Beretika dan Melek Hak Cipta dalam Bermedia Sosial

infojateng.id - 27 September 2021
Beretika dan Melek Hak Cipta dalam Bermedia Sosial
foto/izin.co.id - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

BREBES – Interaksi manusia di media sosial tidaklah lepas dari etika. Seiring dengan teknologi yang berkembang pesat, bentuk-bentuk baru semakin banyak dan aktivitas manusia semakin semarak. Maka, etika diperlukan untuk mencegah ketidakpantasan.

“Di dalam dunia digital, ada netiket, yaitu sopan santun pergaulan di dunia digital,” ungkap Danang Margono, fasilitator nasional Sekolah Ramah Anak, salah satu narasumber pada webinar Gerakan Literasi Digital Nasional yang bertajuk “Konten Digital: Hak Cipta dan Etika” pada Selasa (03/08/2021) untuk masyarakat Kabupaten Brebes.

Danang Margono menjelaskan lebih jauh lagi. Menurutnya, etika di dalam media sosial diperlukan karena beberapa alasan, seperti beragamnya latar belakang dan identitas pengguna internet, berbagai macam fitur internet yang memungkinkan seseorang bertindak tidak etis, dan terlebih fakta bahwa pengguna yang hidup di dunia yang anonim.

“Dan adanya sanksi yang ditetapkan oleh Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Maka dari itu, etika itu perlu dalam bermedia sosial,” tegasnya.

Danang Margono juga menjelaskan apa saja etika dalam bermedia sosial. Dalam presentasinya, Danang Margono menyebutkan enam hal, yaitu membatasi infomasi pribadi, melakukan verifikasi kebenaran informasi, menggunakan bahasa yang baik, menghargai orang lain, menghindari SARA dan pornografi, preferensi bukan plagiarisme, dan mengutamakan asas kebermanfaatan.

“Keenamnya sangat diperlukan supaya dalam bermedia sosial kita tidak kebablasan,” jelasnya.

Selain itu, Danang Margono juga menjelaskan tentang hak cipta di dunia digital. Dalam presentasinya yang merujuk pada Undang-undang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta, hak cipta adalah hak eksklusif yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata, tanpa mengurangi pembatasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Danang Margono juga menjelaskan tentang dua hak yang ada di dalam hak cipta. Dua hak tersebut adalah hak moral dan hak ekonomi.

“Hak moral itu berupa hak untuk tidak diubah ciptaannya dan untuk tidak dihilangkan namanya. Sedangkan hak ekonomi adalah hak untuk mendapatkan royalti,” sambungnya.

Ada banyak macam pelanggaran yang dijelaskan Danang Margono. Pelanggaran tersebut adalah mengubah hasil karya orang lain, membuat website dengan karya bajakan, plagiarisme, menggandakan software, dab digitalisasi buku tanpa izin.

Dalam presentasinya pula, Danang Margono memperlihatkan data pelanggaran hak cipta di Indonesia dan kerugiannya. Tercatat oleh Perkumpulan Reproduksi Cipta Indonesia pada 2019, ditemukan banyak pembagian buku digital secara gratis dan penjualan buku bajakan melalui marketplace dan fotokopi. Kerugiannya mencapai 1 miliar rupiah per tahunnya.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, yang melakukan survei di empat kota (Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Deli Serdang) mencatat kerugian senilai 1,4 triliun rupiah akibat pembajakan DVD dan pengunduhan ilegal.

“Pelanggaran hak cipta ini memang banyak sekali. Maka dari itu, etika sangat diperlukan,” pungkasnya.

Narasumber lain, Annisa Choiriya, yang merupakan seorang Social Media Communication PT Cipta Manusia Indonesia, menjelaskan lebih lanjut mengenai hak cipta dan keamanan digital. Annisa menjelaskan bentuk-bentuk pelanggaran hak cipta, seperti memberi persetujuan untuk melanggar hak cipta, memiliki hubungan dagang dengan barang bajakan, dan memperbolehkan suatu tempat pementasan umum digunakan sebagai penayangan karya yang melanggar hak cipta

“Menyanyikan lagu orang lain tanpa izin juga merupakan pelanggaran hak cipta,” jelasnya.

Lebih lanjut, Annisa Choiriya menjelaskan dua jenis data pribadi dan potensi kejahatan yang mengintainya. Dua jenis data itu adalah data umum dan spesifik. Sedangkan potensi kejahatannya meliputi jual beli data, ambil alih akun, profiling untuk target iklan dan politik, pendaftaran akun pinjaman online, dan intimidasi.

“Ada metode phising, metode digunakan untuk memperoleh informasi dengan cara mengelabui,” jelasnya.

Dalam presentasinya pula, Annisa Choiriya menjelaskan ada empat cara phising, yaitu melalui email, situs, keyLoggers, dan rekening online. Penggunalah yang dapat mencegah diri untuk tidak terjebak phising.

“Selalu check dan jangan mudah tergiur. Pastikan sumber kredibel. Jika menemukan phising, bisa dilaporkan ke lapor.go.id,” jelasnya.

