Pentingnya Menempatkan Adab di Atas Ilmu

infojateng.id - 11 Agustus 2021
Pentingnya Menempatkan Adab di Atas Ilmu
foto blog.elevenia - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

BATANG – Kepala MTsN 2 Pekalongan Jawa Tengah Imam Sayekti mengawali paparan seraya melemparkan pesan: saat orang hendak pergi menuntut ilmu, hendaknya pelajari adab dahulu.

“Ilmu dan adab tidak dapat dipisahkan. Seorang penuntut ilmu harus beradab ketika menerima ilmu dari gurunya, beradab terhadap gurunya, beradab terhadap temannya, bahkan beradab terhadap ilmu yang ia pelajari,” kata Imam saat menjadi pembicara dalam webinar literasi digital bertema ”Menjadi Cerdas di Era Digital” yang digelar Kementerian Kominfo untuk masyarakat Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (10/8/2021).

Dengan adab yang tertanam, ujar Imam, maka segala ilmu yang dimiliki bisa lebih bermanfaat karena ilmu akan digunakan untuk hal kebaikan. Bukan untuk mencelakai orang lain atau merugikan pihak lain.

“Di era digital ini adab itu perlu dilengkapi dengan kecakapan digital,” lanjut Imam. Imam pun membeberkan sejumlah kecakapan abad 21 yang dibutuhkan setiap siswa untuk meningkatkan daya saing di era digital ini.

“Secara kualitas karakter kecakapan yang perlu dimiliki seperti religius, nasionalis, mandiri, integritas, gotong royong, toleransi, tanggung jawab, kreatif, dan peduli lingkungan. Jadi ini soal bagaimana siswa beradaptasi pada lingkungan yang dinamis,” tuturnya.

Lalu kecakapan literasi dasar, sambung Imam, lebih ke soal bagaimana siswa menerapkan keterampilan dasar sehari-hari.

“Kecakapan literasi dasar ini meliputi literasi baca tulis, literasi berhitung, literasi sains, literasi teknologi informasi dan komunikasi, literasi finansial, serta literasi budaya dan kewarganegaraan,” kata Imam.

Berikutnya soal kompetensi. Ini tentang bagaimana siswa memecahkan masalah kompleks. Yang dibutuhkan adalah berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi.

Namun tak cukup di situ. Imam mengatakan pentingnya internalisasi penerapan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika di ruang digital.

“Ketuhanan Yang Maha Esa dalam sila 1 mesti dipahami nilai dasar utamanya adalah cinta kasih. Secara sederhana, kita diminta untuk hidup beragama dengan baik, memeluk sebuah keyakinan dan kemudian beribadah atasnya. Beribadah di sini tentu bukan hanya persoalan relasi kepada Tuhan, namun juga bagaimana menjalin relasi dengan sesama,” ucap Imam.

Lalu, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab pada sila 2 memiliki nilai dasar kesetaraan. “Yakni, bagaimana kita menjadi manusia dan memanusiakan yang lain dalam berelasi,” jelasnya.

Adapun Persatuan Indonesia dari sila ketiga memiliki nilai persatuan Indonesia adalah harmoni. Artinya, memprioritaskan kepentingan Indonesia di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

Sedangkan Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan sila keempat, nilai yang diutamakan adalah demokratis. Mengutamakan pada prinsip-prinsip demokrasi,

Terakhir dalam Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia sila kelima, nilai yang diutamakan adalah gotong royong.

“Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia mempunyai makna bahwa kita berhak mendapatkan keadilan dalam hukum, ekonomi, politik juga kebudayaan,” tegas Imam.

Narasumber lain, konsultan brand dan komunikasi Satriyo Wibowo mengungkapkan, untuk mencapai kecerdasan di era digital masyarakat dituntut terus belajar.

“Sumber pembelajaran itu ada dua tipe, berpusat pada pengajar dan berpusat pada yang belajar,” ujar Satriyo.

Berpusat pada pengajar dalam arti apa yang dipelajari, bagaimana cara belajar, dan kriteria keberhasilan ditentukan oleh sang pengajar.

“Untuk tipe pembelajaran berpusat pada yang belajar, maka yang belajar yang menentukan mau belajar apa, bagaimana gaya belajarnya dan kriteria suksesnya bagaimana,” jelas Satriyo.

