Tingkatkan Literasi Digital, Hoaks Meningkat Selama Pandemi

infojateng.id - 15 Agustus 2021
Tingkatkan Literasi Digital, Hoaks Meningkat Selama Pandemi
Ilustrasi hoaks Covid-19 - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

SUKOHARJO –Di masa pandemi Covid-19 ini sebaran hoaks atau informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya alias kabar bohong masih marak mewarnai ruang digital berbagai platform.

Publik yang tak paham pun tak sedikit yang terkecoh, bahkan mengikuti anjuran berita palsu yang mengandung informasi yang sengaja menyesatkan orang dan tidak memiliki landasan faktual namun disajikan seolah-olah sebagai serangkaian fakta itu.

“Hoaks yang beredar saat pandemi ini beragam, terutama terkait bantuan pemerintah dalam bentuk apa pun,” kata praktisi dan internet marketing Eko Sugiono saat menjadi pembicara webinar literasi digital bertema “Menjadi Pejuang Anti Kabar Bohong” yang digelar Kementerian Kominfo untuk masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (14/8/2021).

Yang terbaru, Eko mencontohkan, satu kasus hoaks yang menginformasikan subsidi pulsa dan kuota internet untuk pembelajaran jarak jauh dari Kemendikbud yang beredar di masyarakat baru-baru ini.

Informasi tersebut sempat heboh beredar lewat aplikasi percakapan WhatsApp masyarakat yang isinya menyebut ”Program kuota belajar pulsa 250rb dan kuota 75GB untuk dosen, guru, siswa, mahasiswa selama pembelajaran jarak jauh periode juni! Batas akhir 2021-9-1”.

Eko juga mencontohkan hoaks yang lebih parah yang beredar awal Agustus 2021 ini di media sosial yang menyajikan sebuah narasi bahwa varian virus Covid-19 sudah direncanakan dan ada jadwal penyebarannya. Dalam postingan itu menyebutkan, jadwal varian Delta hingga Omega disebar mulai Juni 2021 hingga Februari 2022.

“Kebenaran dan keaslian berita sangat penting diteliti karena berita palsu dapat memberi kerugian serius bagi masyarakat. Hoaks itu juga bisa mencemarkan nama baik, alat adu domba untuk memecah persatuan, bahkan memicu terjadinya peperangan,” tegas Eko.

Untuk mengantisipasi agar tak menjadi korban hoaks, Eko mengatakan penting mengamankan diri dan sesama di ruang digital ini. Eko mengajak masyarakat pengguna digital bersama-sama mulai belajar mengenali ciri ciri berita hoax itu.

“Berita hoaks itu biasanya dibuat untuk menciptakan kecemasan, kebencian, permusuhan dengan sumber tak jelas dan tidak ada yang bisa dimintai tanggung jawab atau klarifikasinya,” kata Eko.

Tak hanya itu, berita hoaks juga biasanya berisi pesan sepihak, menyerang, dan tidak netral atau berat sebelah serta mencatut nama tokoh berpengaruh atau menggunakan nama mirip media terkenal.

Berita hoaks kadang pula memanfaatkan fanatisme atas nama ideologi, agama, suara rakyat lewat judul dan pengantarnya provokatif dan tidak cocok dengan isinya. Berita bohong itu juga memberi penjulukan serta dari pembuat minta supaya di-share atau diviralkan seolah didukung argumen dan data yang sangat teknis agar terlihat ilmiah dan dipercaya.

“Artikel yang ditulis biasanya menyembunyikan fakta dan data serta memelintir pernyataan narasumbernya, disertai manipulasi foto,” kata Eko.

Narasumber lain webinar itu, Ahmad Khoirul Anwar selaku dosen Universitas Sahid Surakarta mengatakan saat mendapati berita hoaks masyarakat bisa berpartisipasi untuk melaporkannya agar berita itu tak kian menyesatkan dan merugikan banyak penerimanya.

“Berbagai platform digital, juga pemerintah, menyediakan kanal untuk melaporkan berita berita hoaks itu agar segera dilakukan langkah lanjut,” kata Anwar.

Anwar menyebut sedikitnya ada platform seperti Facebook, Google, turnbackhoac, cekfakta dan Kominfo yang menyediakan tempat aduan berita hoaks itu.

