Banjir Konten Negatif, Lindungi Anak dari Dampak Negatif Pornografi

infojateng.id - 26 Agustus 2021
Banjir Konten Negatif, Lindungi Anak dari Dampak Negatif Pornografi
Foto kominfo.go.id - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

TEGAL – Staf Pengajar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) Dian Wisnuwardhani mengatakan, pornografi yang berasal dari kata ’porn’ artinya prostitusi atau pelacuran. Definisi yang diberikan Downs (2005), pornografi adalah segala sesuatu yang secara material baik berupa film, surat kabar, tulisan, foto, atau lainnya yang menyebabkan timbulnya hasrat-hasrat seksual.

”Di era digital, pornografi tak hanya menyebar melalui media konvensional seperti koran, majalah, foto, film (CD), namun dengan mudah pula didapati melalui platform media digital maupun platform percakapan yang memiliki fitur online video,” kata Dian saat menjadi pembicara pada webinar literasi digital bertema ”Lindungi Diri dari Bahaya Pornografi di Dunia Digital” yang digelar Kementerian Kominfo untuk masyarakat Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu (25/8/2021).

Dian Wisnuwardhani mengatakan, menurut Yuliandre Darwis, pada 2015 Indonesia menempati posisi kedua dalam hal mengakses konten porno di dunia maya, di bawah Amerika Serikat. Ketua Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) itu melanjutkan, 80 persen pemuda Indonesia menyimpan konten pornografi di dalam telepon genggamnya.

”Data lain menyebutkan, pada 2017, 90 persen anak terpapar pornografi internet saat berusia 11 tahun. Sebanyak 299.602 internet protokol Indonesia memuat konten pornografi anak melalui media sosial, 1.022 anak menjadi korban pornografi online di sepanjang 2011-2014, 25.000 aktivitas pornografi anak di internet tiap hari,” sebut Dian di depan 250-an partisipan webinar.

Menurut Dian, kebutuhan manusia ada yang bersifat insting dan biologis, misalnya kebutuhan untuk berhubungan dengan orang lain dan keinginan memiliki keturunan. Proses di mana kebutuhan dari orang-orang tersebut terbentuk dipengaruhi oleh banyak faktor, yang nantinya membentuk tentang bagaimana sikap dan perilaku yang ditampilkan tentang kedekatan hubungan antara laki-laki dan perempuan serta tentang seksualitas.

Dian menegaskan, dampak pornografi pada anak-anak antara lain bisa mengakibatkan terganggunya perkembangan otak anak, kecanduan, ingin mencoba, dan meningkatkan hasrat untuk melakukan tindakan seksual. Untuk itu, peran pendidikan, sekolah, pengetahuan moral, pengasuhan lingkungan di mana orang tersebut berada, termasuk paparan media online dan media cetak yang dikonsumsi orang, menjadi sangat penting diperhatikan.

”Keluarga menjadi pondasi yang utama, pendidikan menjadi kunci, lingkungan sosial menjadi tempat belajar. Cerdaskan diri, lakukan hal bermutu, dan hindari pornografi,” pungkas Dian.

Senada yang disampaikan Dian Wisnuwardhani, staf pengajar Ilmu Administrasi Publik Universitas Hasanuddin Makassar Hasniati menyatakan, pornografi masih merajai konten negatif di internet. Antara Agustus 2018 hingga April 2019, mesin pengais konten negatif (AIS) menemukan sebanyak 898.108 konten pornografi. Ini adalah yang tertinggi dari keseluruhan jenis konten negatif.

Data lain, hasil survei yang dilakukan Kementerian PPPA pada 2017 di delapan provinsi di Indonesia mendapati 97 persen dari 1.600 anak kelas 3-6 SD sudah terpapar pornografi secara langsung maupun tidak langsung. Bahkan, Katapedia menyebutkan, terdapat 63.066 paparan pornografi yang berasal dari mesin pencari Google, media sosial, dan situs-situs daring lainnya.

Hasniati mengatakan, pornografi dan eksploitasi anak di dunia maya sudah terjadi sejak media digital (sosial) itu lahir. Beberapa kasus yang sering kali terjadi di antaranya: ekploitasi secara seksual untuk tujuan komersial, eksploitasi seksual online, prostitusi online, tampilan materi ekspolitasi kekerasan seksual, perdagangan anak untuk tujuan seksual, dan anak menjadi korban prostitusi.

Penyebab kerentanan anak mengalami eksploitasi seksual di ranah online, menurut Hasniati, karena arus informasi melalui teknologi digital di dunia semakin bebas sehingga memudahkan predator anak menggunakan internet dan melewati batas negara.

”Selain itu, juga adanya gap pengetahuan tentang internet (digital literasi) antara orangtua dan anak, situs yang menyajikan konten pornografi di internet, kedekatan anak dengan gadget, kemudahan transaksi keuangan melalui online, serta banyaknya iklan terselubung mengandung konten pornografi,” sebut Haniati.

Cara mengatasi kecanduan pornografi, Hasniati memberikan saran agar memblokir akses, menghacurkan koleksi pornografi, pasang aplikasi filter pornografi, mematikan akses internet, isi waktu dengan kegiatan positif seperti olahraga dan kegiatan bermanfaat lainnya.

