Intensitas Tingginya Medsos Picu Langgengnya Konflik Politik

infojateng.id - 18 Oktober 2021
Intensitas Tingginya Medsos Picu Langgengnya Konflik Politik
Foto, kliklegal.com - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

KUDUS – Media sosial masih menjadi aktivitas berinternet paling digemari pengguna internet Indonesia. Tak kurang 170 juta jiwa orang Indonesia merupakan pengguna aktif media sosial dengan rata-rata dari mereka menghabiskan waktu 3 jam 14 menit di platform jejaring sosial itu.

Namun ada sejumlah problem serius dari tingginya aktivitas bermedia sosial itu yang terus mendapat sorotan berbagai kalangan.

“Intensitas media sosial berperan memicu dan melanggengkan konflik atau pembelahan politik di masyarakat,” ujar M. Nurkhoiron dari Yayasan Desantara yang menjadi salah satu narasumber dalam webinar literasi digital bertajuk “Konten Sosial Media Bagi Generasi Cerdas dan Kreatif” yang digelar Kementerian Kominfo dan Debindo untuk warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/7/2021).

Dalam webinar yang juga menghadirkan narasumber M. Ilham Fatah (Fasilitator Nasional), Wicaksono (Konsultan Komunikasi dan Sosial Media), Edy SR (brandpreneur), dan dipandu Dimas Satria juga Sony Ismail selaku key opinion leader itu, Nurkhoiron mengatakan media sosial juga membuka peluang sangat besar masuknya kaum intoleran berpartisipasi.

Selain itu, media sosial ditengarai ikut memicu naiknya kekerasan dalam rumah tangga serta meningkatnya pengaduan pencemaran nama baik.

Lebih lanjut, Nurkhoiron mengungkap paparan berita buruk dan informasi negatif media digital yang intens bisa menimbulkan bahaya tersendiri bagi penggunanya. Ini karena media digital memiliki sifat siklus tanpa jeda yang menggerakkan arus informasi tak berbatas.

“Dalam tataran ini, sumber di media digital itu lebih penting daripada si penafsir. Setiap orang dapat mengabarkan apa pun di situ,” kata Nurkhoiron.

Mulailah tahap ketidakpercayaan muncul dalam diseminasi informasi itu. “Ditambah gencarnya budaya ‘klik’ yang cenderung mengarahkan informasi kejutan dan sensasional,” imbuh Nurkhoiron.

Mantan komisioner Komnas HAM itu menggambarkan keadaan gempuran konten media digital itu pada layaknya transformasi manusia Passive Homo Mediaticus ke Hiperactive Homo Numericus.

Di mana konten negatif yang terus menerus diterima awalnya membuat sedih dan cemas, namun lama kelamaan paparan yang intens membuat orang terbiasa, dan dalam jangka panjang orang itu jadi pesimistis karena melihat dunia tidak baik-baik saja.

Nurkhoiron tak menampik, kondisi pesatnya kemajuan digital saat ini juga dibarengi lebih cepatnya evolusi media massa yang selama ini menjadi satu sumber literasi.

Industri media, khususnya media cetak, mengalami fase turbulensi sangat luar biasa dengan pesatnya perkembangan teknologi digital dalam beberapa dekade terakhir, lalu diikuti turbulensi media elektronik dan mengerucut seluruhnya ke bentuk media digital sebagai literasi utama saat ini.

Narasumber lain, brandpreneur Edy SR mengungkapkan eksisnya media digital saat ini dibarengi kesadaran masyarakat dalam memproduksi konten-konten untuk mengisinya.

“Konten menggambarkan ‘siapa kita’,” ujar Edy. Edy menjelaskan, konten akan menjadi jejak digital yang akan terus tercatat di mesin digital sehingga perlu bagi para pengguna menorehkan jejak positif saja di situ.

“Sajikan konten positif itu untuk ‘investasi nama baik’ kita, agar menjadi jejak keren di hasil pencarian, penilaian, dan ulasan di berbagai media sosial,” tuturnya.

Edy mengatakan, ibarat brand, sajikan konten secara kreatif melalui tiga kemampuan utama yakni verbal, visual dan experience. “Sebab pengalaman yang baik lahir dari kecakapan verbal dan visual yang baik pula,” kilah Edy.

Sebagaimana wilayah lain, di Kabupaten Kudus, Kementerian Kominfo juga akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan Webinar Literasi Digital: Indonesia Makin Cakap Digital selama periode Mei hingga Desember 2021.

Serial webinar ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, agar masyarakat makin cakap digital dalam memanfaatkan internet demi menunjang kemajuan bangsa.

Warga masyarakat diundang untuk bergabung sebagai peserta dan akan terus memperoleh materi pelatihan literasi digital dengan cara mendaftar melalui akun media sosial @siberkreasi. (*)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Ketua DPRD Jepara Ajak Milenial Lawan Hoaks Jelang Pemilu

Ketua DPRD Jepara Ajak Milenial Lawan Hoaks Jelang Pemilu

Info Jateng
Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Eks Karesidenan Surakarta
Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Eks Karesidenan Surakarta
Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Eks Karesidenan Surakarta
Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Laporan Khusus
Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Laporan Khusus
Close Ads X