Cegah Potensi Kejahatan Siber, Simak Begini Caranya

infojateng.id - 14 Agustus 2021
Cegah Potensi Kejahatan Siber, Simak Begini Caranya
Foto enisa.europa.eu - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

DEMAK – Sebagian masyarakat di Indonesia pernah menjadi sasaran aksi penipuan melalui sms dan telepon bermodus anak kecelakaan. Dalam aksi ini, modus komplotan penipu itu biasanya akan menghubungi orangtua murid dan memberitahukan bahwa anak korban mengalami kecelakaan, kemudian mengarahkan orangtua itu mentransfer biaya untuk operasi.

“Kejahatan penipuan berupa scam anak kecelakaan lalu orangtua diminta transfer uang ini menjadi salah satu modus yang sempat banyak memakan korban,” kata dosen UIN Surakarta Abd. Halim saat menjadi pembicara webinar literasi digital bertema ”Menjadi Pejuang Anti Kabar Bohong” yang digelar Kementerian Kominfo untuk masyarakat Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (13/8/2021).

Halim mengungkapkan, para scammer atau penipuan scam itu, seringkali beraksi memanfaatkan simpati dan kelengahan pengguna melalui telepon, sms, whatsapp, hingga email.

Scammer ini dapat beraksi karena terkait dengan rangkaian kejahatan awalan. Yakni, mencuri data pribadi pengguna yang dilakukan dengan berbagai modus. “Pencurian data ini terjadi dengan berbagai cara dengan memanfaatkan dokumen-dokumen penting, termasuk yang tersimpan di internet,” tegas Halim.

Adapun kasus yang terungkap di tanah air, pencurian data untuk aksi scam itu terjadi dengan cara di luar peretasan data. Misalnya sebelum menghubungi target, pelaku terlebih dahulu menghubungi dan menipu pihak sekolah untuk mencari data murid yang akan menjadi sasaran penipuan. Setelah data didapat, termasuk mendapatkan nomor telepon orangtua murid, si penipu tersebut akan menyamar, berpura-pura sebagai perwakilan Dinas Pendidikan.

Halim mengatakan, kejahatan siber bermuara salah satunya akibat rentannya proteksi data pribadi, baik karena lemahnya sistem perangkat maupun dari sisi kelengahan sumber daya manusia. “Satu cara yang bisa diperkuat untuk melindungi data pribadi adalah dengan kata sandi yang sulit dan berkala menggantinya, serta menggunakan kata sandi berbeda di tiap akun media sosial agar ketika salah satu akun diretas yang lain tidak mudah dibobol juga,” kata dia.

Halim kemudian menyarankan pengguna untuk menghindari menampilkan informasi pribadi di media sosial sebagai antisipasi penyalahgunaan data oleh pihak asing. “Penting juga cermati alamat URL di email dan seleksi situs yang dikunjungi agar tidak terjebak situs palsu yang bisa mencuri data pribadi kita setiap saat mengaksesnya,” tegas Halim.

Hal yang sering dilupakan, adalah soal izin akses yang diminta aplikasi saat pengguna memasang aplikasi baru. “Lebih baik menolak izin akses itu demi menghindari akses data yang tidak dibutuhkan dalam aplikasi tersebut,” katanya.

Soal pengaturan privasi di akun sosial media, Halim menyarankan pengguna menentukan siapa saja yang dapat mengakses profil dan postingan mereka melalui fitur seleksi. “Namun tetap hati-hati dan jangan sembarangan membagikan informasi pribadi saat menggunakan koneksi jaringan publik karena rawan diretas,” tambahnya.

Halim membeberkan perlindungan data pribadi perlu pula diterapkan saat pengguna melakukan transaksi online, ketika hendak berbelanja sesuatu barang.

Para peretas data, lanjut Halim, seringkali menggunakan berbagai upaya guna mencuri data pribadi dan kemudian mengakses akun pengguna dengan menciptakan alarm manipulatif atau palsu untuk menakut-takuti, meniru data seperti nama atau pun gambar.

Sementara itu, narasumber lain dalam webinar itu, Kepala MAN Salatiga Handono mengatakan, era kemajuan digital ini semestinya tidak digunakan untuk kian melancarkan aksi-aksi tak terpuji yang merugikan orang lain.

“Kita perlu satu budaya digital untuk penguatan karakter hidup sebagai bangsa manusia yang modern yang dapat memilah mana tindakan baik dan buruk,” kata Handono.

Handono melanjutkan, arus informasi yang datang sangat cepat dan silih berganti bisa mempengaruhi pola pikir dan perilaku penggunanya. “Salah satu tantangan masyarakat era ini adalah kemampuannya untuk mencerna informasi yang diterimanya, yang baik diikuti yang buruk dihindari,” tegas Handono.