Dihadiri oleh Fernand Tampubolon (Presenter) sebagai moderator, webinar ini juga dihadiri Firman Putra Suaka (TV Host dan Musician) sebagai key note opinion leader, dan narasumber Zain Handoko (Pengajar Pesantren Aswaja Nusantara), dan Murniandhany Ayusari (Content Writer dan Jaring Pasar Nusantara). Webinar ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk masyarakat kota Brebes dan ajakan kepada masyarakat untuk melek literasi digital. (*)




1 Komentar pada “Beretika dan Melek Hak Cipta dalam Bermedia Sosial”

  1. Lisa Andriani berkata:

    Top markotop beritanya untuk perkembangan dunia literasi bagi masyarakat Kabupaten Brebes. Apalagi salah satu narasumbernya@Danang Margono adalah memang salah satu pegiat literasi yang mumpuni.
    Good job mybrother@Danang Margono,M.Pd.

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Menuju Jateng Bersinar, Pemkab Cilacap Tingkatkan Upaya P4GN

Menuju Jateng Bersinar, Pemkab Cilacap Tingkatkan Upaya P4GN

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
1320 Calon Jemaah Haji Cilacap Ikuti Bimbingan Manasik

1320 Calon Jemaah Haji Cilacap Ikuti Bimbingan Manasik

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Rakor POK Triwulan I, Progres Pelaksanaan Kegiatan Hampir Capai Target

Rakor POK Triwulan I, Progres Pelaksanaan Kegiatan Hampir Capai Target

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Pemerintahan
PPIH Embarkasi Solo Dilantik, Sekda Jateng Tekankan Keikhlasan Layani Jemaah Haji

PPIH Embarkasi Solo Dilantik, Sekda Jateng Tekankan Keikhlasan Layani Jemaah Haji

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Rembang Upayakan Penambahan Kuota LPG 3 Kg

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Rembang Upayakan Penambahan Kuota LPG 3 Kg

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
PPID Jepara Gelar Uji Konsekuensi Informasi Publik Dikecualikan

PPID Jepara Gelar Uji Konsekuensi Informasi Publik Dikecualikan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Guru Penggerak Diharapkan Cetak Murid Berkompetensi Global dan Berkarakter Pancasila

Guru Penggerak Diharapkan Cetak Murid Berkompetensi Global dan Berkarakter Pancasila

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pendidikan
BNNK Dorong Peran Orang Tua dan Guru BK untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba

BNNK Dorong Peran Orang Tua dan Guru BK untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Halalbihalal Persada, Pj. Bupati: Petinggi dan Carik Harus Harmonis Mengemban Tugas di Desa

Halalbihalal Persada, Pj. Bupati: Petinggi dan Carik Harus Harmonis Mengemban Tugas di Desa

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
KPU Temanggung Buka Pendaftaran PPK Pilkada 2024, Catat Tanggalnya

KPU Temanggung Buka Pendaftaran PPK Pilkada 2024, Catat Tanggalnya

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Bahagianya Saat Polisi RW di Jepara Dapat Hadiah Sepeda Motor dari Kapolres

Bahagianya Saat Polisi RW di Jepara Dapat Hadiah Sepeda Motor dari Kapolres

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Anti Ribet, RS Graha Husada Jepara Luncurkan Aplikasi Terintegrasi

Anti Ribet, RS Graha Husada Jepara Luncurkan Aplikasi Terintegrasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Pemkab Serahkan Uang Jasa untuk Ribuan Tenaga Pendidik Keagamaan Nonformal

Pemkab Serahkan Uang Jasa untuk Ribuan Tenaga Pendidik Keagamaan Nonformal

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Rembang Minta Penerima Bantuan Hibah Tak Langgar Aturan

Bupati Rembang Minta Penerima Bantuan Hibah Tak Langgar Aturan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Atlet Batang Masih Kuasai Perolehan Medali dalam Ajang Popda 2024

Atlet Batang Masih Kuasai Perolehan Medali dalam Ajang Popda 2024

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Olahraga
Sambut Waisak, Bhikkhu Thudong Bakal Jalan Kaki dari India ke Borobudur

Sambut Waisak, Bhikkhu Thudong Bakal Jalan Kaki dari India ke Borobudur

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Selama Even Popda, Jumlah Hunian Kamar Hotel di Batang Meningkat

Selama Even Popda, Jumlah Hunian Kamar Hotel di Batang Meningkat

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Target Penduduk Jepara Terlindungi Program JKN Sisa 11,19 Persen

Target Penduduk Jepara Terlindungi Program JKN Sisa 11,19 Persen

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan   Pemerintahan
Peringati Hari Jadi Ke-58, Kabupaten Batang Gelar Kirab Budaya Spektakuler

Peringati Hari Jadi Ke-58, Kabupaten Batang Gelar Kirab Budaya Spektakuler

Eks Karesidenan Pekalongan   Hiburan   Info Jateng
Sertijab Direktur RSI Sultan Hadlirin, Edy Supriyanta: Selalu Komitmen Layani Masyarakat

Sertijab Direktur RSI Sultan Hadlirin, Edy Supriyanta: Selalu Komitmen Layani Masyarakat

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Close Ads X