Dua Wajah Transformasi Digital: Dystopian dan Utopian

infojateng.id - 10 Oktober 2021
Dua Wajah Transformasi Digital: Dystopian dan Utopian
Transformasi digital, foto/shutterstock - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

Pemalang – Perkembangan internet telah lama diprediksi akan memicu terjadinya Digital Dystopia atau juga disebut Dystopian. Dystopia menunjuk pada kondisi kehidupan masyarakat yang tidak diinginkan atau bahkan sangat menakutkan. Dystopia merupakan lawan kata dari Utopia/Utopian, yang berarti bayangan kehidupan yang sangat diinginkan dari perkembangan teknologi digital.

“Wajah seram Dystopian pada teknologi digital contohnya aksi hoaks atau penyebaran berita bohong, fitnah, hate speech, politik identitas, dusta yang dipercaya, polarisasi politik ideologis, dan sejenisnya,” ujar dosen senior Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM Yogyakarta Muhammad Najib Azca dalam webinar literasi digital besutan Kementerian Kominfo dan Debindo bagi warga Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, 24 Juni 2021.

Dalam webinar yang mengangkat topik “Komunikasi Massa di Era Transformasi Digital” itu, Najib mengatakan lawan dari Dystopian adalah Utopian. “Wajah cerah Utopian dari perkembangan teknologi digital seperti terciptanya jejaring global, kreativitas, kolaborasi, inovasi dan hal-hal yang positif dari dunia digital itu,” kata Direktur Youth Studies Center Fisipol UGM (YOUSURE) itu.

Dalam webinar yang juga menghadirkan narasumber M. Nurkhoiron (mantan komisioner Komnas HAM), Rizqika Alya Anwar dari Kaizen Room, dan Zain Handoko, pengajar pesantren Aswaja Nusantara, itu Najib Azca mengatakan untuk dapat memanfaatkan perkembangan teknologi itu dengan semangat positif, bukan sebagai kelompok dystopian, yang menjadi kunci ada dua hal.

“Inovasi dan kolaborasi adalah kuncinya. Sebab disrupsi digital saat ini telah menghasilkan transformasi besar yang hanya bisa dijawab dengan inovasi dan kolaborasi itu,” kata Najib.

Kombinasi disrupsi digital plus kondisi pandemi Covid-19 saat ini telah mengakselerasi transformasi revolusioner di jagad raya. “Kita juga perlu memiliki semangat kewarganegaraan digital yang demokratis dan beradab. Dengan contohnya memperkuat literasi digital kritis, yakni partisipasi sebagai masyarakat yang kritis, produktif dan bertanggung jawab,” ujar Najib.

Semangat itu tertuang dalam bagaimana cara kita mengevaluasi terhadap akurasi, perspektif, dan validitas sumber informasi digital. “Juga, bagaimana menempatkan dan mengembangkan ruang digital untuk berperan bersama dan saling menghormati pengguna atau warga digital lain,” imbuh Najib.

Menurut Najib, tiap pengguna dapat memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk terlibat dan menjadi kekuatan positif di masyarakat,” katanya.

Sementara Zain Handoko, pengajar pesantren Aswaja Nusantara mengatakan, aktivitas komunikasi yang berlangsung di masyarakat pada era digital menghadapi banyak tantangan. Setidaknya ada empat hal yang perlu dipahami. Pertama, luasnya wilayah Indonesia yang menyebabkan terjadi kesenjangan digital.

Kemudian, penggunaan teknologi yang menuntut skill tersendiri, sehingga seringkali bertabrakan dengan kebiasaan konvensional. Lalu, masih besarnya angka buta huruf dan rendahnya minat baca masyarakat serta kesenjangan sosial juga turut mempengaruhi perataan kemampuan mengakses teknologi digital.

Sementara, ibarat pisau bermata dua, perkembangan teknologi informasi juga telah memicu dampak negatif dan positif. Dampak negatifnya, kata Zain, gelimang informasi ini telah mengurangi keeratan hubungan antar-individu. Lalu, kenakalan dan tindak penyimpangan pada remaja, melemahkan rasa gotong royong, dan membuat manusia malas.