”Kewajiban diri dan keluarga, termasuk dari bahaya pornografi: didik mereka menjadi pribadi yang beradab, bekali keluarga dengan ilmu, ajak keluarga melakukan ketaatan, larang keluarga melakukan maksiat, bimbing keluarga untuk selalu mengingat Allah SWT,” jelas Hasniati.

Diskusi virtual yang dipandu moderator Sisca Septiyani itu, juga menghadirkan narasumber: Suryanto (Pengawas Madrasah Kantor Kemenag Kabupaten Grobogan), H. Tohari (Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kota Tegal), dan seniman tari Mila Rosinta selaku key opinion leader. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Penjabat Bupati Batang Serahkan Hewan Kurban untuk Masyarakat

Penjabat Bupati Batang Serahkan Hewan Kurban untuk Masyarakat

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Polres Jepara Sembelih 5 Ekor Hewan Kurban untuk Dibagikan ke Masyarakat

Polres Jepara Sembelih 5 Ekor Hewan Kurban untuk Dibagikan ke Masyarakat

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Presiden Jokowi dan Pj Gubernur Jateng Salat Iduladha dan Kurban di Semarang

Presiden Jokowi dan Pj Gubernur Jateng Salat Iduladha dan Kurban di Semarang

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati dan Wakil Bupati Sragen Salat Iduladha 1445 H Bersama Ribuan Masyarakat

Bupati dan Wakil Bupati Sragen Salat Iduladha 1445 H Bersama Ribuan Masyarakat

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Iduladha, Sekda Jepara Sembelih Sapi di Masjid Baitul Makmur

Iduladha, Sekda Jepara Sembelih Sapi di Masjid Baitul Makmur

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Piala Eropa 2024: Bocoran Starting XI Inggris Vs Serbia, Trent Alexander-Arnold Jadi Gelandang

Piala Eropa 2024: Bocoran Starting XI Inggris Vs Serbia, Trent Alexander-Arnold Jadi Gelandang

Info Jateng   Olahraga
Panitia Diimbau Tidak Gunakan Kantong Plastik untuk Bungkus Daging Kurban

Panitia Diimbau Tidak Gunakan Kantong Plastik untuk Bungkus Daging Kurban

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Film Edukasi Bangga Kencana, Jadi Tontonan dan Tuntunan Cegah Stunting

Film Edukasi Bangga Kencana, Jadi Tontonan dan Tuntunan Cegah Stunting

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Gebyar PAUD Wujudkan Generasi Anak yang Berakhlakhul Kharimah, Mandiri dan Kreatif

Gebyar PAUD Wujudkan Generasi Anak yang Berakhlakhul Kharimah, Mandiri dan Kreatif

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pendidikan
Prabowo Beli Sapi Rp500 Juta untuk Kurban Iduladha, Ini yang Bikin Sapinya Istimewa!

Prabowo Beli Sapi Rp500 Juta untuk Kurban Iduladha, Ini yang Bikin Sapinya Istimewa!

Info Jateng
Harga Sapi di Batang Melambung, Kambing Jadi Alternatif Berkurban

Harga Sapi di Batang Melambung, Kambing Jadi Alternatif Berkurban

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Fantastis! Sapi Bernama Rossi Terberat di Indonesia Ditawar Rp 500 Juta

Fantastis! Sapi Bernama Rossi Terberat di Indonesia Ditawar Rp 500 Juta

Info Jateng
Amankan Malam Takbir dan Liburan Iduladha, Polres Jepara Kerahkan Ratusan Personel

Amankan Malam Takbir dan Liburan Iduladha, Polres Jepara Kerahkan Ratusan Personel

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Geram dengan Balapan Liar, Petugas dan Warga Kompak Bentuk Satgas Gabungan

Geram dengan Balapan Liar, Petugas dan Warga Kompak Bentuk Satgas Gabungan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Perguruan Islam Darul Falah Gelar Kemah Bakti Masyarakat di Jepara

Perguruan Islam Darul Falah Gelar Kemah Bakti Masyarakat di Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pendidikan
Tanpa Robert Lewandowski dan Frenkie de Jong, Ini Prediksi Polandia Vs Belanda di Euro 2024

Tanpa Robert Lewandowski dan Frenkie de Jong, Ini Prediksi Polandia Vs Belanda di Euro 2024

Info Jateng   Olahraga
Man of The Match Partai Italia Vs Albania di Euro 2024: Ancaman Nyata Federico Chiesa

Man of The Match Partai Italia Vs Albania di Euro 2024: Ancaman Nyata Federico Chiesa

Info Jateng   Olahraga
Berikut Jadwal Lengkap Piala AFF U-16 2024 Solo

Berikut Jadwal Lengkap Piala AFF U-16 2024 Solo

Info Jateng   Olahraga
Target Menembus Papan Atas, PSS Sleman Optimistis Menatap Kompetisi Liga 1 2024/2025

Target Menembus Papan Atas, PSS Sleman Optimistis Menatap Kompetisi Liga 1 2024/2025

Info Jateng   Olahraga
Duet Barcelona – Real Madrid Bantu Spanyol Benamkan Kroasia di Piala Eropa 2024

Duet Barcelona – Real Madrid Bantu Spanyol Benamkan Kroasia di Piala Eropa 2024

Info Jateng   Olahraga
Close Ads X