Webinar yang dimoderatori Rara Tanjung ini juga menghadirkan narasumber lain, yakni Ardiansyah (IT Consultant) dan H.M. Nurkholis, (Kasi Kelembagaan Kementerian Agama Jateng) serta Ario Lyla selaku key opinion leader. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Wagub Taj Yasin Tegaskan Guru Harus Lari Sesuaikan Tuntutan Teknologi

Wagub Taj Yasin Tegaskan Guru Harus Lari Sesuaikan Tuntutan Teknologi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pendidikan
Jateng Dinobatkan sebagai Provinsi Sangat Inovatif IGA Award 2025

Jateng Dinobatkan sebagai Provinsi Sangat Inovatif IGA Award 2025

Info Jateng   Laporan Khusus
Gubernur Ahmad Luthfi Pertahankan Collaborative Government Bangun Jateng

Gubernur Ahmad Luthfi Pertahankan Collaborative Government Bangun Jateng

Info Jateng   Laporan Khusus
IGA 2025, Pati Buktikan Diri, Raih Predikat Sangat Inovatif di Tingkat Nasional

IGA 2025, Pati Buktikan Diri, Raih Predikat Sangat Inovatif di Tingkat Nasional

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Akhirnya, Hotel D’Ayanna Puncel Resmi Disegel!

Akhirnya, Hotel D’Ayanna Puncel Resmi Disegel!

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus
Visit Kampus Undip, Wagub Jateng Ajak Siswa SMK Bekali Diri dengan Ilmu yang Bermanfaat

Visit Kampus Undip, Wagub Jateng Ajak Siswa SMK Bekali Diri dengan Ilmu yang Bermanfaat

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Akhir Tahun Makin Meriah, GAS Jateng Hadirkan Mobil Premium dan Diskon hingga Rp60 Juta

Akhir Tahun Makin Meriah, GAS Jateng Hadirkan Mobil Premium dan Diskon hingga Rp60 Juta

Info Jateng   Laporan Khusus
Pelantikan Gapembi Jateng, Taj Yasin Ingatkan Limbah Dapur SPPG Tak Cemari Lingkungan

Pelantikan Gapembi Jateng, Taj Yasin Ingatkan Limbah Dapur SPPG Tak Cemari Lingkungan

Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Bupati Terima Bantuan Tenda untuk Pelaku UMKM Jepara

Bupati Terima Bantuan Tenda untuk Pelaku UMKM Jepara

Ekonomi   Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pemkab Jepara dan BRIN Tinjau Lahan Biosalin Persiapan Farm Field Day 2025

Pemkab Jepara dan BRIN Tinjau Lahan Biosalin Persiapan Farm Field Day 2025

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Waxinda Resmi Beroperasi, Serap Ribuan Tenaga Kerja

Waxinda Resmi Beroperasi, Serap Ribuan Tenaga Kerja

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Investasi
Cegah Banjir, Polisi dan Warga Bersihkan Rumpun Bambu di Aliran Sungai Bloro

Cegah Banjir, Polisi dan Warga Bersihkan Rumpun Bambu di Aliran Sungai Bloro

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Ketua Dewan Kesenian Boyolali Diminta Jadi Wadah Pelaku Seni

Ketua Dewan Kesenian Boyolali Diminta Jadi Wadah Pelaku Seni

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Teknologi AI Jadi Syarat Minimal Bagi Pelaku UMKM

Teknologi AI Jadi Syarat Minimal Bagi Pelaku UMKM

Ekonomi   Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Batang Salurkan 155 Beasiswa Pendidikan

Pemkab Batang Salurkan 155 Beasiswa Pendidikan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pendidikan
Rakor Forkompimda Boyolali Bahas Nataru

Rakor Forkompimda Boyolali Bahas Nataru

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pemerintahan
Jawa Tengah Raih Dua Penghargaan KPK, Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Penguatan Tata Kelola Bersih

Jawa Tengah Raih Dua Penghargaan KPK, Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Penguatan Tata Kelola Bersih

Info Jateng   Pemerintahan
Usulan Hybrid Sea Wall Pemprov Jateng Disetujui Badan Otorita Pantura

Usulan Hybrid Sea Wall Pemprov Jateng Disetujui Badan Otorita Pantura

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Ngobrol Santai Bareng Gubernur, Wartawan Sampaikan Masukan untuk Ahmad Luthfi

Ngobrol Santai Bareng Gubernur, Wartawan Sampaikan Masukan untuk Ahmad Luthfi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus
Sekda Jateng Minta Anggota DWP Jadi Penjaga Integritas Suami

Sekda Jateng Minta Anggota DWP Jadi Penjaga Integritas Suami

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Close Ads X