikan Madrasah MAN Purbalingga dalam paparannya menjelaskan pentingnya mengenalkan etika digital pada anak di era digital ini agar tak terjerumus dengan berbagai persoalan, khususnya konten negatif.

Menurut Sudiono, digital ethics perlu diperkenalkan agar anak saat berinteraksi di ruang digital berperilaku terbaik, sehingga menjadi bagian masyarakat digital yang beradab, penuh sopan santun dan mendapatkan manfaat dari ruang digital itu sendiri.

“Harus diantisipasi pula, karena anak-anak banyak yang tidak terlalu memahami atau tidak peduli terhadap bahaya yang dapat mengancam mereka di ruang digital,” tegas Sudiono. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Wagub Taj Yasin Tegaskan Guru Harus Lari Sesuaikan Tuntutan Teknologi

Wagub Taj Yasin Tegaskan Guru Harus Lari Sesuaikan Tuntutan Teknologi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pendidikan
Jateng Dinobatkan sebagai Provinsi Sangat Inovatif IGA Award 2025

Jateng Dinobatkan sebagai Provinsi Sangat Inovatif IGA Award 2025

Info Jateng   Laporan Khusus
Gubernur Ahmad Luthfi Pertahankan Collaborative Government Bangun Jateng

Gubernur Ahmad Luthfi Pertahankan Collaborative Government Bangun Jateng

Info Jateng   Laporan Khusus
IGA 2025, Pati Buktikan Diri, Raih Predikat Sangat Inovatif di Tingkat Nasional

IGA 2025, Pati Buktikan Diri, Raih Predikat Sangat Inovatif di Tingkat Nasional

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Akhirnya, Hotel D’Ayanna Puncel Resmi Disegel!

Akhirnya, Hotel D’Ayanna Puncel Resmi Disegel!

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus
Visit Kampus Undip, Wagub Jateng Ajak Siswa SMK Bekali Diri dengan Ilmu yang Bermanfaat

Visit Kampus Undip, Wagub Jateng Ajak Siswa SMK Bekali Diri dengan Ilmu yang Bermanfaat

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Akhir Tahun Makin Meriah, GAS Jateng Hadirkan Mobil Premium dan Diskon hingga Rp60 Juta

Akhir Tahun Makin Meriah, GAS Jateng Hadirkan Mobil Premium dan Diskon hingga Rp60 Juta

Info Jateng   Laporan Khusus
Pelantikan Gapembi Jateng, Taj Yasin Ingatkan Limbah Dapur SPPG Tak Cemari Lingkungan

Pelantikan Gapembi Jateng, Taj Yasin Ingatkan Limbah Dapur SPPG Tak Cemari Lingkungan

Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Bupati Terima Bantuan Tenda untuk Pelaku UMKM Jepara

Bupati Terima Bantuan Tenda untuk Pelaku UMKM Jepara

Ekonomi   Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pemkab Jepara dan BRIN Tinjau Lahan Biosalin Persiapan Farm Field Day 2025

Pemkab Jepara dan BRIN Tinjau Lahan Biosalin Persiapan Farm Field Day 2025

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Waxinda Resmi Beroperasi, Serap Ribuan Tenaga Kerja

Waxinda Resmi Beroperasi, Serap Ribuan Tenaga Kerja

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Investasi
Cegah Banjir, Polisi dan Warga Bersihkan Rumpun Bambu di Aliran Sungai Bloro

Cegah Banjir, Polisi dan Warga Bersihkan Rumpun Bambu di Aliran Sungai Bloro

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Ketua Dewan Kesenian Boyolali Diminta Jadi Wadah Pelaku Seni

Ketua Dewan Kesenian Boyolali Diminta Jadi Wadah Pelaku Seni

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Teknologi AI Jadi Syarat Minimal Bagi Pelaku UMKM

Teknologi AI Jadi Syarat Minimal Bagi Pelaku UMKM

Ekonomi   Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Batang Salurkan 155 Beasiswa Pendidikan

Pemkab Batang Salurkan 155 Beasiswa Pendidikan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pendidikan
Rakor Forkompimda Boyolali Bahas Nataru

Rakor Forkompimda Boyolali Bahas Nataru

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pemerintahan
Jawa Tengah Raih Dua Penghargaan KPK, Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Penguatan Tata Kelola Bersih

Jawa Tengah Raih Dua Penghargaan KPK, Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Penguatan Tata Kelola Bersih

Info Jateng   Pemerintahan
Usulan Hybrid Sea Wall Pemprov Jateng Disetujui Badan Otorita Pantura

Usulan Hybrid Sea Wall Pemprov Jateng Disetujui Badan Otorita Pantura

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Ngobrol Santai Bareng Gubernur, Wartawan Sampaikan Masukan untuk Ahmad Luthfi

Ngobrol Santai Bareng Gubernur, Wartawan Sampaikan Masukan untuk Ahmad Luthfi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus
Sekda Jateng Minta Anggota DWP Jadi Penjaga Integritas Suami

Sekda Jateng Minta Anggota DWP Jadi Penjaga Integritas Suami

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Close Ads X