Sikap Toleransi Sebagai Nilai Utama Demokrasi di Era Digital

infojateng.id - 13 Agustus 2021
Sikap Toleransi Sebagai Nilai Utama Demokrasi di Era Digital
Foto ilmupedia - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

KENDAL – Anggota Komisi Kajian Ketenagakerjaan MPR RI Nuzran Joher menyatakan, salah satu pilar demokrasi yakni adanya kebebasan yang disertai tanggung jawab.

Nuzran menegaskan, dalam negara demokrasi seperti yang dianut Indonesia, kebebasan itu tidak pernah mutlak melainkan ada batas-batas sehingga orang tidak akan semaunya sendiri.

Dengan kata lain, ujar Nuzran, kebebasan selalu satu paket dengan tanggung jawab. Kebebasan dalam dunia digital tak bisa dilepaskan dari tanggung jawab pula, maka prinsip-prinsip demokrasi yang berlaku di dunia maya berlaku pula di dunia digital.

“Demokrasi adalah sistem yang diselenggarakan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Artinya walau ada kebebasan di situ, juga harus menghormati kebebasan dan hak rakyat lainnya, termasuk di ruang digital,” tegas Nuzran saat menjadi pembicara webinar literasi digital bertema ”Dampak Positif Bermedia Sosial” yang digelar Kementerian Kominfo untuk masyarakat Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (12/8/2021).

Nuzran pun membeberkan salah satu nilai utama demokrasi di era digital ini agar berjalan sebagaimana mestinya, tak lain menumbuhkan sikap toleransi. Hal ini sangat penting, karena bangsa Indonesia majemuk, beranekaragam suku, budaya, agama, ras, etnis yang kesemuanya memiliki hak hidup, hak asasi.

“Toleransi berarti sikap saling menghormati dan menghargai antar kelompok, antar individu, dalam masyarakat atau dalam lingkup lainnya,” ujar Nuzran.

Nuzran menyatakan, media sosial dan platform media digital lain mestinya menjadi sarana meningkatkan demokrasi dan toleransi itu.

“Caranya bagaimana? Jadikan medsos panggung bagi pengguna, warga negara menyampaikan opini dan pendapatnya,” kata Nuzran. Masyarakat, lanjutnya, dapat bebas menuangkan kritik, saran, pendapat, ide konstruktif melalui medsos atas kebijakan yang diambil pemerintah.

“Pahami bila medsos memberi kekuatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Medsos juga bisa dipakai sebagai sarana politik praktis meraih simpati masyarakat saat berkampanye di dunia online,” tutur Nuzran.

Bahkan kini, medsos kian populer digunakan pemerintah dan berbagai institusi untuk menyampaikan informasi sekaligus berkomunikasi dengan masyarakat.

Nuzran pun mengingatkan, fungsi medsos akan berjalan sebagaimana fungsinya jika setiap warga harus berkomitmen untuk menjaga agar demokrasi dan toleransi itu tetap hidup di Indonesia secara berimbang.

Jangan sampai, hanya karena kepentingan sesaat, demokrasi dijadikan alat untuk kepentingan dan dibajak segelintir orang yang tidak bertanggung jawab.

“Sebagai bangsa yang majemuk berlandaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, di dunia nyata dan digital kita harus tunjukkan demokrasi yang dianut adalah demokrasi yang menjunjung tinggi keanekaragaman. Tunjukkan Indonesia bangsa yang penuh toleransi yang menghargai dan menghormati perbedaan,” beber Nuzran.

Narasumber lain dalam webinar itu, Pengawas Madrasah Kemenag Kota Semarang, Amhal Kaefahmi, mengungkapkan, kebebasan di era digital ini perlu dilandasi etika bermedia digital, sehingga tujuannya tercapai.

“Salah satu bagian dari etika digital ini yakni tanggung jawab. Jadi pengguna digital dengan kebebasannya, perlu bertanggung jawab atas segala perilakunya, sehingga berpikir apakah dampak atau akibat yang ditimbulkan dari suatu tindakan dalam ruang digital,” kata Amhal.

Amhal mengatakan, luasnya akses memanfaatkan media digital baik platform media sosial, memungkinkan pengguna bebas mengekspresikan apa pun ide, aspirasi dan kritiknya. Seluruhnya harus disertai tanggung jawab.

“Jadi bertanggung jawab artinya kemauan menanggung konsekuensi dari perilakunya, agar lebih berhati-hati memanfaatkan kebebasan di era digital ini,” tegas Amhal.

