Menghadapi Bonus Demografi dengan Persiapan SDM Cakap Digital

infojateng.id - 9 Oktober 2021
Menghadapi Bonus Demografi dengan Persiapan SDM Cakap Digital
Foto alinea.id - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

MAGELANG – Sepertiga populasi Indonesia terdiri dari anak-anak yang jumlahnya sekitar 80 juta anak-anak. Indonesia pun merupakan populasi anak terbesar keempat di dunia, dan beberapa tahun ke depan akan memetik bonus demografi dari kelompok usia produktif ini tentunya.

“Jika peluang bonus demografi ini tidak dioptimalkan maka ke depan kita hanya akan menjadi penonton saja atas perkembangan peradaban dunia,” kata Misbahul Munir, pendamping UMKM Mikro, saat menjadi pembicara webinar literasi digital bertema “Transformasi Digital untuk Pendidikan yang Lebih Bermutu” yang digelar Kementerian Kominfo untuk masyarakat Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (8/10/2021).

Dalam webinar yang diikuti 200-an peserta itu, Munir membeberkan melalui pendidikan dan pengasuhan yang inovatif dan adaptif terhadap perubahan teknologi lah, kita bisa optimis, berakselerasi untuk menjadi bangsa yang maju dan membangun investasi SDM yang inovatif.

“Inovatif dalam arti memiliki keterampilan hidup, kecerdasan emosional, kecerdasan sosial dan kepemimpinan digital dengan peran guru yang inovatif serta keluarga yang harmonis dan masyarakat yang kondusif,” kata dia.

Munir mengatakan tantangan dunia digital secara positif bisa menjadikannya ruang di mana semua orang bisa bertukar informasi dan berkomunikasi dengan cepat dan dekat walaupun secara geografis berjauhan. Sehingga terjadi pertemuan yang bermanfaat antar berbagai pandangan dunia pemikiran, aksi sosial, produk pasar, dan aspek-aspek kehidupan lainnya.

“Dampak positif ini disebabkan adanya kemajuan infrastruktur telekomunikasi internet dan transportasi,” kata dia.

Adapun secara negatif, tantangan dunia digital misalnya lunturnya pandangan nilai spiritualitas dan religiusitas terkait eksistensi sebagai manusia yang memiliki akal budi dan daya cipta. Begitupun sikap solidaritas komunal, sikap kreatif, bisa menjadi sikap konsumtif.

“Tantangan negatif itu ketika dunia virtual juga makin sering menjadi alat untuk menyebarkan informasi palsu atau menyesatkan untuk tujuan kepentingan sepihak dan merugikan pihak lain, baik secara personal sosial budaya, ekonomi dan politik,” kata Munir.

Munir menegaskan, rekayasa sosial, cybercrime, kampanye hitam, diskriminasi juga adu domba penghancuran karakter, bullying serta tracking, eksploitasi seksual dan sebagainya menjadi bagian tantangn negatif era digital.

“Maka perlu literasi digital untuk memberi kemampuan menggunakan teknologi informasi dan mengkomunikasikan konten atau informasi dengan kecakapan kognitif maupun teknikal,” kata dia.

Munir merujuk undang-undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Salah satunya mengatur negara, pemerintah, keluarga dan orangtua wajib memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada anak untuk memperoleh pendidikan.

“Pengembangan sikap dan kemampuan kepribadian anak, bakat kemampuan mental dan fisik sampai mencapai potensi mereka yang optimal, ikut menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.

Munir menambahkan, kehidupan di masa pandemi menigkatkan aktitivitas anak dalam ruang digital (daring). Ini pun bisa memicu stres, kekhawatiran ekonomi dan kemiskinan, serta ketidakmampuan untuk menghindari kekerasan dalam rumah tangga.

Narasumber lain webinar itu, pengawas SM Kabupaten Magelang Bekti Dyah Hastuti mengatakan, penerapan etika dalam ruang digital media sosial sangat penting. Apalagi mengingat karakteristik media sosial yang terbuka, memiliki halaman profil pengguna, user generated content. Sehingga anak bisa lupa waktu lantaran banyaknya unggahan atau interaksi dengan pengguna lain.

”Pentingnya etika digital, utamanya agar individu mampu menyadari mencontohkan, menyesuaikan diri, tata kelola digital dalam kehidupan sehari-harinya,” ungkap Dyah Hastuti.

