Taj Yasin Targetkan 1.500 Ponpes di Jateng Hasilkan Produk Unggulan

infojateng.id - 24 Februari 2020
Taj Yasin Targetkan 1.500 Ponpes di Jateng Hasilkan Produk Unggulan
Wagub Taj Yasin Maimoen (dua dari kiri) - ()
Penulis
|
Editor

SEMARANG –  Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, apabila ada sekitar 1.500 pondok pesantren yang tersebar di Jateng menghasilkan produk unggulan masing-masing, maka ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat di lingkungan pesantren akan meningkat.

“Jumlah pondok pesantren Jawa Tengah mencapai lebih dari 4 ribu ponpes. Apabila ada 30 persen saja yang mempunyai produk unggulan lengkap dengan sertifikat halal dan memgantongi surat BPOM. Artinya produk-produk mereka sudah bisa dipasarkan di toko toko atau pasar umum, dan ini potensi sangat bagus untuk mendukung program Ekotren,” kata Taj Yasin saat memberi sambutan pada sarasehan di Kampus Universitas IVet Semarang, Sabtu (22/2/2020).

Sarasehan Sabtu Pon bertajuk “Ekonomi Pondok Pesantren Ikatan Gerakan Pemuda Ansor (IKA GP Ansor) itu, mantan anggota DPRD Jateng tersebut menjelaskan, ribuan ponpes yang tersebar di 35 kabupaten dan kota di Jateng memiliki potensi usaha yang tidak sama antara satu ponpes dengan ponpes lain.

Sehingga program Ekotren yang tengah digencarkan Pemprov Jateng mencakup berbagai bidang usaha kerakyatan dengan melibatkan santri, masyarakat sekitar ponpes, pelaku usaha, dan pihak-pihak terkait lainnya.

“Tidak semua ponpes memiliki usaha yang sama. Jadi Ekotren tidak semua bergerak di bidang usaha ritel tetapi juga sektor pertanian, peternakan, koperasi, pariwisata halal, UMKM, dan lainnya,” bebernya.

Guna mendukung program Ekotren, lanjut dia, Pemprov Jateng melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) membantu dan melakukan pendampingan mengurus sertifikat halal, surat permohonan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) di lingkungan ponpes, dan sebagainya.

Langkah tersebut sebagai upaya agar produk-produk yang dihasilkan ponpes dapat menarik konsumen serta mampu bersaing di pasaran.

“Contohnya pesantren di di Kabupaten Tegal dan Bangsri Kabupaten Jepara, sudah dibantu mengurus sertifikat halal untuk aneka produk jajanan dan kafe halal yang dikelola para santri,” jelasnya.

Ketua Umum IKA GP Ansor Mufid Rahmad dalam sambutannya optimistis pesantren di Jateng mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat. Hal itu karena baik dari aspek kualitas maupun kuantitas sangat mendukung.

Dari sisi kuantitas, jumlah ponpes di Jateng sebanyak lebih dari 4 ribu dengan populasi santri mencapai jutaan orang merupakan potensi pasar yang sangat bagus, seksi, serta layak dikelola.

Sedangkan aspek kualitas, menurut dia tidak sedikit ponpes di Jateng yang mempunyai kiai dan santri dengan keahlian ilmu bidang ekonomi syariah. Apabila sumber daya manusia di ponpes diberdayakan dan dilibatkan dalam pengelolaan ekonomi maka akan menjadi kekuatan luar biasa.

“Mari kita menjadikan ponpes sebagai basis pertumbuhan ekonomi, khususnya ekonomi di Jateng,” katanya.(redaksi)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Eks Karesidenan Surakarta
Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Eks Karesidenan Surakarta
Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Eks Karesidenan Surakarta
Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Laporan Khusus
Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Laporan Khusus
LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

Info Jateng
Close Ads X