Langkah Taktis Membungkam Ujaran Kebencian Ruang Digital

infojateng.id - 5 Oktober 2021
Langkah Taktis Membungkam Ujaran Kebencian Ruang Digital
Foto istimewa - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

SEMARANG – Ujaran kebencian menjadi satu bukti bahwa perkembangan teknologi ibarat pedang bermata dua. Ujaran kebencian (hatespeech), tidak hanya dilakukan melalui website (hatesite).

“Namun ujaran kebencian juga dilakukan dengan cara memposting di media sosial berupa foto, gambar, suara, video, dan kata-kata yang dapat menimbulkan penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan agama, ceramah keagamaan,” kata dosen DKV Universitas Sahid Surakarta, Ahmad Khoirul Anwar, saat menjadi pembicara webinar literasi digital bertema “Melawan Ujaran Kebencian di Dunia Maya” yang digelar Kementerian Kominfo untuk masyarakat Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (24/9/2021).

Dalam webinar yang diikuti ratusan peserta itu, Anwar menuturkan tak jarang pula ujaran kebencian juga dilakukan melalui tulisan berupa spanduk maupun banner, bisa juga dilakukan saat seseorang atau lebih berorasi di depan publik.

Anwar menjelaskan konflik yang ditimbulkan akibat ujaran kebencian bisa berupa skala yang paling ringan yaitu saling sindir atau adu mulut hingga skala paling berat berupa adu fisik dan kerusuhan dalam tingkat yang lebih besar.

“Jika masalah ujaran kebencian di media sosial tidak dapat dikendalikan maka suatu saat akan menjadi racun bagi perkembangan peradaban masyarakat. Dalam hal ini, masyarakat akan mengalami kemunduran moral yang membahayakan masa depan generasi muda,” kata dia.

Anwar pun mendorong media massa dan media sosial seharusnya dikembalikan pada tujuan awal, yaitu untuk memberikan informasi, pendidikan, dan hiburan bagi masyarakat, serta menjadi alat kontrol sosial bagi penyelenggaraan negara. Untuk itu, aturan soal ujaran kebencian selayaknya diapresiasi, agar masyarakat Indonesia dapat hidup dengan rukun, aman dan damai sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi.

“Masalah ujaran kebencian perlu disikapi secara cerdas agar tidak mudah terhasut dengan ujaran-ujaran kebencian di media massa dan media sosial,” kata Anwar.

Perlu ditanamkan pemahaman yang positif, agar tidak menjadi sebuah budaya yang negatif yang bisa mengarah pada terciptanya konflik SARA, konflik yang jika dibiarkan akan dapat memicu disintegrasi bangsa, yang dapat merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Perlu kesadaran bersama agar tercipta budaya positif, yang berdampak pada tercipta keamanan dan ketertiban sehingga masyarakat Indonesia bisa hidup secara harmonis, aman, dan damai dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika,” tegasnya.

Narasumber lain webinar itu, pendidik di Global Islamic School 3 Yogyakarta Ziaulhaq Usri menuturkan untuk melawan ujaran kebencian hingga hoaks ruang digital, salah satunya menjadi warga digital yang Pancasilais.

“Warga Pancasiliais dalam arti berpikir kritis, meminimalisir Echo Chamber dan Filter Bubble, juga mau bergotongroyong, berkolaborasi serta mengkampanyekan literasi digital,” tegasnya.

Webinar ini juga menghadirkan narasumber pekerja dan pengembang media seni dan pelaku bisnis online pemred Swarakampus.com Krisno Wibowo, digital marketer Rhesa Radyan Pranastiko, serta dimoderatori Zacky Ahmad juga Ronald Silitonga selaku key opinion leader. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Jelang Proliga 2024, Gresik Petrokimia Mengandalkan Pedro Lilipaly Sebagai Juru Taktik

Jelang Proliga 2024, Gresik Petrokimia Mengandalkan Pedro Lilipaly Sebagai Juru Taktik

