Mengubah Hate Speech Menjadi Heart Speech

infojateng.id - 12 Agustus 2021
Mengubah Hate Speech Menjadi Heart Speech
google image - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

GROBOGAN – Kritik menjadi hal yang lazim dan dibutuhkan di negara demokrasi seperti halnya di negeri Indonesia ini. Kritik mendapatkan tempat untuk menjadi penyokong semangat demokrasi. Walau terkadang memang terasa pahit, namun dibutuhkan untuk menyehatkan dalam pengelolaan negara.

“Kadang kita pun di media sosial menemui kritik yang sangat keras, menyerang pendapat lainnya disertai umpatan dan makian namun hanya menyerang pendapat atau opini bukan karakter atau pribadi orang yang dikritik itu,” kata content writer Kaliopak.com Lukman Hakim, saat menjadi pembicara webinar literasi digital bertema ”Melawan Ujaran Kebencian di Dunia Maya” yang digelar Kementerian Kominfo untuk masyarakat Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (11/8/2021).

Lukman setuju kritik, baik keras atau ringan, bukanlah persoalan demi tegaknya demokrasi. Sepanjang dalam kritik itu tidak mengandung serangan karakter atau pelecehan yang menjurus ujaran kebencian atau hate speech. Kritik bukanlah serangan yang ditujukan pada misalnya fisik seseorang yang mengalami keterbatasan.

Lukman mencontohkan, yang belakangan jadi sorotan di media sosial terkait pro dan kontra penggunaan sertifikat vaksin Covid-19 untuk berbagai aktivitas masyarakat.

Mulai sertifikasi vaksin sebagai syarat untuk pelaku perjalanan pesawat udara lalu akan diperluas untuk pelayanan lainnya, seperti yang terbaru adalah penerapan sertifikat vaksin bagi pengunjung pusat perbelanjaan atau mal.

“Sorotan soal penggunaan sertifikasi vaksin Covid-19 untuk aktivitas masyarakat ini menjadi contoh bagaimana munculnya kritik keras, karena yang diserang idenya, bukan personalnya,” ujar Lukman.

Lukman pun merujuk definisi ujaran kebencian yang dijabarkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia yang mengartikan hasutan kebencian adalah segala bentuk komunikasi, baik langsung maupun tidak langsung.

Ujaran kebencian ini didasarkan pada kebencian atas dasar suku, agama, kepercayaan, ras, warna kulit, etnis, dan identitas lainnya yang ditujukan sebagai hasutan terhadap individu atau kelompok agar terjadi diskriminasi, kekerasan, penghilangan nyawa dan konflik sosial.

“Ujaran kebencian ini dilakukan melalui berbagai sarana,” kata Lukman.

Ujaran kebencian, lanjut Lukman, perlu dilawan karena dari skala intensitas konfliknya bisa mengakibatkan perbedaan pendapat, kritik keras, serangan ke arah/pribadi atau karakter, demonisasi dan dehumanisasi, bahkan sampai menyebabkan kekerasan dan pembunuhan.

Narasumber lain dalam webinar itu, Dosen Universitas Sebelas Maret M. Yunus Anis menuturkan, untuk melawan ujaran kebencian di dunia maya bisa dimulai dengan membiasakan diri untuk berkata-kata baik, sopan, penuh cinta kasih.

“Mulailah ubah dari hate speech menjadi heart speech,” kata Anis.
Anis juga mengatakan, melawan ujaran kebencian, penting dengan belajar untuk menghargai perbedaan.

“Hindari sikap kedaerahan sentris, perkuat nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika di ruang digital, juga gotong royong melawan hate speech,” tandas Anis.

