Perayaan Malam Tahun Baru Disentralkan di Pusat Kuliner Pati

infojateng.id - 22 Desember 2019
Perayaan Malam Tahun Baru Disentralkan di Pusat Kuliner Pati
Sekda Pati Suharyono saat memimpin rapat persiapan jelang natal dan tahun baru. - ()
Penulis
|
Editor

“Ini sekaligus untuk meramaikan Pusat Kuliner Pati. Supaya teman-teman eks-PKL (Pedagang Kaki Lima) Alun-Alun juga bisa mendapatkan keuntungan,” ungkap Sekda Pati Suharyono.

PATI– Di Kabupaten Pati, pusat keramaian dan panggung hiburan pada perayaan malam tahun baru biasanya ditempatkan di Alun-Alun Pati.

Namun, pada malam tahun baru 2020, pusat keramaian akan dipindahkan ke Jalan Tunggul Wulung, tepatnya di jalan antara Kantor Perhutani dan Pusat Kuliner Pati.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati Suharyono dalam Rapat Koordinasi Ekonomi, Keuangan, dan Industri Daerah (Ekuinda) Menjelang Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Ruang Penjawi Sekretariat Daerah Kabupaten Pati belum lama ini.

“Ini sekaligus untuk meramaikan Pusat Kuliner Pati. Supaya teman-teman eks-PKL (Pedagang Kaki Lima) Alun-Alun juga bisa mendapatkan keuntungan,” ungkapnya.

Namun demikian, pelaksanaan rencana ini masih harus menunggu hasil rapat Forkopimda se-Jawa Tengah yang rencananya akan digelar Kamis (19/12). Sekda suharyono pun mengatakan, jika dalam rapat tersebut diputuskan bahwa tidak boleh ada keramaian, rencana ini juga otomatis dibatalkan.

“Kalau nanti masih diperbolehkan, kita adakan panggung hiburan tapi dengan tertib. Dengan adanya pengalihan keramaian, tentu ada penataan parkir, pengalihan rute, dan izin-izin yang perlu disiapkan,” jelasnya.

Sementara, Bupati Pati Haryanto berharap nantinya tidak ada larangan bagi pemerintah daerah untuk mengadakan hiburan malam tahun baru. Sebab menurutnya, jika pemerintah tidak mengadakan pusat keramaian malam tahun baru, nantinya justru akan sulit dalam memantau titik-titik kumpul anak muda.

Jika tidak diawasi, menurut Haryanto boleh jadi akan ada sekelompok pemuda yang akan merayakan malam tahun baru dengan membuat kebisingan yang meresahkan masyarakat.

“Kalau tidak kita adakan, nanti malah pada buat acara sendiri-sendiri. Kalau ada pusat hiburan paling tidak mereka ingin lihat kembang api. Kita mengawasinya juga lebih mudah karena terpusatkan,” tutupnya.(redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Amankan Idul Fitri dan Pilkada, Pemkab Semarang Hibahkan Rp4,79 Miliar

Amankan Idul Fitri dan Pilkada, Pemkab Semarang Hibahkan Rp4,79 Miliar

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Perluas Peluang Usaha, Ratusan Warga Ikuti Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Digital

Perluas Peluang Usaha, Ratusan Warga Ikuti Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Digital

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Mandiri Sampah, 48 Desa Terima Penghargaan dari Pemprov Jateng

Mandiri Sampah, 48 Desa Terima Penghargaan dari Pemprov Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Kejar Target Pengentasan Kemiskinan Ekstrem 0%, Pemprov Jateng Terus Jalin Kolaborasi

Kejar Target Pengentasan Kemiskinan Ekstrem 0%, Pemprov Jateng Terus Jalin Kolaborasi

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
OPD Dituntut Inovatif Dalam Pelayanan Publik

OPD Dituntut Inovatif Dalam Pelayanan Publik

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Bukan pada Infrastruktur, Titik Lemah Keamanan Informasi pada SDM Pengguna

Bukan pada Infrastruktur, Titik Lemah Keamanan Informasi pada SDM Pengguna

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
BPSDMP Yogyakarta Gelar Pelatihan Digital Talent Scholarship

BPSDMP Yogyakarta Gelar Pelatihan Digital Talent Scholarship

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Inovasi AISHA RSUD Gemolong Raih Top 10 Inovasi KIPP Jateng 2023

Inovasi AISHA RSUD Gemolong Raih Top 10 Inovasi KIPP Jateng 2023

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Bhabinkamtibmas di Jepara Ikut Bantu Petugas Puskesmas Atasi Kasus DBD

Bhabinkamtibmas di Jepara Ikut Bantu Petugas Puskesmas Atasi Kasus DBD

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Ratusan Arsip Sejarah Batik Lasem Diajukan Jadi Memori Kolektif Bangsa

Ratusan Arsip Sejarah Batik Lasem Diajukan Jadi Memori Kolektif Bangsa

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Mahasiswa IAI AL Muhammad Cepu Diminta Ikut Merancang Program SSN

Mahasiswa IAI AL Muhammad Cepu Diminta Ikut Merancang Program SSN

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kejari Cilacap Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Tindak Pidana Umum

Kejari Cilacap Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Tindak Pidana Umum

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Pemkab Cilacap Luncurkan Program USAID Bebas TB

Pemkab Cilacap Luncurkan Program USAID Bebas TB

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Kesehatan
Cegah Demam Berdarah, Pemberantasan 3M Dinilai Lebih Efektif

Cegah Demam Berdarah, Pemberantasan 3M Dinilai Lebih Efektif

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
PSDKU UNDIP sebagai Jembatan Bangun Perhutanan Sosial di Batang

PSDKU UNDIP sebagai Jembatan Bangun Perhutanan Sosial di Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pascapemilu, Polres Jepara Minta Jaga Stabilitas Kamtibmas dan Waspadai Hoaks hingga Provokasi

Pascapemilu, Polres Jepara Minta Jaga Stabilitas Kamtibmas dan Waspadai Hoaks hingga Provokasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemilu
Pemprov Jateng Targetkan Nilai Investasi Naik 4 Persen di 2024

Pemprov Jateng Targetkan Nilai Investasi Naik 4 Persen di 2024

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Investasi   Pemerintahan
Rakerda DWP Jateng Bahas Peta Jalan Kegiatan 2024

Rakerda DWP Jateng Bahas Peta Jalan Kegiatan 2024

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Pj Gubernur Jateng Minta Kabupaten/ Kota Tetap Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan

Pj Gubernur Jateng Minta Kabupaten/ Kota Tetap Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Jateng Mulai Panen Raya, Pj Gubernur Jateng Berharap dapat Turunkan Harga Beras

Jateng Mulai Panen Raya, Pj Gubernur Jateng Berharap dapat Turunkan Harga Beras

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Close Ads X