Disrupsi Teknologi Mengubah Perilaku Interaksi Masyarakat

infojateng.id - 7 Agustus 2021
Disrupsi Teknologi Mengubah Perilaku Interaksi Masyarakat
Foto radarbangka - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

CILACAP – Praktisi dan trainer internet marketing Eko Sugiono mengungkapkan, ada hal menarik yang bisa dicermati di tengah perkembangan teknologi digital yang sangat pesat secara sosiologis.

“Pesatnya teknologi digital ini turut memengaruhi pola, tatanan, cara, gaya hidup perilaku masyarakat. Pola lawas saat interaksi sosial telah terdisrupsi, kini seakan tak ada batasan dan norma-norma sosial,” ujar Eko saat menjadi narasumber dalam webinar literasi digital bertema ”Dampak Positif Bermedia Sosial” yang digelar Kementerian Kominfo untuk masyarakat Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (6/8/2021).

Eko pun menyebut, perubahan pola perilaku itu dapat tercermin dalam sejumlah karakteristik masyarakat digital (digital society). Satu karakter yang mencolok, masyarakat kini cenderung tidak menyukai aturan yang mengikat atau tidak suka dikontrol karena tersedianya beberapa opsi.

“Masyarakat digital cenderung senang mengekspresikan diri, khususnya melalui platform media sosial. Masyarakat digital ini tak kenal dogma, mereka terbiasa untuk belajar bukan dari instruksi melainkan dengan mencari,” ujar Eko.

Lebih lanjut, Eko mengatakan, karakter lain masyarakat digital juga lebih senang untuk mencari sendiri konten, informasi, berita, dan sumber yang diinginkan.

“Masyarakat digital tidak ragu untuk mendownload dan upload materi apa pun yang disodorkan, karena mereka akan merasa tidak eksis bila tidak mengunggah atau upload sesuatu tentang dirinya,” tegas Eko.

Eko pun mengingatkan, dengan kebebasan itu ia berharap digital society ini jangan sampai kebablasan. Apalagi sampai berurusan dengan hukum.

“Jangan lakukan hal-hal negatif di ruang digital seperti menebar hoaks, spam, berita provokatif, ujaran kebencian, nyebar spam, apalagi melakukan penipuan,” tuturnya.

Eko juga wanti-wanti, kebablasan mengekspresikan diri seperti posting data pribadi, informasi pribadi seperti alamat rumah lengkap, kantor, sekolah bisa menjadi ancaman serius warga di ruang digital.

“Upload konten positif dan hal-hal baik yang tak melanggar hukum, norma sosial dan yang merugikan diri sendiri atau orang lain di ruang digital. Misalnya berbagi info positif, menghormati eksistensi dan keberadaan orang lain, termasuk mereka yang berbeda pendapat dengan kita,” tegas Eko.

Eko mengatakan jika etika dunia nyata pun berlaku di ruang digital khususnnya medsos. “Kita harus jaga etika dalam bermedia sosial, ruang digital itu luas terbentang yang di dalamnya meliputi berbagai perbedaan kultural secara global, sehingga tiap pengguna harus sadar menyesuaikan diri, beretika selayaknya sehari-hari,” tegas Eko.

Narasumber lain webinar kali ini, Kepala Seksi Guru Bidang Pendidikan Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Tengah Agus Muhasin mengungkapkan, media sosial memiliki segudang dampak positif asal penggunaannya dilandasi etika yang baik.

“Jangan sampai banyaknya manfaat media sosial dan ruang digital secara luas ini tak tercapai, hanya gara-gara pengguna tak dilandasi pemahaman etika berinternet,” kata Agus.

Agus membeberkan dampak positif media sosial sangat beragam. Mulai dari menjadi media komunikasi yang relatif tak mahal, bisa jadi sarana membantu proses pembelajaran, sarana hiburan, menambah penghasilan dari bisnis online, kemudahan memperoleh info terbaru dan berita secara cepat, sampai menyambung tali persaudaraan dan silaturahmi dengan keluarga dan teman.

“Dari media sosial banyak pula yang menjadikan sebagai sarana meningkatkan kreativitas dengan membuat konten menarik serta untuk sarana berwirausaha atau menjual karya,” tegas Agus.

