Warga Digital Tak Jarang Masih Kebingungan Bedakan Konten Negatif dan Positif

infojateng.id - 18 Oktober 2021
Warga Digital Tak Jarang Masih Kebingungan Bedakan Konten Negatif dan Positif
 - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

Demak – Pelaksana Pengelola Pendidikan Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Demak Salma Munawwaroh mengungkapkan, hingga saat ini masih banyak pengguna digital yang tak bisa membedakan mana konten negatif dan positif. Kualitas konten itu kian tersamar akibat banjir informasi ruang digital yang tanpa batas setiap hari.

“Banyak sekali jenis konten negatif yang mungkin masih sulit dibedakan oleh para pengguna digital yang masih berusia muda, terutama kalangan pelajar,” kata Salma saat menjadi pembicara webinar literasi digital bertema ”Adaptasi Empat Pilar Literasi Digital untuk Siswa” yang digelar Kementerian Kominfo untuk masyarakat Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Senin (20/9/2021).

Dalam webinar yang diikuti 300-an peserta itu, Salma menuturkan, konten negatif dapat berwujud dalam bentuk pornografi, SARA, hoaks, penipuan, perdagangan ilegal, narkoba, perjudian, radikalisme aksi kekerasan, bullying, malware hingga phising.

Salma mengungkapkan, mewaspadai konten negatif artinya menanamkan bekal pada kalangan muda atas informasi, juga dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan, perjudian penghinaan, pencemaran nama baik, pemerasan juga pengancaman serta penyebaran berita bohong yang bisa menyesatkan hingga mengakibatkan kerugian pengguna digital lain.

“Pahamkan kepada generasi muda, bahwa konten negatif itu tidak begitu saja lahir, tapi sengaja dibuat biasanya untuk mencari uang, mencari kambing hitam, menjatuhkan kelompok politik tertentu dan memecah belah persatuan,” tegas Salma.

Salma lantas menyebut temuan mengejutkan dari hasil survei Mastel tahun 2019, yang menunjukkan masih banyak pengguna media digital kesulitan membedakan mana informasi hoaks dan bukan di ruang digital.

Dalam survei itu disebutkan, sebanyak 62,3 persen responden berpendapat bahwa berita hoaks adalah berita benar, hanya karena mereka mendapatkan berita tersebut dari seorang yang mereka percaya. Selain itu survei tersebut menemukan sebesar 24,6 persen responden berpendapat mereka percaya hoaks hanya karena kalimatnya disusun secara meyakinkan.

Tak hanya itu, 28,5 persen responden juga percaya hoaks karena mereka terpengaruh pilihan politik dan 3,6 persen responden berpendapat percaya dengan hoaks karena terbawa ujaran kebencian dan sebanyak 12,1 persen responden percaya hoaks karena terpengaruh atau terbawa penggiringan opini dan narasi penyebarnya.

“Kondisi itu tentu membutuhkan sikap bersama, agar hoaks sebagai bagian konten negatif dapat diperangi secara efektif,” tegas Salma.

Salma menuturkan, literasi digital menjadi hal tak dapat dielakkan bagi generasi muda yang hampir seluruhnya kini merupakan pengguna ruang digital. “Generasi muda perlu dibekali secara kontinyu kompetensi bagaimana menyaring informasi di platform digital, agar bermanfaat,” ujarnya.

Salma menambahkan, memanfaatkan secara positif ruang digital bisa diajarkan dengan langkah sederhana. Misal, menggunakan caption yang baik, tidak berbau SARA, memberi inspirasi kepada orang lain, menggunakan hastag untuk menautkan informasi spesifik yang berkaitan, menggunakan metode follow atau subscribe untuk mengikuti setiap update pesan dari teman, menggunakan metode engagement seperti like pada setiap postingan yang positif dan inspiratif, atau menggunakan metode command dalam melakukan interaksi satu sama lain dengan menyertakan mention akun lain.

Narasumber lain dalam webinar kali ini, dosen DKV Universitas Sahid Surakarta Ahmad Khoirul Anwar mengungkap pentingnya literasi digital karena tuntutan ‘everything’s digital’ pada masa ini. “Di tengah derasnya arus informasi digital open sky, menjadi penting untuk menggalakkan literasi digital secara cerdas tepat dan cermat,” ujar Khoirul.

Literasi digital menjadi hal wajib guna mencegah kebocoran keamanan dan terhindar dari kejahatan digital. Menurut Khoirul, alasan pentingnya literasi digital juga untuk proteksi (safeguard) atas perlunya kesadaran terhadap keselamatan dan kenyamanan pengguna internet seperti data keamanan pribadi, keamanan diri, serta privasi individu.

“Literasi penting karena menyangkut juga soal right (hak), meliputi hak kebebasan berekspresi yang dilindungi, hak atas kekayaan intelektual, berserikat dan berkumpul,” tegasnya.

Literasi, lanjut Khoirul, menjadi hal krusial ditanamkan untuk pemberdayaan atau empowerment. “Ini semacam pemberdayaan pengguna internet agar mampu menghasilkan karya yang produktif, termasuk jurnalisme warga dan kewirausahaan serta hal-hal yang berkaitan dengan informasi,” urainya.