Webinar yang dimoderatori Bobby Aulia ini juga menghadirkan narasumber lain yakni pengamat kebijakan publik digital Razi Sabardi dan staf ahli DPD RI Sudarman serta Vania Thalita selaku key opinion leader. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Wagub Taj Yasin Tegaskan Guru Harus Lari Sesuaikan Tuntutan Teknologi

Wagub Taj Yasin Tegaskan Guru Harus Lari Sesuaikan Tuntutan Teknologi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pendidikan
Jateng Dinobatkan sebagai Provinsi Sangat Inovatif IGA Award 2025

Jateng Dinobatkan sebagai Provinsi Sangat Inovatif IGA Award 2025

Info Jateng   Laporan Khusus
Gubernur Ahmad Luthfi Pertahankan Collaborative Government Bangun Jateng

Gubernur Ahmad Luthfi Pertahankan Collaborative Government Bangun Jateng

Info Jateng   Laporan Khusus
IGA 2025, Pati Buktikan Diri, Raih Predikat Sangat Inovatif di Tingkat Nasional

IGA 2025, Pati Buktikan Diri, Raih Predikat Sangat Inovatif di Tingkat Nasional

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Akhirnya, Hotel D’Ayanna Puncel Resmi Disegel!

Akhirnya, Hotel D’Ayanna Puncel Resmi Disegel!

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus
Visit Kampus Undip, Wagub Jateng Ajak Siswa SMK Bekali Diri dengan Ilmu yang Bermanfaat

Visit Kampus Undip, Wagub Jateng Ajak Siswa SMK Bekali Diri dengan Ilmu yang Bermanfaat

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Akhir Tahun Makin Meriah, GAS Jateng Hadirkan Mobil Premium dan Diskon hingga Rp60 Juta

Akhir Tahun Makin Meriah, GAS Jateng Hadirkan Mobil Premium dan Diskon hingga Rp60 Juta

Info Jateng   Laporan Khusus
Pelantikan Gapembi Jateng, Taj Yasin Ingatkan Limbah Dapur SPPG Tak Cemari Lingkungan

Pelantikan Gapembi Jateng, Taj Yasin Ingatkan Limbah Dapur SPPG Tak Cemari Lingkungan

Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Bupati Terima Bantuan Tenda untuk Pelaku UMKM Jepara

Bupati Terima Bantuan Tenda untuk Pelaku UMKM Jepara

Ekonomi   Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pemkab Jepara dan BRIN Tinjau Lahan Biosalin Persiapan Farm Field Day 2025

Pemkab Jepara dan BRIN Tinjau Lahan Biosalin Persiapan Farm Field Day 2025

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Waxinda Resmi Beroperasi, Serap Ribuan Tenaga Kerja

Waxinda Resmi Beroperasi, Serap Ribuan Tenaga Kerja

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Investasi
Cegah Banjir, Polisi dan Warga Bersihkan Rumpun Bambu di Aliran Sungai Bloro

Cegah Banjir, Polisi dan Warga Bersihkan Rumpun Bambu di Aliran Sungai Bloro

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Ketua Dewan Kesenian Boyolali Diminta Jadi Wadah Pelaku Seni

Ketua Dewan Kesenian Boyolali Diminta Jadi Wadah Pelaku Seni

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Teknologi AI Jadi Syarat Minimal Bagi Pelaku UMKM

Teknologi AI Jadi Syarat Minimal Bagi Pelaku UMKM

Ekonomi   Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Batang Salurkan 155 Beasiswa Pendidikan

Pemkab Batang Salurkan 155 Beasiswa Pendidikan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pendidikan
Rakor Forkompimda Boyolali Bahas Nataru

Rakor Forkompimda Boyolali Bahas Nataru

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pemerintahan
Jawa Tengah Raih Dua Penghargaan KPK, Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Penguatan Tata Kelola Bersih

Jawa Tengah Raih Dua Penghargaan KPK, Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Penguatan Tata Kelola Bersih

Info Jateng   Pemerintahan
Usulan Hybrid Sea Wall Pemprov Jateng Disetujui Badan Otorita Pantura

Usulan Hybrid Sea Wall Pemprov Jateng Disetujui Badan Otorita Pantura

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Ngobrol Santai Bareng Gubernur, Wartawan Sampaikan Masukan untuk Ahmad Luthfi

Ngobrol Santai Bareng Gubernur, Wartawan Sampaikan Masukan untuk Ahmad Luthfi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus
Sekda Jateng Minta Anggota DWP Jadi Penjaga Integritas Suami

Sekda Jateng Minta Anggota DWP Jadi Penjaga Integritas Suami

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Close Ads X