Bank Daerah Bisa Jadi Mitra dalam Penerapan E-Monitoring

infojateng.id - 26 Oktober 2019
Bank Daerah Bisa Jadi Mitra dalam Penerapan E-Monitoring
Kasatgas Pencegahan Korwil V KPK RI Kunto Ariawan dalam Sosialisasi E-Monitoring Pajak Daerah di Ruang Penjawi Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Kamis (24/10) (HUMAS SETDA PATI) - ()
Penulis
|
Editor

PATI – Penerapan E-Monitoring Pajak, akan bermanfaat bagi Pemerintah Daerah dan pengusaha sekaligus. Bagi Pemda, manfaat utamanya ialah mengetahui potensi PAD yang sesungguhnya.

Hal itu diungkapkan Kasatgas Pencegahan Korwil V KPK RI Kunto Ariawan dalam Sosialisasi E-Monitoring Pajak Daerah di Ruang Penjawi Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Kamis (24/10).

“PAD itu, kan, sumurnya tidak ketahuan seberapa dalamnya. Misalnya dari BPKAD ditarget Rp 100 miliar, ternyata bisa tercapai Rp 110 miliar. Kemudian tahun depannya ditetapkan Rp 120 miliar, ternyata bisa tercapai Rp 125 miliar. Jadi belum ketahuan, potensi pajak daerah yang ada itu berapa. Dengan upaya ini, kita akan mengetahui, berapa sebetulnya potensi PAD yang bisa diperoleh,” tandasnya.

Kunto menyebut, di daerah lain yang telah menerapkan alat E-Monitoring ini, rata-rata mengalami peningkatan perolehan pajak sebesar 24 persen.

Adapun manfaat bagi pengusaha, pemasangan alat E-Monitoring akan membantu pencatatan penjualan. Data penjualan nantinya akan langsung terhubung ke bank daerah (dalam hal ini Bank Jateng selaku mitra pengadaan alat) dan BPKAD.

“Pengusaha akan menerima aplikasi kasir, untuk mencegah kecurangan dari petugas kasirnya. Laporan penjualan tiap hari bisa termonitor, jumlah uang yang tersedia bisa dipastikan, sehingga meminimalisasi kecurangan kasir”, jelasnya.

Manfaat selanjutnya ialah meminimalisasi kecurangan saat pemeriksaan pajak. Ketika ada pemeriksaan pajak, nominal pajak tidak mungkin dimark-up karena data yang dijadikan dasar pengenaan pajak sama antara Pemda dengan pengusaha.

Bagi pengusaha, pemasangan alat E-Monitoring juga dapat mempermudah proses administrasi pemisahan antara omzet murni perusahaan dengan omzet yang harus disisihkan untuk setoran pajak.

“Di beberapa bank daerah malah bisa langsung membuat surat setoran langsung pajak daerahnya. Otomatis langsung dibantu pemisahannya,” ungkapnya.

Masih menjelaskan manfaat bagi pengusaha, Kunto mengatakan, E-Monitoring Pajak juga dapat membantu penyusunan laporan usaha.
Misal, bagi pengusaha kuliner penyetan yang menyediakan menu lele, bebek, dan ayam. Pencatatan transaksi dari alat E-Monitoring akan menunjukkan secara detail mana menu yang laku dan mana yang tidak. Ini tentu bisa dijadikan basis analisis usaha.

Yang paling penting, lanjut Kunto, dengan terhubungnya data, bank daerah bisa langsung memantau mana usaha yang sudah berjalan bagus. Sehingga, tanpa pengusaha perlu mengajukan pinjaman, bank yang akan menawarkan pinjaman untuk mengembangkan usaha.

Menjelaskan mengapa Bank Jateng diajak bekerjasama dalam menerapkan E-Monitoring Pajak, Kunto mengatakan, pembelian alat membutuhkan biaya sangat mahal.

“Sewanya satu alat saja bisa Rp 2,1 juta per bulan. Belum lagi kalau ada maintenance atau penambahan alat,” jelasnya.

Bagi Kunto, jika pembelian alat ini diserahkan pada Pemda, selain terlalu membebani, juga akan memakan waktu lama. Menurutnya, daripada untuk membeli atau menyewa alat, anggaran Pemda lebih baik untuk melakukan pembangunan, di samping juga untuk investasi alat ini.

“Karena bank daerah merupakan mitra strategis kabupaten/kota. Kemudian bank daerah juga lebih fleksibel pembiayaannya. Terlebih salah satu core bisnisnya adalah menyediakan teknologi di bidang keuangan, maka kami dorong bank daerah di seluruh Indonesia untuk membantu Pemda memonitor pajak daerah,” jelasnya.

Dengan mengikuti program E-Monitoring Pajak, sebut Kunto, para pengusaha bisa menikmati manfaat alat ini secara gratis. Kontribusi pengusaha ke Kabupaten Pati pun akan semakin meningkat. (redaksi)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Eks Karesidenan Surakarta
Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Eks Karesidenan Surakarta
Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Eks Karesidenan Surakarta
Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Laporan Khusus
Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Laporan Khusus
LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

Info Jateng
Close Ads X