Pandemi Covid-19 Momentum Tingkatkan Literasi Digital

infojateng.id - 13 Agustus 2021
Pandemi Covid-19 Momentum Tingkatkan Literasi Digital
Foto/progressaccountants.com - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

BREBES – Raja Dangdut Rhoma Irama mestinya berulangkali merevisi syair lagu hitnya. Kalau di tahun 1980-an, Bang Rhoma ngetop dengan syair “Seratus tiga puluh lima juta penduduk Indonesia”, kini jumlahnya sudah menjadi “Dua ratus tujuh puluh empat juta penduduk Indonesia”, dan ada yang lebih spesifik, yakni: “Seratus tujuh puluh juta penduduk internetnya.”

Sembari melantunkan irama dangdut ala Bang Rhoma, Novitasari, MPd, dosen Universitas Tidar Magelang, hendak merincikan betapa dinamisnya pertumbuhan penduduk internet Indonesia yang berlangsung cepat. Jika sebelumnya pada 2019 masih 160 juta, tahun 2020 naik menjadi 170 juta. Itulah fakta terkait laju pertumbuhan jumlah penduduk internet Indonesia.

Itulah pula fakta yang, Novitasari ingatkan, agar jangan sampai salah kelola. “Kesadaran melek digital ini mesti segera diikuti dengan kecakapan digital, yang harus terus dididik oleh kaum milenial dan guru digital yang berkemampuan profesional dan cerdas,” ujarnya.

Novitasari menjelaskan, sebagai penduduk dengan populasi tiga besar dunia dalam jumlah warga digital, Indonesia jangan sampai kecolongan momentum. Langkah Kementerian Kominfo dengan program Indonesia Makin Cakap Digital ini mestinya bisa memantik partisipasi warga yang sebesar-besarnya untuk memperkuat kemampuan literasi digital.

“Momentum pandemi Covid-19 juga menjadi pemicu semakin banyak warga kita, apalagi yang sudah melek digital, trengginas dalam menangkap kesempatan untuk menambah ilmu digital dan ilmu bisnis marketing, apa pun produk dan jasa yang mesti dikembangkan pasarnya lewat teknologi digital. Dengan kecakapan melek digital, kita akan lebih mudah mewujudkan banyak keinginan dan mimpi kita menuju kehidupan yang lebih baik,” tutur Novitasari saat berbicara dalam webinar literasi digital besutan Kementerian Kominfo untuk warga Kabupaten Brebes, 28 Juni lalu.

Dalam webinar bertajuk “Melek Digital sebagai Modal Pembangunan Bangsa” yang diikuti lebih dari 200 peserta itu Novitasari tak tampil sorangan. Dipandu moderator Zaky Achmad, tampil juga pemateri Rahmat Afian Pranowo, fasilitator Kaizen Room; Dinar Yuhananto, content creator dan digital marketer; dan Ryan Sugiarto, Ketua Yayasan Inovasi Desa; didampingi key opinion leader, seorang entertainer Adinda Daffy.
Acara berlangsung gayeng, karena peserta tak hanya sumringah pada ilmu yang dibagi tapi juga doorprize digital money untuk belasan pemenang.

Dinar Yuhananto, pembicara lain, malah melihat kemampuan melek digital sebagai kewajiban moral bagi nyaris semua warga Indonesia yang tak bisa ditunda dan ditawar lagi. “Pandemi sudah memaksa semua lapisan warga untuk bangun dengan ‘the power of kepepet’-nya. Mesti belajar cepat. Kalau tidak, bakal dilindas transformasi zaman,” kata Dinar.

Dinar mengingatkan, secara bertahap terlihat kalau pemerintah sudah semakin mengarah ke perwujudan pemerintahan yang serba layanan digital. Mulai dari bayar pajak hingga hampir semua layanan sudah serba digital. Bisnis dan ekonomi berkembang dan bersaing ketat, dengan pembeda bisa tidak pengusahanya melek digital, bisa tidak produk dan jasanya di-go digital-kan untuk dipasarkan. “Kalau jalan di tempat, ya sudah, tinggal nunggu waktu ditinggal pelanggan,” pesan Dinar tidak main-main.

Namun, tetap saja, meski kita saat ini harus bergerak dan bersaing ketat, namun dalam bersaing dan bergaul tetap harus hati-hati dan menghormati tata krama sosial pergaulan di internet. Netiket namanya.