”Sedangkan dampak atau aspek positif dari perkembangan teknologi adalah banyak media massa tumbuh, memudahkan komunikasi antar individu dan melahirkan berbagai macam variasi komunikasi,” ujar Zain Handoko (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

PP IKSAB TBS Adakan Halal Bi Halal

PP IKSAB TBS Adakan Halal Bi Halal

Komunitas
Lonjakan Pengunjung, Patroli Objek Wisata Diintensifkan

Lonjakan Pengunjung, Patroli Objek Wisata Diintensifkan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Wisata
Ramai Pengunjung, Polisi Lakukan Pemantauan Objek Wisata Jepara

Ramai Pengunjung, Polisi Lakukan Pemantauan Objek Wisata Jepara

Eks Karesidenan Pati   Wisata
Jelang Proliga 2024, Gresik Petrokimia Mengandalkan Pedro Lilipaly Sebagai Juru Taktik

Jelang Proliga 2024, Gresik Petrokimia Mengandalkan Pedro Lilipaly Sebagai Juru Taktik

Info Jateng   Olahraga
Halalbihalal, Bupati Apresiasi Polres Blora dalam Pengamanan Idulftri 1445 dan Arus Mudik

Halalbihalal, Bupati Apresiasi Polres Blora dalam Pengamanan Idulftri 1445 dan Arus Mudik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Nelayan Batang Gelar Lomba Dayung, Ajang Bangun Kebersamaan dan Perkuat Rasa Persaudaraan

Nelayan Batang Gelar Lomba Dayung, Ajang Bangun Kebersamaan dan Perkuat Rasa Persaudaraan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
IGD RSUD Batang Siagakan Petugas Medis 24 Jam Selama Lebaran

IGD RSUD Batang Siagakan Petugas Medis 24 Jam Selama Lebaran

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Gencarkan Patroli ke Objek Wisata, Polres Jepara Gelar Pengamanan Libur Lebaran 2024

Gencarkan Patroli ke Objek Wisata, Polres Jepara Gelar Pengamanan Libur Lebaran 2024

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Nana Sudjana Gelar “Open House” Idulfitri, Romo Robertus : Ini Kesempatan Istimewa

Nana Sudjana Gelar “Open House” Idulfitri, Romo Robertus : Ini Kesempatan Istimewa

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Mudahkan Silaturahmi, Sekda Jateng Gelar Open House

Mudahkan Silaturahmi, Sekda Jateng Gelar Open House

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Buntut Kecelakaan di Tol Semarang-Batang, PO. Rosalia Indah Berpeluang Kena Sanksi

Buntut Kecelakaan di Tol Semarang-Batang, PO. Rosalia Indah Berpeluang Kena Sanksi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Indonesia Berhasil Antar 4 Wakil di Perempatfinal Badminton Asia Championships 2024

Indonesia Berhasil Antar 4 Wakil di Perempatfinal Badminton Asia Championships 2024

Info Nasional   Olahraga
Kualitas Alat Belum Maksimal, Hilal di Batang Sulit Terpantau

Kualitas Alat Belum Maksimal, Hilal di Batang Sulit Terpantau

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Waspada Gangguan Keamanan, Patroli dan Penjagaan di Stasiun KA Cepu Diintensifkan

Waspada Gangguan Keamanan, Patroli dan Penjagaan di Stasiun KA Cepu Diintensifkan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Apresiasi Petugas Kebersihan, Bupati Berikan Bingkisan Hingga Perjuangkan Jadi PPPK

Apresiasi Petugas Kebersihan, Bupati Berikan Bingkisan Hingga Perjuangkan Jadi PPPK

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Polisi Pastikan Keamanan Rumah Sebelum Ditinggal Mudik Pemiliknya

Polisi Pastikan Keamanan Rumah Sebelum Ditinggal Mudik Pemiliknya

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Cerianya Anak Yatim Piatu saat Diajak Polisi Jepara Belanja Baju Lebaran

Cerianya Anak Yatim Piatu saat Diajak Polisi Jepara Belanja Baju Lebaran

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
RSUD Batang Tetap Layani Pasien Selama Libur Lebaran

RSUD Batang Tetap Layani Pasien Selama Libur Lebaran

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Polres Batang Imbau Warga Tak Main Petasan saat Malam Takbiran

Polres Batang Imbau Warga Tak Main Petasan saat Malam Takbiran

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Dukung Kelancaran Pemudik, Kwarcab Batang Siagakan Personel

Dukung Kelancaran Pemudik, Kwarcab Batang Siagakan Personel

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Close Ads X