Info Jateng   Olahraga
Halalbihalal, Bupati Apresiasi Polres Blora dalam Pengamanan Idulftri 1445 dan Arus Mudik

Halalbihalal, Bupati Apresiasi Polres Blora dalam Pengamanan Idulftri 1445 dan Arus Mudik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Nelayan Batang Gelar Lomba Dayung, Ajang Bangun Kebersamaan dan Perkuat Rasa Persaudaraan

Nelayan Batang Gelar Lomba Dayung, Ajang Bangun Kebersamaan dan Perkuat Rasa Persaudaraan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
IGD RSUD Batang Siagakan Petugas Medis 24 Jam Selama Lebaran

IGD RSUD Batang Siagakan Petugas Medis 24 Jam Selama Lebaran

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Gencarkan Patroli ke Objek Wisata, Polres Jepara Gelar Pengamanan Libur Lebaran 2024

Gencarkan Patroli ke Objek Wisata, Polres Jepara Gelar Pengamanan Libur Lebaran 2024

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Nana Sudjana Gelar “Open House” Idulfitri, Romo Robertus : Ini Kesempatan Istimewa

Nana Sudjana Gelar “Open House” Idulfitri, Romo Robertus : Ini Kesempatan Istimewa

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Mudahkan Silaturahmi, Sekda Jateng Gelar Open House

Mudahkan Silaturahmi, Sekda Jateng Gelar Open House

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Buntut Kecelakaan di Tol Semarang-Batang, PO. Rosalia Indah Berpeluang Kena Sanksi

Buntut Kecelakaan di Tol Semarang-Batang, PO. Rosalia Indah Berpeluang Kena Sanksi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Indonesia Berhasil Antar 4 Wakil di Perempatfinal Badminton Asia Championships 2024

Indonesia Berhasil Antar 4 Wakil di Perempatfinal Badminton Asia Championships 2024

Info Nasional   Olahraga
Kualitas Alat Belum Maksimal, Hilal di Batang Sulit Terpantau

Kualitas Alat Belum Maksimal, Hilal di Batang Sulit Terpantau

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Waspada Gangguan Keamanan, Patroli dan Penjagaan di Stasiun KA Cepu Diintensifkan

Waspada Gangguan Keamanan, Patroli dan Penjagaan di Stasiun KA Cepu Diintensifkan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Apresiasi Petugas Kebersihan, Bupati Berikan Bingkisan Hingga Perjuangkan Jadi PPPK

Apresiasi Petugas Kebersihan, Bupati Berikan Bingkisan Hingga Perjuangkan Jadi PPPK

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Polisi Pastikan Keamanan Rumah Sebelum Ditinggal Mudik Pemiliknya

Polisi Pastikan Keamanan Rumah Sebelum Ditinggal Mudik Pemiliknya

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Cerianya Anak Yatim Piatu saat Diajak Polisi Jepara Belanja Baju Lebaran

Cerianya Anak Yatim Piatu saat Diajak Polisi Jepara Belanja Baju Lebaran

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
RSUD Batang Tetap Layani Pasien Selama Libur Lebaran

RSUD Batang Tetap Layani Pasien Selama Libur Lebaran

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Polres Batang Imbau Warga Tak Main Petasan saat Malam Takbiran

Polres Batang Imbau Warga Tak Main Petasan saat Malam Takbiran

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Dukung Kelancaran Pemudik, Kwarcab Batang Siagakan Personel

Dukung Kelancaran Pemudik, Kwarcab Batang Siagakan Personel

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Resmi! Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024

Resmi! Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1445 H Jatuh pada Rabu 10 April 2024

Info Jateng   Info Nasional
Hilal Tidak Terlihat di Pantai Kartini, Cuaca dan Alat Jadi Kendala

Hilal Tidak Terlihat di Pantai Kartini, Cuaca dan Alat Jadi Kendala

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Mudik Lebaran 2024, Polres Jepara Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Terminal

Mudik Lebaran 2024, Polres Jepara Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Terminal

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Close Ads X