Jaga Kualitas Belajar Anak, Butuh Kolaborasi Guru Siswa dan Orangtua

infojateng.id - 15 Agustus 2021
Jaga Kualitas Belajar Anak, Butuh Kolaborasi Guru Siswa dan Orangtua
 - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

REMBANG – Pendidikan merupakan salah satu hal yang fundamental dan menjadi prioritas dalam tumbuh kembang anak. Namun, kondisi pandemi mengubah tatanan pendidikan, yang semula tatap muka kini dilakukan secara daring dan yang semula guru punya peran banyak dalam menyampaikan materi, kini orangtua juga mempunyai porsi lebih untuk menjaga kualitas belajar dari rumah. Itulah antara lain materi yang dibahas dalam webinar yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk masyarakat Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (14/8/2021).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program literasi digital yang diusung Presiden Joko Widodo untuk menciptakan sumber daya yang cakap menggunakan dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Literasi digital itu sendiri mencakup empat pilar: digital ethics, digital safety, digital skill, dan digital culture.

Diskusi virtual tersebut kali ini dipandu oleh entertainer Dannys Citra dan diisi oleh empat pemateri: Farid Fitriyadi (dosen Universitas Sahid Surakarta), Muhdini Wakhid (IT manager service solution PT AGIT), Siti Mutmainah (Kasi Tenaga Pendidikan Kanwil Kemenag Jateng), dan Lanjar Utami (Kepala MAN 1 Karanganyar). Selain itu juga hadir Muhamata Youda (content creator) sebagai key opinion leader.

Siti Mutmainah mengawali paparan dengan menyebut bahwa untuk mencapai generasi Indonesia yang unggul diperlukan guru dan pendidikan yang unggul. Dan, di tengah kondisi pandemi, pembelajaran dilakukan secara daring dengan tatap muka virtual atau hybrid/blended learning.

Sedangkan efektivitas pembelajaran harus memperhatikan mutu pengajaran, yakni proses hasil pembelajaran sesuai antara aktivitas guru dan siswa dengan langkah-langkah pembelajaran yang digunakan. Tingkat pengajaran yang tepat, yakni siswa secara fisik, mental, dan emosional siap mengikuti pembelajaran secara baik. Kemudian intensif, sejauh mana siswa termotivasi untuk mempelajari bahan yang dipelajari dan mengerjakan tugas. Serta sejauh mana siswa dapat menggunakan waktu secara baik dan maksimal untuk pembelajaran.

Siti menyebutkan, tidak hanya guru dan orangtua yang menjadi faktor pendukung suksesnya pendidikan dan pembelajaran, tetapi juga peran pemerintah dan siswa itu sendiri. Pemerintah dalam mendukung pendidikan telah mengambil langkah dalam menjaga kualitas siswa untuk belajar di rumah dengan menyediakan berbagai platform belajar online seperti Rumah Belajar, Google for Education, Kelas Pintar ,dan lain sebagainya. Karena pandemi, pemerintah melalui SKB empat menteri telah memberlakukan kurikulum relaksasi. Ketersediaan jaringan meski belum merata, guru yang berkualitas.

“Di era teknologi, guru dituntut mampu memanfaatkan teknologi untuk membuat model pembelajaran kreatif yang terencana dan efektif. Menyatukan persepsi dan konsentrasi siswa serta menguatkan karakter siswa. Guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber ilmu pengetahuan, tetapi menjadi penunjuk jalan bagaimana memperoleh dan menyaring informasi di dunia maya,” jelas Siti Mutmainah.

Orangtua berperan membuat rencana target belajar anak, menjalankan kebiasaan yang sama seperti saat masuk sekolah serta mengajarkan tanggung jawab, sabar dalam membimbing anak, memahami teknologi dan memanfaatkan aplikasi, serta memahami kelemahan dan kelebihan anak.

“Tugas siswa dalam mencapai pendidikan yang unggul adalah memotivasi diri, mengatur waktu, mengerjakan tugas dengan baik, tidak malu bertanya, mengulang dan mengulas materi yang telah didapatkan dan melakukan evaluasi,” imbuhnya.

Selain itu, pola pengasuhan anak dalam menjalankan pembelajaran di rumah juga dengan menerapkan etika digital. Yakni, mendampingi anak saat mengakses internet, menyeleksi konten yang sesuai, memahami informasi yang disediakan di media digital, menganalisis konten digital untuk menemukan pola positif dan negatif, memverifikasi media digital, dan mengevaluasi konten media digital.

Sementara itu, Lanjar Utami menambahkan tentang menjaga kualitas belajar dari rumah dengan metode negotiated learning. Yakni, proses pembelajaran yang dilakukan dengan negosiasi kesepakatan bersama stakeholder yang terkait dalam pembelajaran, guru, siswa, orangtua terhadap berbagai komponen dalam pembelajaran.

“Yakni dengan membuat tujuan yang disepakati bersama, menerapkan kurikulum yang disesuaikan. Lalu kolaborasi antara guru, siswa, dan orangtua dalam menentukan materi, metode, dan media pembelajaran yang sesuai serta melakukan evaluasi dan melakukan kesepakatan bersama,” jelas Lanjar kepada 150-an peserta diskusi.