Webinar ini juga menghadirkan narasumber Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Serang Raya Tb. Ai Munandar, pengawas SMA Puji Handayani, serta dimoderatori Oony Wahyudi juga Shafa Lubis selaku key opinion leader. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Tiang Penahan Sempat Ambrol, Damkar Berhasil Evakuasi Kambing Jatuh ke Sumur

Tiang Penahan Sempat Ambrol, Damkar Berhasil Evakuasi Kambing Jatuh ke Sumur

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
TMMD Sengkuyung Tahap 1 di Desa Buniwah Resmi Dimulai

TMMD Sengkuyung Tahap 1 di Desa Buniwah Resmi Dimulai

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Stunting Tak Bisa Diselesaikan Hanya dengan PMT

Stunting Tak Bisa Diselesaikan Hanya dengan PMT

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng   Kesehatan
Peringatan Isra Mi’raj Jadi Sarana Peningkatan Iman dan Ketaqwaan

Peringatan Isra Mi’raj Jadi Sarana Peningkatan Iman dan Ketaqwaan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Pemilu 2024, Partisipasi Pemilih di Jepara Capai 85,4 Persen

Pemilu 2024, Partisipasi Pemilih di Jepara Capai 85,4 Persen

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan   Pemilu
Harga Mahal, Ratusan Warga Bulakamba Berebut Beras Murah Bulog

Harga Mahal, Ratusan Warga Bulakamba Berebut Beras Murah Bulog

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Puskesmas Pancur Rembang Raih Penghargaan Ganda dari BPJS Kesehatan

Puskesmas Pancur Rembang Raih Penghargaan Ganda dari BPJS Kesehatan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Pemkab Blora Komitmen Libatkan Kelompok Rentan Dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Blora Komitmen Libatkan Kelompok Rentan Dalam Pembangunan Daerah

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Bawaslu Ungkap Laporan Temuan Proses Pemungutan Suara di Batang

Bawaslu Ungkap Laporan Temuan Proses Pemungutan Suara di Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pemilu
Wabup Rembang: Masyarakat Berhak Dapatkan Yankes Terbaik

Wabup Rembang: Masyarakat Berhak Dapatkan Yankes Terbaik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Peningkatan Literasi dan Numerasi, SMPN 2 Bandar Kolaborasi dengan Mahasiswa Mengajar

Peningkatan Literasi dan Numerasi, SMPN 2 Bandar Kolaborasi dengan Mahasiswa Mengajar

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pendidikan
Aplikasi Sirekap Kembali Aktif, PPK Optimalkan Lima Panel

Aplikasi Sirekap Kembali Aktif, PPK Optimalkan Lima Panel

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pemilu
Mengenal Suku Samin, Masyarakat Adat dari Pedalaman Blora

Mengenal Suku Samin, Masyarakat Adat dari Pedalaman Blora

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Seni & Budaya
Bupati Blora Minta Samin Trans Tingkatkan Pelayanan

Bupati Blora Minta Samin Trans Tingkatkan Pelayanan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Sidang Pembacaan Eksepsi Terdakwa Aktivis Lingkungan Karimunjawa Diwarnai Unjuk Rasa

Sidang Pembacaan Eksepsi Terdakwa Aktivis Lingkungan Karimunjawa Diwarnai Unjuk Rasa

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Dirayakan Sederhana, Begini Tradisi Ulang Tahun Anggota Polres Jepara

Dirayakan Sederhana, Begini Tradisi Ulang Tahun Anggota Polres Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Rekapitulasi di Kecamatan Tulis Capai Enam Desa, Banyak Sanggahan dari Saksi

Rekapitulasi di Kecamatan Tulis Capai Enam Desa, Banyak Sanggahan dari Saksi

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pemilu
TMMD, Upaya Kodim Dukung Pemerataan Pembangunan di Batang

TMMD, Upaya Kodim Dukung Pemerataan Pembangunan di Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Tekan Harga Beras, Pemkot dan Bulog Gelar Operasi Pasar

Tekan Harga Beras, Pemkot dan Bulog Gelar Operasi Pasar

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Pemkab Rembang Perkuat Kemitraan Pelaku UMKM dan Usaha Skala Besar

Pemkab Rembang Perkuat Kemitraan Pelaku UMKM dan Usaha Skala Besar

Ekonomi   Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Close Ads X