Literasi yang kuat akan menghindarkan pengguna dari besarnya ancaman bahaya dalam jaringan. Mulai dari malware, phising, piracy, cyberstalking, juga cyberbullying. “Selain itu perlu diingat soal keamanan digital, sehebat-hebatnya menyimpan informasi di jaringan digital, masih ada risiko terakses masyarakat umum,” ujarnya.

Urgensi literasi digital yang kuat, kata Khoirul, dilatari sejumlah motivasi utama pengguna media sosial. Pengguna umumnya berharap dari media sosial dapat memperkuat jaringan sosial, mencari teman yang baik, mengembangkan usaha dan mencari koneksi bisnis untuk meningkatkan perekonomian.

Webinar yang dimoderatori Nabila Nadjib ini juga menghadirkan narasumber pegiat social media analyst Dinda Citra Azalia, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak, Ahmad Muhtadi, serta Sonny Ismail selaku key opinion leader. (*)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Karyawan Temanggung TV Teken Kontrak Kerja

Karyawan Temanggung TV Teken Kontrak Kerja

Info Jateng
Peringati HUT ke-42, Satpam KIT Batang Berkualifikasi Garda Madya

Peringati HUT ke-42, Satpam KIT Batang Berkualifikasi Garda Madya

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Cukupi Kebutuhan Makanan Masyarakat, Pj Bupati Batang Resmikan 3 Lumbung Pangan

Cukupi Kebutuhan Makanan Masyarakat, Pj Bupati Batang Resmikan 3 Lumbung Pangan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Latih Konsentrasi, Pramuka SMK Neswara Batang Berlatih Airsoftgun

Latih Konsentrasi, Pramuka SMK Neswara Batang Berlatih Airsoftgun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pendidikan
Lapas Batang Bakal Sulap Lahan Asimilasi Jadi Tempat Nongkrong

Lapas Batang Bakal Sulap Lahan Asimilasi Jadi Tempat Nongkrong

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Musnahkan 9,7 Juta Rokok Ilegal, Ganjar Terbuka Bagi Pengusaha Untuk Urus Izin

Musnahkan 9,7 Juta Rokok Ilegal, Ganjar Terbuka Bagi Pengusaha Untuk Urus Izin

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus
Pemkab Kendal Launching Host to Host SP2D Online

Pemkab Kendal Launching Host to Host SP2D Online

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Gelar Festival Durian Kebongembong, Bupati Kendal Dukung Potensi Durian Lokal

Gelar Festival Durian Kebongembong, Bupati Kendal Dukung Potensi Durian Lokal

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Eisti’anah Diskusi Bersama Sahabat Pencinta Alam Kabupaten Demak

Bupati Eisti’anah Diskusi Bersama Sahabat Pencinta Alam Kabupaten Demak

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Ganjar Satukan Viking dan Panser Biru, Gagas Turnamen Antarsuporter

Ganjar Satukan Viking dan Panser Biru, Gagas Turnamen Antarsuporter

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Malam-malam, Viking Geruduk Rumah Dinas Ganjar

Malam-malam, Viking Geruduk Rumah Dinas Ganjar

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Motoran 5 Jam, Belasan Difabel Klaten Temui Ganjar

Motoran 5 Jam, Belasan Difabel Klaten Temui Ganjar

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Megawati Hadiri Pelantikan Walkot Semarang, Ganjar; Ini Suntikan Semangat Kerja Bagi Kader

Megawati Hadiri Pelantikan Walkot Semarang, Ganjar; Ini Suntikan Semangat Kerja Bagi Kader

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Lantik Wali Kota Semarang, Ganjar Teringat Sosok Kunti dalam Epos Mahabharata

Lantik Wali Kota Semarang, Ganjar Teringat Sosok Kunti dalam Epos Mahabharata

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Ganjar dan Atiqoh Kompak Sambut Mega Hadiri Pelantikan Walikota Semarang

Ganjar dan Atiqoh Kompak Sambut Mega Hadiri Pelantikan Walikota Semarang

Laporan Khusus
Prodi PAI INISNU Adakan KKL di International Afkaaruna Islamic School Yogyakarta

Prodi PAI INISNU Adakan KKL di International Afkaaruna Islamic School Yogyakarta

Pendidikan
Rapat Kerja Tahunan INISNU, Bahas Penataan Manjerial hingga Persiapan Reakreditasi

Rapat Kerja Tahunan INISNU, Bahas Penataan Manjerial hingga Persiapan Reakreditasi

Pendidikan
Penghuni Rusunawa di Jepara Kini Miliki Rumah

Penghuni Rusunawa di Jepara Kini Miliki Rumah

Laporan Khusus
Dukung UMKM Naik Kelas, Ganjar Berikan 2.144 UKM Sertifikasi Halal

Dukung UMKM Naik Kelas, Ganjar Berikan 2.144 UKM Sertifikasi Halal

Info Jateng
Program Penurunan Stunting ‘Bapak Asuh’ di Blora Diapresiasi Ganjar

Program Penurunan Stunting ‘Bapak Asuh’ di Blora Diapresiasi Ganjar

Info Jateng
Close Ads X