Mengisi Ruang Digital dengan Produksi Konten Positif

infojateng.id - 24 September 2021
Mengisi Ruang Digital dengan Produksi Konten Positif
Foto Techno.id - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

PEMALANG – Kemajuan transformasi digital, selain mengundang peluang rezeki juga berisiko mudahnya provokator menebar benih perpecahan bangsa lewat konten di media sosial yang mereka buat dan sebarkan. Satu risiko yang hadir di era digital yang tanpa batas dan serba bebas, adalah banjirnya informasi dan tak terbendungnya luapan konten-konten negatif di media sosial kita. Sebagian besar isi konten negatif adalah memprovokasi warganet untuk terpecah belah, adu domba, baik lewat pemicu isu politik dan SARA.

Warganet yang sering mengakses Youtube dan beragam medsos tentu cukup mengenal beberapa nama yang banyak kontennya lebih sering memunculkan kontroversi. Bahkan, ada yang sempat diadukan dan menjalani pemeriksaan polisi, ada pula yang banyak kontennya sudah diblokir oleh Kominfo.

”Saran dan ajakan saya, konten-konten negatif di medsos semacam itu perlu kita lawan dengan memproduksi konten-konten tandingan yang menyatukan bangsa. Saling asih dan membawa nilai-nilai Pancasilais. Sesuai pesan Pak Jokowi, mari banjiri mendsos dengan konten positif yang Pancasilais. Itu tantangan kita warganet, dan butuh kerja besar kolaboratif. Pemerintah tak bisa dibiarkan kerja sendirian, seluruh masyarakat perlu terlibat dalam kerja besar tersebut.”

Itulah uraian yang disampaikan Ahmad Shobiq, dosen Fisipol Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, saat menyampaikan gagasannya dalam webinar literasi digital: Indonesia Makin Cakap Digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk masyarakat Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, 1 Juli 2021.

Narasumber berikutnya, Anthovani Reza Pahlevi, founder Pantoera.id dan Chief Investing Oficer Shinta VR dari Batang, ikut menimpali. Kata dia, Indonesia dengan Pancasila selama ini dikenal berkarakter religius, peduli sosial, patriotis, demokratis, dan adil. Ini karakter yang perlu ditunjukkan dalam ragam konten yang kita buat untuk menandingi banjirnya konten negatif dan provokatif.

”Memang butuh kerja keras. Tapi kalau kita cari di pencarian Google dengan kata kunci Pancasilais dan Nasionalisme, sediaan konten yang ada lumayan banyak, tapi tetap masih perlu digelontor dengan konten segar dan lebih bermutu. Itu tantangan kita, khususnya kaum milenia, mencetak konten muda yang Pancasilais,” beber Anthovani.

Shobiq dan Anthovani tampil membahas tema yang cukup serius itu dalam webinar yang diikuti secara virtual oleh ratusan peserta lintas generasi dan profesi dari seantero Pemalang. Mengusung tema ”Konten Milenial yang Pancasilais di Media Sosial”, webinar yang dipandu oleh moderator Fikri Hadil itu juga menghadirkan dua pembicara lain: Jefry Johanes Francisco (CEO JF Autowear) dan Rizqika Alya Anwar (fasilitator digital safety dari Kaizen Room). Hadir pula Venabella Arrin, Diajeng Jogja 2018, yang tampil sebagai key opinion leader.

Menyambung diskusi, Jefry Johanes Fransisco menyebut, jangan sampai ciri khas keramahan dan etos kerja keras kaum muda Indonesia hilang tergerus oleh banjirnya konten-konten negatif. Bahkan mempengaruhi budaya buruk dan menjadikan warganet kita sempat terbawa arus buruknya. Seperti tempo hari disurvei, Indonesia masuk kategori negara dengan warganet yang tidak sopan se-Asia Tenggara.

”Hal itu antara lain dipengaruhi oleh kenyataan di mana warganet kita beberapa tahun terakhir mengonsumsi informasi dan menyantap konten-konten negatif dengan masih minimnya kecakapan digital. Sehingga, mengabaikan banyak norma luhur Pancasila yang sebenarnya sudah lama ditanamkan di sekolah. Memulihkan dengan menandingi banyak konten Pancasilais adalah solusi yang menjadi PR kita bersama,” kata Jefry serius.

Ahmad Shohib kembali berpendapat. Kata dia, kita sudah punya banyak pengalaman menjadikan fungsi medsos sebagai alat perjuangan revolusi sosial yang efektif menggalang dukungan publik. Shohib mencontohkan, kita pernah sukses membantu perjuangan pelemahan KPK oleh kekuasaan di luar KPK dengan tagar #SayaCicakBeraniMelawanBuaya beberapa tahun lalu. Juga, dengan konten medsos saat mendukung koin Prita Mulyasari untuk meraih keadilan terkait kasusnya dengan RS Omni pada 2016.