“Sering ada pesan bijak menyebut, ‘jangan lihat siapa orang yang menyampaikan pesan, tapi lihat isi pesannya’. Nah, dalam konteks pergaulan internet, saran saya, tetap penting buat kita mengecek kredibilitas siapa orang atau pihak yang menyampaikan. Karena kita belum paham maksud dan tujuan mengapa seseorang itu menyampaikan pesan atau informasi. Jangan mudah mempercayai suatu pesan atau info yang kita terima. Cek dan cari pembanding sebelum diyakini kebenarannya, apalagi di-share lebih jauh. Hati-hati, karena bisa jadi kita malah dituding menyebar hoaks kalau tidak ceking info terlebih dulu,” ujar Novitasari, mengingatkan. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Hampir 100 Persen Cabor Dukung Kokok Jadi Ketua KONI Pati

Hampir 100 Persen Cabor Dukung Kokok Jadi Ketua KONI Pati

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Suarakan Moderasi Beragama Secara Digital Lewat Podcast Kembang Teh

Suarakan Moderasi Beragama Secara Digital Lewat Podcast Kembang Teh

Eks Karesidenan Pekalongan
Operasi Patuh Candi Dimulai, Pengendara Diedukasi Lebih Disiplin

Operasi Patuh Candi Dimulai, Pengendara Diedukasi Lebih Disiplin

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Operasi Patuh Candi 2024, Polres Temanggung Terapkan Tilang ETLE

Operasi Patuh Candi 2024, Polres Temanggung Terapkan Tilang ETLE

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
20 Pelajar SMA/SMK Sragen Ikuti “Green Youth Movement”

20 Pelajar SMA/SMK Sragen Ikuti “Green Youth Movement”

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Penuh Keistimewaan, Kokok Resmi Daftar Ketua KONI Pati Tepat 10 Muharrom

Penuh Keistimewaan, Kokok Resmi Daftar Ketua KONI Pati Tepat 10 Muharrom

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Olahraga   Politik
APTRI Blora Rencanakan Pengembangan 100 Ha Lahan dan Varietas Tebu Mustika A

APTRI Blora Rencanakan Pengembangan 100 Ha Lahan dan Varietas Tebu Mustika A

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pemkab Jepara Proyeksikan Pendapatan Rp2,4 Triliun pada 2025

Pemkab Jepara Proyeksikan Pendapatan Rp2,4 Triliun pada 2025

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Polres Blora Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2024

Polres Blora Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2024

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Lantik Pejabat Baru, Pj Bupati Minta Bekerjasama Membangun Kabupaten Batang

Lantik Pejabat Baru, Pj Bupati Minta Bekerjasama Membangun Kabupaten Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pemerintahan
Pemprov Sambut Baik Empat Raperda Baru Inisiasi DPRD Jateng

Pemprov Sambut Baik Empat Raperda Baru Inisiasi DPRD Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
DKD Batang Permudah Akses, Seniman Batang Bakal Makin Eksis

DKD Batang Permudah Akses, Seniman Batang Bakal Makin Eksis

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Seni & Budaya
Inovasi “SiLebah Emas”, Cara DLHK Jateng Pangkas Proses Ajukan Hibah

Inovasi “SiLebah Emas”, Cara DLHK Jateng Pangkas Proses Ajukan Hibah

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Launching Aplikasi SAMUDRA, Pj Bupati Jepara Harap Seluruh OPD Terintegrasi

Launching Aplikasi SAMUDRA, Pj Bupati Jepara Harap Seluruh OPD Terintegrasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Beasiswa Agribisnis PSDKU Undip Buka Peluang Petani Milenial

Beasiswa Agribisnis PSDKU Undip Buka Peluang Petani Milenial

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Tingkatkan Kualitas dan Profesionalitas Wartawan, PWI Blora Gelar Pra UKW

Tingkatkan Kualitas dan Profesionalitas Wartawan, PWI Blora Gelar Pra UKW

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pamong Budaya BPK Wilayah X DIY: Kota Modern Harus Ada Museum

Pamong Budaya BPK Wilayah X DIY: Kota Modern Harus Ada Museum

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Seni & Budaya
Bakal Dibangun Tanggul, Petambak Desa Kedungmutih Gelar Selamatan

Bakal Dibangun Tanggul, Petambak Desa Kedungmutih Gelar Selamatan

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Operasi Patuh Candi 2024 Mulai Digelar Hari Ini, Kapolres Jepara: Patuhi Aturan Berkendara

Operasi Patuh Candi 2024 Mulai Digelar Hari Ini, Kapolres Jepara: Patuhi Aturan Berkendara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Polres Jepara Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2024

Polres Jepara Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2024

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Close Ads X