Webinar kali ini turut menghadirkan narasumber Pengawas Kantor Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah Suyanto, Pemred Padasuka TV Yusuf Mars, serta dimoderatori Amel Sanie dan seniman Dibyo Primus sebagai key opinion leader. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Bupati Semarang Harap Bunda Literasi jadi Energi Baru Ekosistem Literasi

Bupati Semarang Harap Bunda Literasi jadi Energi Baru Ekosistem Literasi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Inspektorat Boyolali Lakukan Gelar Pengawasan Daerah

Inspektorat Boyolali Lakukan Gelar Pengawasan Daerah

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pemerintahan
Pemkab Boyolali Lakukan Penanaman Pohon Serentak

Pemkab Boyolali Lakukan Penanaman Pohon Serentak

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Penurunan Tengkes Bawa Jepara Raih Genting Award 2025

Penurunan Tengkes Bawa Jepara Raih Genting Award 2025

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Bupati Witiarso Ngantor di Mlonggo, Dorong Pengembangan Wisata Terpadu

Bupati Witiarso Ngantor di Mlonggo, Dorong Pengembangan Wisata Terpadu

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
BPS Jepara Dorong Penguatan Data untuk Pembangunan Daerah

BPS Jepara Dorong Penguatan Data untuk Pembangunan Daerah

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
17.799 Siswa Madrasah di Jepara Terima Dana PIP, Ini Besarannya

17.799 Siswa Madrasah di Jepara Terima Dana PIP, Ini Besarannya

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pendidikan
Resmi Dilantik, Anggota Baru IDI Jepara Komitmen pada Etika dan Kerja Nyata

Resmi Dilantik, Anggota Baru IDI Jepara Komitmen pada Etika dan Kerja Nyata

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Peringati Hakordia 2025, Jepara Perkuat Integritas Publik

Peringati Hakordia 2025, Jepara Perkuat Integritas Publik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Pemprov Jawa Tengah Dukung Program Strategis Nasional 3 Juta Rumah

Pemprov Jawa Tengah Dukung Program Strategis Nasional 3 Juta Rumah

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
DPC Macan Asia Indonesia Kabupaten Jepara Dikukuhkan

DPC Macan Asia Indonesia Kabupaten Jepara Dikukuhkan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pemkot Salatiga Salurkan Bantuan untuk Daerah Terdampak Bencana

Pemkot Salatiga Salurkan Bantuan untuk Daerah Terdampak Bencana

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Wagub Taj Yasin Tegaskan Guru Harus Lari Sesuaikan Tuntutan Teknologi

Wagub Taj Yasin Tegaskan Guru Harus Lari Sesuaikan Tuntutan Teknologi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pendidikan
Jateng Dinobatkan sebagai Provinsi Sangat Inovatif IGA Award 2025

Jateng Dinobatkan sebagai Provinsi Sangat Inovatif IGA Award 2025

Info Jateng   Laporan Khusus
Gubernur Ahmad Luthfi Pertahankan Collaborative Government Bangun Jateng

Gubernur Ahmad Luthfi Pertahankan Collaborative Government Bangun Jateng

Info Jateng   Laporan Khusus
IGA 2025, Pati Buktikan Diri, Raih Predikat Sangat Inovatif di Tingkat Nasional

IGA 2025, Pati Buktikan Diri, Raih Predikat Sangat Inovatif di Tingkat Nasional

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Akhirnya, Hotel D’Ayanna Puncel Resmi Disegel!

Akhirnya, Hotel D’Ayanna Puncel Resmi Disegel!

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus
Visit Kampus Undip, Wagub Jateng Ajak Siswa SMK Bekali Diri dengan Ilmu yang Bermanfaat

Visit Kampus Undip, Wagub Jateng Ajak Siswa SMK Bekali Diri dengan Ilmu yang Bermanfaat

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Akhir Tahun Makin Meriah, GAS Jateng Hadirkan Mobil Premium dan Diskon hingga Rp60 Juta

Akhir Tahun Makin Meriah, GAS Jateng Hadirkan Mobil Premium dan Diskon hingga Rp60 Juta

Info Jateng   Laporan Khusus
Pelantikan Gapembi Jateng, Taj Yasin Ingatkan Limbah Dapur SPPG Tak Cemari Lingkungan

Pelantikan Gapembi Jateng, Taj Yasin Ingatkan Limbah Dapur SPPG Tak Cemari Lingkungan

Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Close Ads X