”Nilai-nilai gotong royong memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat, itu merupakan nilai positif yang mesti terus menerus dikembang-tumbuhkan dalam media sosial kita di masa datang,” pesan pungkasan Ahmad Shobiq. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Jelang Proliga 2024, Gresik Petrokimia Mengandalkan Pedro Lilipaly Sebagai Juru Taktik

Jelang Proliga 2024, Gresik Petrokimia Mengandalkan Pedro Lilipaly Sebagai Juru Taktik

Info Jateng   Olahraga
Halalbihalal, Bupati Apresiasi Polres Blora dalam Pengamanan Idulftri 1445 dan Arus Mudik

Halalbihalal, Bupati Apresiasi Polres Blora dalam Pengamanan Idulftri 1445 dan Arus Mudik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Nelayan Batang Gelar Lomba Dayung, Ajang Bangun Kebersamaan dan Perkuat Rasa Persaudaraan

Nelayan Batang Gelar Lomba Dayung, Ajang Bangun Kebersamaan dan Perkuat Rasa Persaudaraan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
IGD RSUD Batang Siagakan Petugas Medis 24 Jam Selama Lebaran

IGD RSUD Batang Siagakan Petugas Medis 24 Jam Selama Lebaran

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Gencarkan Patroli ke Objek Wisata, Polres Jepara Gelar Pengamanan Libur Lebaran 2024

Gencarkan Patroli ke Objek Wisata, Polres Jepara Gelar Pengamanan Libur Lebaran 2024

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Nana Sudjana Gelar “Open House” Idulfitri, Romo Robertus : Ini Kesempatan Istimewa

Nana Sudjana Gelar “Open House” Idulfitri, Romo Robertus : Ini Kesempatan Istimewa

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Mudahkan Silaturahmi, Sekda Jateng Gelar Open House

Mudahkan Silaturahmi, Sekda Jateng Gelar Open House

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Buntut Kecelakaan di Tol Semarang-Batang, PO. Rosalia Indah Berpeluang Kena Sanksi

Buntut Kecelakaan di Tol Semarang-Batang, PO. Rosalia Indah Berpeluang Kena Sanksi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Indonesia Berhasil Antar 4 Wakil di Perempatfinal Badminton Asia Championships 2024

Indonesia Berhasil Antar 4 Wakil di Perempatfinal Badminton Asia Championships 2024

Info Nasional   Olahraga
Kualitas Alat Belum Maksimal, Hilal di Batang Sulit Terpantau

Kualitas Alat Belum Maksimal, Hilal di Batang Sulit Terpantau

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Waspada Gangguan Keamanan, Patroli dan Penjagaan di Stasiun KA Cepu Diintensifkan

Waspada Gangguan Keamanan, Patroli dan Penjagaan di Stasiun KA Cepu Diintensifkan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Apresiasi Petugas Kebersihan, Bupati Berikan Bingkisan Hingga Perjuangkan Jadi PPPK

Apresiasi Petugas Kebersihan, Bupati Berikan Bingkisan Hingga Perjuangkan Jadi PPPK

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Polisi Pastikan Keamanan Rumah Sebelum Ditinggal Mudik Pemiliknya

Polisi Pastikan Keamanan Rumah Sebelum Ditinggal Mudik Pemiliknya

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Cerianya Anak Yatim Piatu saat Diajak Polisi Jepara Belanja Baju Lebaran

Cerianya Anak Yatim Piatu saat Diajak Polisi Jepara Belanja Baju Lebaran

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
RSUD Batang Tetap Layani Pasien Selama Libur Lebaran

RSUD Batang Tetap Layani Pasien Selama Libur Lebaran

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Polres Batang Imbau Warga Tak Main Petasan saat Malam Takbiran

Polres Batang Imbau Warga Tak Main Petasan saat Malam Takbiran

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Dukung Kelancaran Pemudik, Kwarcab Batang Siagakan Personel

Dukung Kelancaran Pemudik, Kwarcab Batang Siagakan Personel

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Resmi! Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024

Resmi! Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024

Info Jateng   Info Nasional
Hilal Tidak Terlihat di Pantai Kartini, Cuaca dan Alat Jadi Kendala

Hilal Tidak Terlihat di Pantai Kartini, Cuaca dan Alat Jadi Kendala

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Mudik Lebaran 2024, Polres Jepara Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Terminal

Mudik Lebaran 2024, Polres Jepara Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Terminal

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Close Ads X