Meningkatkan Kompetensi Guru Era Digital

infojateng.id - 17 Oktober 2021
Meningkatkan Kompetensi Guru Era Digital
Ilustrasi Pendidikan karakter, foto kabarindo.com - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

Grobogan – Hampir dua tahun sistem pembelajaran daring dilakukan di Indonesia akibat kondisi pandemi Covid-19 yang tidak memungkinkan untuk sekolah tatap maka. Pembelajaran daring memunculkan tantangan bagi pendidik dan peserta didik untuk terus beradaptasi sembari menangkap peluang-peluang pembelajaran yang lebih berorientasi pada penggunaan dan pemanfaatan teknologi. Hal ini dibahas dalam webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kominfo RI untuk masyarakat Kabupaten Grobogan, Jumat (24/9/2021).

Praktisi pendidikan Yuni Wahyuning pada kesempatan ini menyampaikan pendidikan saat ini dilaksanakan dengan mengintegrasikan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk semua mata pelajaran. Baik dalam penyampaian materi, memberikan soal dan kuis, serta diskusi. Teknologi membantu pendidik dan peserta didik untuk mencari dan mendapatkan informasi dari beragam sumber.

Perkembangan teknologi telah menggeser cara untuk mendapatkan informasi, yang semula hanya berpaku pada buku dan penyampaian guru, kini kondisi tersebut telah tergantikan oleh e-book, jurnal online, diskusi virtual dan sebagainya. Dengan adanya pergeseran ini maka guru dan murid perlu meningkatkan kecakapan literasi digital dan memanfaatkannya untuk pembelajaran daring.

“Selain cakap dalam menggunakan TIK dalam pembelajaran daring, guru perlu menanamkan kompetensi olah hati atau etika. Kemudian olah rasa atau kemampuan mengontrol emosi dan perasaan, olah pikir untuk meningkatkan literasi berpikir dan meningkatkan wawasan. Serta kompetensi kinestik atau olahraga, aktivitas pembelajaran juga harus didukung dengan kondisi jasmani dan rohani yang sehat,” jelas Yuni Wahyuning kepada 300-an peserta webinar.

Penggunaan teknologi yang masif juga menjadi budaya baru dalam pembelajaran, oleh karenanya budaya-budaya yang sebelumnya ada tetap harus dijaga. Yaitu menjaga kebhinnekaan dalam ruang belajar digital. Guru mesti menanamkan dan menguatkan karakter Pancasila kepada murid dalam setiap pembelajaran.

“Menanamkan karakter gotong royong atau kolaborasi, peduli dan berbagi. Menumbuhkan kesadaran mandiri belajar, berpikir kritis dalam menghadapi informasi serta kreatif dalam pemecahan masalah,” imbuh Yuni.

Narasumber lain, dosen Universitas Serang Raya Ahmad Sururi menambahkan bahwa model pembelajaran daring memiliki sejumlah kendala. Hal itu meliputi sarana dan prasarana serta infrastruktur digital yang belum maksimal, kompetensi SDM dalam penggunaan teknologi untuk pembelajaran masih perlu adaptasi lebih. Kemungkinan plagiarisme yang perlu diperbaiki, keamanan dan keselamatan digital pembelajaran daring, serta budaya akademik yang belum merata.

Fokus pendidikan digital harus didukung dengan teknologi informasi dan komunikasi yang memudahkan guru dan murid untuk berkreasi dalam platform pembelajaran. Dengan demikian kemandirian anak dapat terasah sebab sumber informasi yang dapat diakses begitu melimpah sehingga mendukung pemecahan masalah dengan lebih cepat.

“Agar efektif kompetensi guru dalam menyampaikan materi menggunakan teknologi digital dan platform digital perlu ditingkatkan. Pendidikan digital perlu didukung dari lingkungan keluarga dan masyarakat untuk menumbuhkan budaya akademik,” jelas Ahmad Sururi.

Kolaborasi siswa, sekolah dan guru, dan orang tua penting untuk mendukung pembelajaran daring yang aman dan bertanggungjawab, sekolah menyediakan lingkungan yang ramah, nyaman, saling menghormati, menghargai, dan saling memotivasi.

Webinar yang dimoderatori oleh Dimas Satria (eks penyiar radio) ini juga diisi oleh narasumber lainnya Ahmad Wahyu Sudrajad (pendidik PP Alqadir Yogyakarta), Saeroni (Universitas NU Yogyakarta), serta Astira Vern (1st Runner Up Miss Eco International 2018) sebagai key opinion leader.

Masing-masing narasumber menyampaikan materi diskusi dari sudut pandang empat pilar literasi digital yang meliputi digital skill, digital safety, digital ethics, dan digital culture. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital masyarakat dalam menghadapi transformasi digital. (*)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Penghuni Rusunawa di Jepara Kini Miliki Rumah

Penghuni Rusunawa di Jepara Kini Miliki Rumah

Laporan Khusus
Dukung UMKM Naik Kelas, Ganjar Berikan 2.144 UKM Sertifikasi Halal

Dukung UMKM Naik Kelas, Ganjar Berikan 2.144 UKM Sertifikasi Halal

Info Jateng
Program Penurunan Stunting ‘Bapak Asuh’ di Blora Diapresiasi Ganjar

Program Penurunan Stunting ‘Bapak Asuh’ di Blora Diapresiasi Ganjar

Info Jateng
Ketua DPRD Jepara Ajak Milenial Lawan Hoaks Jelang Pemilu

Ketua DPRD Jepara Ajak Milenial Lawan Hoaks Jelang Pemilu

Info Jateng
Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Eks Karesidenan Surakarta
Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Eks Karesidenan Surakarta
Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Eks Karesidenan Surakarta
Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Close Ads X