Awas Candu Internet, Batasi Penggunan Gawai saat Pandemi

infojateng.id - 10 Agustus 2021
Awas Candu Internet, Batasi Penggunan Gawai saat Pandemi
Foto shutterstock - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

CILACAP – Dosen STIE YKP Yogyakarta Aditya Heru Nurmoko mewanti-wanti, bagaimana pandemi Covid-19 bisa mempengaruhi seseorang dalam kesehariannya sehingga berpotensi menjadi kecanduan dan konsumtif saat berinteraksi di ruang digital.

“Pandemi membuat orang bosan karena ruang gerak terbatas. Orang jadi gampang cemas, stres, dan ketakutan akan penyakit,” kata Aditya
saat menjadi pembicara dalam webinar literasi digital bertema ‚ÄĚKecanduan Internet: Ubah Konsumtif Jadi Produktif” yang dihelat Kementerian Kominfo untuk masyarakat Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (9/8/2021).

Pandemi, lanjut Aditya, juga membuat orang cenderung memiliki stigma negatif karena pengaruh lingkungan, mengalami perubahan pola komunikasi, dan sekaligus kebingungan akibat banyaknya informasi.

Kondisi itu memicu ketergantungan orang pada internet, karena melalui internet semua orang dapat menemukan apa yang diinginkan. Internet menjadi ruang tanpa batas untuk berkomunikasi. Internet juga dapat menjadi alat untuk mencari informasi ataupun sebagai tempat untuk mendapatkan hiburan.

“Padahal banyak hal juga, baik pekerjaan maupun peluang, yang bisa dimanfaatkan untuk mencari tambahan penghasilan, sehingga produktif,” tutur Aditya.

Aditya menyebut tak hanya membangun toko online yang bisa dilakukan dengan internet. Warganet juga bisa menekuni bisnis afiliasi, menjadi Youtuber, bisnis dropship, blogger terkenal, instagram influencer, sampai menulis konten digital.

“Kita pun bisa produktif saat pandemi misalnya dengan mengajar online atau menawarkan pembuatan jasa website, membuat aplikasi mobile, menjual produk digital sampai menjadi seorang podcaster dan konsultan SEO,” urainya.

Dengan sifat internet yang merupakan tempat untuk mendapatkan segala sesuatu dalam waktu yang singkat dan berkumpulnya berbagai kalangan, Aditya merekomendasikan sejumlah pekerjaan yang bisa dijajal karena menjanjikan.

“Dunia digital membutuhkan banyak social media specialist, content writer, video creator, affiliate account manager, graphic designer, data analyst, UI/UX Designer,” sebutnya.

Aditya mengatakan, ruang digital menjadi ruang tanpa batas, tidak mengenal usia, kelas sosial ataupun pendidikan. “Internet dapat digunakan oleh siapa saja dan setiap tahun jumlah pengguna internet semakin meningkat. Kita perlu digital skills untuk bisa memanfaatkan internet agar bisa produktif,” imbuhnya.

Tentu saja, lanjut Aditya, digital skills tidak hanya soal bisa mengakses internet. Tapi juga menyeleksi, memahami, menganalisis, memverifikasi, mengevaluasi, mendistribusikan, memproduksi, berpartisipasi dan berkolaborasi.

“Jadi dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan dalam internet, jangan sampai membuat banyak pengguna internet mengalami adiksi atau kecanduan pada internet yang dapat menimbulkan dampak negatif,” tegas Aditya.

Aditya menguraikan perlunya transformasi digital culture. Memahami digital culture bukan hanya soal teknis, tapi juga dampak digitalisasi secara menyeluruh.

Sementara itu, pegiat advokasi sosial Ari Ujianto dalam kesempatan itu mengungkapkan, lingkungan berperan besar dalam menjaga amannya aktivitas ruang digital agar senantiasa sehat dan bermanfaat khususnya bagi anak.

“Sekolah, orangtua, anak-anak dan generasi muda serta guru memiliki tanggung jawab bersama menjaga ruang digital itu, maka monitoring mesti terus berjalan,” tegas Ari.