Webinar yang dipandu Harry Perdana selaku moderator ini juga menghadirkan narasumber lain, yakni pegiat literasi media Heru Prasetia, Ahmad Wahyu Sudrajad (dosen UNU Yogyakarta), serta Anggi Nugroho selaku key opinion leader. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

KIP Apresiasi Komitmen Gubernur Luthfi terhadap Keterbukaan Informasi di Jateng

KIP Apresiasi Komitmen Gubernur Luthfi terhadap Keterbukaan Informasi di Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Wagub Jateng: KH Raden Asnawi Sosok yang Mampu Warnai Kehidupan Spiritual di Kudus

Wagub Jateng: KH Raden Asnawi Sosok yang Mampu Warnai Kehidupan Spiritual di Kudus

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Sudut Pandang
Satpol PP Jepara dan Tim Gabungan Lanjutkan Operasi Rokok Ilegal

Satpol PP Jepara dan Tim Gabungan Lanjutkan Operasi Rokok Ilegal

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Jepara Menerima Apresiasi WBTb 2025 dari Kemenbud

Jepara Menerima Apresiasi WBTb 2025 dari Kemenbud

Info Jateng   Laporan Khusus
Kabupaten Banggai Tertarik Inovasi PAUD Emas Gagasan Nawal Yasin

Kabupaten Banggai Tertarik Inovasi PAUD Emas Gagasan Nawal Yasin

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pendidikan
Jalan Menuju Benteng Portugis dan Tempur Jadi Mulus, Perkuat Konektivitas dan Pariwisata

Jalan Menuju Benteng Portugis dan Tempur Jadi Mulus, Perkuat Konektivitas dan Pariwisata

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Bupati Witiarso Cek Pembangunan Irigasi, Perkuat Progam Ketahanan Pangan

Bupati Witiarso Cek Pembangunan Irigasi, Perkuat Progam Ketahanan Pangan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Keluarga Besar Kodim 0719 Jepara Lepas Letkol Khoirul Cahyadi

Keluarga Besar Kodim 0719 Jepara Lepas Letkol Khoirul Cahyadi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Gubernur Luthfi: Inti Pelayanan Publik adalah Kesetaraan dan Kepuasan Masyarakat

Gubernur Luthfi: Inti Pelayanan Publik adalah Kesetaraan dan Kepuasan Masyarakat

Info Jateng   Laporan Khusus
Pemprov akan Evaluasi Aktivitas Tambang di Jateng

Pemprov akan Evaluasi Aktivitas Tambang di Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Kondisi Rusunawa Juwana Masih Sepi Penghuni, Baru Terisi 30 Persen

Kondisi Rusunawa Juwana Masih Sepi Penghuni, Baru Terisi 30 Persen

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus
Terbanyak Sumbang WBTbI Se-Indonesia, Jateng Raih Penghargaan Kemenbud

Terbanyak Sumbang WBTbI Se-Indonesia, Jateng Raih Penghargaan Kemenbud

Info Jateng   Laporan Khusus
Jawa Tengah Borong Anugerah Data Pendidikan 2025

Jawa Tengah Borong Anugerah Data Pendidikan 2025

Info Jateng   Laporan Khusus   Pendidikan
50 Kelompok Seni di Boyolali Ikuti Peningkatan Kapasitas

50 Kelompok Seni di Boyolali Ikuti Peningkatan Kapasitas

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Bupati Boyolali Mutasi Ratusan Guru dan Kepala Sekolah, Ada Apa?

Bupati Boyolali Mutasi Ratusan Guru dan Kepala Sekolah, Ada Apa?

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pemerintahan   Pendidikan
Proyek KPBU PJU Masuki Tahap Penyiapan Transaksi

Proyek KPBU PJU Masuki Tahap Penyiapan Transaksi

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Ini 8 Fokus Perhatian Jepara Jelang Nataru

Ini 8 Fokus Perhatian Jepara Jelang Nataru

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pemanfaatan LSD-LP2B Diatur Ketat, Ganti Rugi Jadi Syarat

Pemanfaatan LSD-LP2B Diatur Ketat, Ganti Rugi Jadi Syarat

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pengelola Lingkungan Hidup di Boyolali Raih Abhinawa Anugraha

Pengelola Lingkungan Hidup di Boyolali Raih Abhinawa Anugraha

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Polres Batang Luncurkan Chat Pak Polisi dan Ngobrol Kamtibmas

Polres Batang Luncurkan Chat Pak Polisi dan Ngobrol Kamtibmas

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Close Ads X