Webinar yang dipandu Zacky Ahmad sebagai moderator ini juga menghadirkan narasumber lain yakni Khoironi Hadi (Kepala MAN Temanggung) dan Hidayatun (Kepala MTsN Semarang) serta Bella Ashari selaku key opinion leader. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Warga Cilacap Bisa Lapor ke Bupati Lewat e-LaporBup

Warga Cilacap Bisa Lapor ke Bupati Lewat e-LaporBup

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Dampingi Kunker Jokowi, Bupati Yuni Minta Proyek APBN di Sragen Tak Dikurangi

Dampingi Kunker Jokowi, Bupati Yuni Minta Proyek APBN di Sragen Tak Dikurangi

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Cegah Judi Online, HP Personel Polres Jepara Diperiksa Propam

Cegah Judi Online, HP Personel Polres Jepara Diperiksa Propam

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Perluasan Areal Tanam 2024, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Alsintan

Perluasan Areal Tanam 2024, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Alsintan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Posyandu ILP RW 21 Kelurahan Sidanegara Diresmikan

Posyandu ILP RW 21 Kelurahan Sidanegara Diresmikan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Jangan Remehkan, Konten Lokal yang Menarik Bisa Jadi Berita Menasional

Jangan Remehkan, Konten Lokal yang Menarik Bisa Jadi Berita Menasional

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Sejumlah Pabrik Lakukan PHK, Pemprov Pastikan Sektor Industri di Jateng Tetap Kondusif

Sejumlah Pabrik Lakukan PHK, Pemprov Pastikan Sektor Industri di Jateng Tetap Kondusif

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Pj Gubernur : Bisa Tambah Area Tanam Padi

Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Pj Gubernur : Bisa Tambah Area Tanam Padi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Digelar 5 Hari, Purworejo Fair 2024 Raup Omzet Rp2,3 Miliar

Digelar 5 Hari, Purworejo Fair 2024 Raup Omzet Rp2,3 Miliar

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Tercukupi Berkat Bantuan Pompa Air dari Pemerintah

Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Tercukupi Berkat Bantuan Pompa Air dari Pemerintah

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Pertahankan WTN, Pj Bupati Jepara Dorong Inovasi Transportasi Umum

Pertahankan WTN, Pj Bupati Jepara Dorong Inovasi Transportasi Umum

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Menggali Potensi dan Tantangan Sejarah, Pariwisata, dan Inisiatif Kesehatan Masyarakat Kotawaringin Barat

Menggali Potensi dan Tantangan Sejarah, Pariwisata, dan Inisiatif Kesehatan Masyarakat Kotawaringin Barat

Info Jateng   Kesehatan
Polres Jepara Gelar Anjangsana ke Purnawirawan, Warakauri Hingga Personel TNI-Polri yang Sakit

Polres Jepara Gelar Anjangsana ke Purnawirawan, Warakauri Hingga Personel TNI-Polri yang Sakit

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Dukung Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024, Relawan di Jepara Gelar Konsolidasi

Dukung Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024, Relawan di Jepara Gelar Konsolidasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Politik
Serap 800 Liter, Pj Bupati Batang Minta Setiap Desa Bisa Kembangkan Sapi Perah

Serap 800 Liter, Pj Bupati Batang Minta Setiap Desa Bisa Kembangkan Sapi Perah

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Program Magang Gemilang Cetak Tenaga Kerja Berkualitas

Program Magang Gemilang Cetak Tenaga Kerja Berkualitas

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemerintah Berikan Bantuan Pompa Air untuk Dorong Produksi Padi di Jateng

Pemerintah Berikan Bantuan Pompa Air untuk Dorong Produksi Padi di Jateng

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Penanganan Demam Berdarah, Warga Didorong Gotong Royong Perhatikan Lingkungan

Penanganan Demam Berdarah, Warga Didorong Gotong Royong Perhatikan Lingkungan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Pompa Air Bertenaga Surya Bantu Petani Desa Senon untuk Mengairi Sawah

Pompa Air Bertenaga Surya Bantu Petani Desa Senon untuk Mengairi Sawah

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Surplus, PMI Batang Bantu Kebutuhan Darah Wilayah Sekitarnya

Surplus, PMI Batang Bantu Kebutuhan Darah Wilayah Sekitarnya

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Close Ads X