Webinar yang dipandu Eka Jalesveva ini juga menghadirkan narasumber lain, yakni praktisi Community Development Iwan Gunawan dan Kepala MTsN 5 Sragen Muawanatul Badriyah serta Oka Fahreza yang bertindak selaku key opinion leader. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

KIP Apresiasi Komitmen Gubernur Luthfi terhadap Keterbukaan Informasi di Jateng

KIP Apresiasi Komitmen Gubernur Luthfi terhadap Keterbukaan Informasi di Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Wagub Jateng: KH Raden Asnawi Sosok yang Mampu Warnai Kehidupan Spiritual di Kudus

Wagub Jateng: KH Raden Asnawi Sosok yang Mampu Warnai Kehidupan Spiritual di Kudus

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Sudut Pandang
Satpol PP Jepara dan Tim Gabungan Lanjutkan Operasi Rokok Ilegal

Satpol PP Jepara dan Tim Gabungan Lanjutkan Operasi Rokok Ilegal

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Jepara Menerima Apresiasi WBTb 2025 dari Kemenbud

Jepara Menerima Apresiasi WBTb 2025 dari Kemenbud

Info Jateng   Laporan Khusus
Kabupaten Banggai Tertarik Inovasi PAUD Emas Gagasan Nawal Yasin

Kabupaten Banggai Tertarik Inovasi PAUD Emas Gagasan Nawal Yasin

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pendidikan
Jalan Menuju Benteng Portugis dan Tempur Jadi Mulus, Perkuat Konektivitas dan Pariwisata

Jalan Menuju Benteng Portugis dan Tempur Jadi Mulus, Perkuat Konektivitas dan Pariwisata

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Bupati Witiarso Cek Pembangunan Irigasi, Perkuat Progam Ketahanan Pangan

Bupati Witiarso Cek Pembangunan Irigasi, Perkuat Progam Ketahanan Pangan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Keluarga Besar Kodim 0719 Jepara Lepas Letkol Khoirul Cahyadi

Keluarga Besar Kodim 0719 Jepara Lepas Letkol Khoirul Cahyadi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Gubernur Luthfi: Inti Pelayanan Publik adalah Kesetaraan dan Kepuasan Masyarakat

Gubernur Luthfi: Inti Pelayanan Publik adalah Kesetaraan dan Kepuasan Masyarakat

Info Jateng   Laporan Khusus
Pemprov akan Evaluasi Aktivitas Tambang di Jateng

Pemprov akan Evaluasi Aktivitas Tambang di Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Kondisi Rusunawa Juwana Masih Sepi Penghuni, Baru Terisi 30 Persen

Kondisi Rusunawa Juwana Masih Sepi Penghuni, Baru Terisi 30 Persen

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus
Terbanyak Sumbang WBTbI Se-Indonesia, Jateng Raih Penghargaan Kemenbud

Terbanyak Sumbang WBTbI Se-Indonesia, Jateng Raih Penghargaan Kemenbud

Info Jateng   Laporan Khusus
Jawa Tengah Borong Anugerah Data Pendidikan 2025

Jawa Tengah Borong Anugerah Data Pendidikan 2025

Info Jateng   Laporan Khusus   Pendidikan
50 Kelompok Seni di Boyolali Ikuti Peningkatan Kapasitas

50 Kelompok Seni di Boyolali Ikuti Peningkatan Kapasitas

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Bupati Boyolali Mutasi Ratusan Guru dan Kepala Sekolah, Ada Apa?

Bupati Boyolali Mutasi Ratusan Guru dan Kepala Sekolah, Ada Apa?

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pemerintahan   Pendidikan
Proyek KPBU PJU Masuki Tahap Penyiapan Transaksi

Proyek KPBU PJU Masuki Tahap Penyiapan Transaksi

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Ini 8 Fokus Perhatian Jepara Jelang Nataru

Ini 8 Fokus Perhatian Jepara Jelang Nataru

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pemanfaatan LSD-LP2B Diatur Ketat, Ganti Rugi Jadi Syarat

Pemanfaatan LSD-LP2B Diatur Ketat, Ganti Rugi Jadi Syarat

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pengelola Lingkungan Hidup di Boyolali Raih Abhinawa Anugraha

Pengelola Lingkungan Hidup di Boyolali Raih Abhinawa Anugraha

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Polres Batang Luncurkan Chat Pak Polisi dan Ngobrol Kamtibmas

Polres Batang Luncurkan Chat Pak Polisi dan Ngobrol Kamtibmas

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Close Ads X