Webinar kali ini juga menghadirkan narasumber lain: dosen Unnes Arif Hidayat dan Director Transvision Fachrul Prasojo serta Tommy Rumahorbo sebagai moderator dan Firman Putra Suaka selaku key opinion leader. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Warga Cilacap Bisa Lapor ke Bupati Lewat e-LaporBup

Warga Cilacap Bisa Lapor ke Bupati Lewat e-LaporBup

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Dampingi Kunker Jokowi, Bupati Yuni Minta Proyek APBN di Sragen Tak Dikurangi

Dampingi Kunker Jokowi, Bupati Yuni Minta Proyek APBN di Sragen Tak Dikurangi

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Cegah Judi Online, HP Personel Polres Jepara Diperiksa Propam

Cegah Judi Online, HP Personel Polres Jepara Diperiksa Propam

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Perluasan Areal Tanam 2024, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Alsintan

Perluasan Areal Tanam 2024, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Alsintan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Posyandu ILP RW 21 Kelurahan Sidanegara Diresmikan

Posyandu ILP RW 21 Kelurahan Sidanegara Diresmikan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Jangan Remehkan, Konten Lokal yang Menarik Bisa Jadi Berita Menasional

Jangan Remehkan, Konten Lokal yang Menarik Bisa Jadi Berita Menasional

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Sejumlah Pabrik Lakukan PHK, Pemprov Pastikan Sektor Industri di Jateng Tetap Kondusif

Sejumlah Pabrik Lakukan PHK, Pemprov Pastikan Sektor Industri di Jateng Tetap Kondusif

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Pj Gubernur : Bisa Tambah Area Tanam Padi

Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Pj Gubernur : Bisa Tambah Area Tanam Padi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Digelar 5 Hari, Purworejo Fair 2024 Raup Omzet Rp2,3 Miliar

Digelar 5 Hari, Purworejo Fair 2024 Raup Omzet Rp2,3 Miliar

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Tercukupi Berkat Bantuan Pompa Air dari Pemerintah

Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Tercukupi Berkat Bantuan Pompa Air dari Pemerintah

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Pertahankan WTN, Pj Bupati Jepara Dorong Inovasi Transportasi Umum

Pertahankan WTN, Pj Bupati Jepara Dorong Inovasi Transportasi Umum

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Menggali Potensi dan Tantangan Sejarah, Pariwisata, dan Inisiatif Kesehatan Masyarakat Kotawaringin Barat

Menggali Potensi dan Tantangan Sejarah, Pariwisata, dan Inisiatif Kesehatan Masyarakat Kotawaringin Barat

Info Jateng   Kesehatan
Polres Jepara Gelar Anjangsana ke Purnawirawan, Warakauri Hingga Personel TNI-Polri yang Sakit

Polres Jepara Gelar Anjangsana ke Purnawirawan, Warakauri Hingga Personel TNI-Polri yang Sakit

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Dukung Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024, Relawan di Jepara Gelar Konsolidasi

Dukung Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024, Relawan di Jepara Gelar Konsolidasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Politik
Serap 800 Liter, Pj Bupati Batang Minta Setiap Desa Bisa Kembangkan Sapi Perah

Serap 800 Liter, Pj Bupati Batang Minta Setiap Desa Bisa Kembangkan Sapi Perah

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Program Magang Gemilang Cetak Tenaga Kerja Berkualitas

Program Magang Gemilang Cetak Tenaga Kerja Berkualitas

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemerintah Berikan Bantuan Pompa Air untuk Dorong Produksi Padi di Jateng

Pemerintah Berikan Bantuan Pompa Air untuk Dorong Produksi Padi di Jateng

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Penanganan Demam Berdarah, Warga Didorong Gotong Royong Perhatikan Lingkungan

Penanganan Demam Berdarah, Warga Didorong Gotong Royong Perhatikan Lingkungan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Pompa Air Bertenaga Surya Bantu Petani Desa Senon untuk Mengairi Sawah

Pompa Air Bertenaga Surya Bantu Petani Desa Senon untuk Mengairi Sawah

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Surplus, PMI Batang Bantu Kebutuhan Darah Wilayah Sekitarnya

Surplus, PMI Batang Bantu Kebutuhan Darah Wilayah Sekitarnya

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Close Ads X