Sikap yang harus dikembangkan oleh insan pendidikan baik guru, siswa, dan orangtua adalah untuk melek digital. Yakni sadar keberadaan teknologi dalam keperluan pendidikan. Untuk melaksanakan pola pendidikan juga butuh kesadaran, bahwa kita butuh teknologi untuk akselerasi pendidikan. Ketika sudah sadar, maka perlu untuk menguasai digital yang meliputi digital skill, digital culture, digital safety, dan digital ethics.

“Guru adalah ujung tombak dalam dunia pendidikan. Maka, jadikan diri sebagai agen perubahan dan role model dalam mengembangkan kapasitas diri, kreatif dan dalam menyampaikan materi, percaya diri dan berintegritas,” tutupnya. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

KIP Apresiasi Komitmen Gubernur Luthfi terhadap Keterbukaan Informasi di Jateng

KIP Apresiasi Komitmen Gubernur Luthfi terhadap Keterbukaan Informasi di Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Wagub Jateng: KH Raden Asnawi Sosok yang Mampu Warnai Kehidupan Spiritual di Kudus

Wagub Jateng: KH Raden Asnawi Sosok yang Mampu Warnai Kehidupan Spiritual di Kudus

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Sudut Pandang
Satpol PP Jepara dan Tim Gabungan Lanjutkan Operasi Rokok Ilegal

Satpol PP Jepara dan Tim Gabungan Lanjutkan Operasi Rokok Ilegal

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Jepara Menerima Apresiasi WBTb 2025 dari Kemenbud

Jepara Menerima Apresiasi WBTb 2025 dari Kemenbud

Info Jateng   Laporan Khusus
Kabupaten Banggai Tertarik Inovasi PAUD Emas Gagasan Nawal Yasin

Kabupaten Banggai Tertarik Inovasi PAUD Emas Gagasan Nawal Yasin

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pendidikan
Jalan Menuju Benteng Portugis dan Tempur Jadi Mulus, Perkuat Konektivitas dan Pariwisata

Jalan Menuju Benteng Portugis dan Tempur Jadi Mulus, Perkuat Konektivitas dan Pariwisata

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Bupati Witiarso Cek Pembangunan Irigasi, Perkuat Progam Ketahanan Pangan

Bupati Witiarso Cek Pembangunan Irigasi, Perkuat Progam Ketahanan Pangan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Keluarga Besar Kodim 0719 Jepara Lepas Letkol Khoirul Cahyadi

Keluarga Besar Kodim 0719 Jepara Lepas Letkol Khoirul Cahyadi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Gubernur Luthfi: Inti Pelayanan Publik adalah Kesetaraan dan Kepuasan Masyarakat

Gubernur Luthfi: Inti Pelayanan Publik adalah Kesetaraan dan Kepuasan Masyarakat

Info Jateng   Laporan Khusus
Pemprov akan Evaluasi Aktivitas Tambang di Jateng

Pemprov akan Evaluasi Aktivitas Tambang di Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Kondisi Rusunawa Juwana Masih Sepi Penghuni, Baru Terisi 30 Persen

Kondisi Rusunawa Juwana Masih Sepi Penghuni, Baru Terisi 30 Persen

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus
Terbanyak Sumbang WBTbI Se-Indonesia, Jateng Raih Penghargaan Kemenbud

Terbanyak Sumbang WBTbI Se-Indonesia, Jateng Raih Penghargaan Kemenbud

Info Jateng   Laporan Khusus
Jawa Tengah Borong Anugerah Data Pendidikan 2025

Jawa Tengah Borong Anugerah Data Pendidikan 2025

Info Jateng   Laporan Khusus   Pendidikan
50 Kelompok Seni di Boyolali Ikuti Peningkatan Kapasitas

50 Kelompok Seni di Boyolali Ikuti Peningkatan Kapasitas

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Bupati Boyolali Mutasi Ratusan Guru dan Kepala Sekolah, Ada Apa?

Bupati Boyolali Mutasi Ratusan Guru dan Kepala Sekolah, Ada Apa?

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pemerintahan   Pendidikan
Proyek KPBU PJU Masuki Tahap Penyiapan Transaksi

Proyek KPBU PJU Masuki Tahap Penyiapan Transaksi

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Ini 8 Fokus Perhatian Jepara Jelang Nataru

Ini 8 Fokus Perhatian Jepara Jelang Nataru

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pemanfaatan LSD-LP2B Diatur Ketat, Ganti Rugi Jadi Syarat

Pemanfaatan LSD-LP2B Diatur Ketat, Ganti Rugi Jadi Syarat

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pengelola Lingkungan Hidup di Boyolali Raih Abhinawa Anugraha

Pengelola Lingkungan Hidup di Boyolali Raih Abhinawa Anugraha

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Polres Batang Luncurkan Chat Pak Polisi dan Ngobrol Kamtibmas

Polres Batang Luncurkan Chat Pak Polisi dan Ngobrol Kamtibmas

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Close Ads X