Jumlah Perkawinan Usia Anak di Jateng Meningkat, Tahun Lalu Capai 13.595 Kasus

infojateng.id - 23 April 2022
Jumlah Perkawinan Usia Anak di Jateng Meningkat, Tahun Lalu Capai 13.595 Kasus
Peringatan Hari Kartini berjudul dengan Semangat Kartini Kita Tingkatkan Peran Serta Perempuan dalam Pencegahan Perkawinan Anak, di Aula Gedung DWP Jateng Kumat (22/4/2022). - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

SEMARANG, infojateng.id – Kasus perkawinan anak di Jawa Tengah (Jateng) meningkat. Hal tersebut terungkap dalam peringatan Hari Kartini berjudul dengan Semangat Kartini Kita Tingkatkan Peran Serta Perempuan dalam Pencegahan Perkawinan Anak, di Aula Gedung DWP Jateng baru-baru ini.

Selama pandemi Covid-19, perkawinan usia anak menunjukkan kecenderungan meningkat. Data Dinas Perempuan dan Anak Jateng mencatat, kasus perkawinan anak di tahun 2021 mencapai 13.595 kasus, dengan rinciannya menimpa anak perempuan 11.686 orang, dan anak laki-laki 1.909 orang.

Kasus di tahun 2021 tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun 2020 yang mencapai 12.972 kasus. Dengan rincian menimpa anak perempuan 11.301 orang, dan anak laki-laki 1.671 orang.

Selanjutnya, data dispensasi kasus perkawinan anak meningkat. Misalnya di tahun 2019 mencapai 5.007 kasus. Di tahun 2020, kasus dispensasi perkawinan anak naik tajam jadi 13. 398 kasus, dan di tahun 2021 kasusnya mencapai 14.072.

Tingginya kasus perkawinan anak di masa pandemi di antaranya karena faktor kemiskinan yang mendera dalam sebuah rumah tangga. Sehingga memengaruhi pola pikir orang, tua untuk segera menikahkan anak begitu ada orang yang melamar tanpa pertimbangan matang.

Oleh karena itu, Kepala Bidang Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan Dinas Perempuan dan Anak Jateng Sri Dewi Indrajati berpesan kepada orang tua agar tidak menikahkan anaknya di usia anak. Biarkan anaknya berkembang dan belajar terlebih dulu.

“Jangan dimasukkan mereka dalam sebuah dunia yang itu semua belum saatnya mereka ada di sana. Dunia pernikahan kan dengan permasalahan kompleks, mereka harus tanggung jawab ngurus anak, golek duit. Setop pernikahan anak. Orang tua harus paham tentang hak anak, tentang tumbuh kembang anak, tentang pola asuh,” ujar Dewi.

Hari Kartini setiap 21 April juga menjadi momen Pemprov Jateng, Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan kalangan perempuan lain bersepakat untuk mencegah perkawinan anak. Pemerintah bersama pihak lain termasuk DWP, akan terus menyuarakan gerakan pencegahan perkawinan anak.

“Terkait pencegahan pernikahan anak, kami selalu bergerak terus. Ada upaya kampanye di semua kesempatan yang kami bisa, untuk mencegah. Termasuk di sekolah, termasuk Forum Anak, Forum OSIS, Forum Genre. Semua kami gerakkan semua. Semua pihak,” kata Dewi.

Lanjutnya, upaya pencegahan perkawinan anak di antaranya Jo Kawin Bocah. Program ini di antaranya bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat melakukan upaya pencegahan perkawinan anak di Jateng. Selanjutnya, meningkatkan kemampuan masyarakat dalam melakukan pemenuhan hak dan perlindungan, dalam mencegah perkawinan.

Program Jo Kawin Bocah, merupakan aplikasi dari amanah Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, di mana batas usia minimal menikah sudah dinaikkan menjadi 19 tahun, baik laki-laki maupun perempuan.




Halaman:
1
2

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Dieng Terus Didorong Jadi Geopark Nasional, Begini Potensi Luar Biasanya

Dieng Terus Didorong Jadi Geopark Nasional, Begini Potensi Luar Biasanya

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng   Wisata
Tokoh Masyarakat Ikut Senang, Kawasan Dieng Menuju Geopark Nasional

Tokoh Masyarakat Ikut Senang, Kawasan Dieng Menuju Geopark Nasional

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng   Wisata
Diskominfo Jateng Gelar Pelatihan Budidaya Buah bagi Petani Plosokerep

Diskominfo Jateng Gelar Pelatihan Budidaya Buah bagi Petani Plosokerep

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Genjot “Sport Tourism” di Jateng, Nana Sudjana Luncurkan Specta 2024

Genjot “Sport Tourism” di Jateng, Nana Sudjana Luncurkan Specta 2024

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Olahraga
Rampung Dibahas, Pj Bupati Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD Atas LKPJ 2023

Rampung Dibahas, Pj Bupati Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD Atas LKPJ 2023

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Resmikan Puskesmas Pecangaan, Pj Bupati Jepara: Tingkatkan Pelayanan

Resmikan Puskesmas Pecangaan, Pj Bupati Jepara: Tingkatkan Pelayanan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Lomba Keluwesan Meriahkan Peringatan Hari Kartini di Jepara

Lomba Keluwesan Meriahkan Peringatan Hari Kartini di Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Disebut Minim Kinerja, Pj Bupati Pati Buktikan dengan Penghargaan Tingkat Nasional

Disebut Minim Kinerja, Pj Bupati Pati Buktikan dengan Penghargaan Tingkat Nasional

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Hubungan Eksekutif dan Legislatif Tidak Baik-baik Saja, Begini Tanggapan Pj Bupati Pati

Hubungan Eksekutif dan Legislatif Tidak Baik-baik Saja, Begini Tanggapan Pj Bupati Pati

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Ketua Mahkamah Konstitusi Buka dan Pimpin Sidang Putusan PHPU Pilpres 2024

Ketua Mahkamah Konstitusi Buka dan Pimpin Sidang Putusan PHPU Pilpres 2024

Info Jateng   Info Nasional
Naik Bus, Ganjar-Mahfud Hadiri Sidang Putusan Sengketa Pilpres di MK

Naik Bus, Ganjar-Mahfud Hadiri Sidang Putusan Sengketa Pilpres di MK

Info Jateng   Info Nasional   Laporan Khusus
Amankan Sidang Putusan MK, Polisi Siagakan 7.783 Personel Gabungan

Amankan Sidang Putusan MK, Polisi Siagakan 7.783 Personel Gabungan

Info Jateng   Info Nasional
Pascabanjir, Tiga Desa Terdampak di Jepara Dapat Bantuan dari Uni Emirat Arab

Pascabanjir, Tiga Desa Terdampak di Jepara Dapat Bantuan dari Uni Emirat Arab

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Peringati Hari Kartini di Rembang, Menteri PPPA: Perempuan Harus Berdaya

Peringati Hari Kartini di Rembang, Menteri PPPA: Perempuan Harus Berdaya

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Hari Kartini, 1.000 Milenial Membatik Jadi Rekor Muri Ke-7 Pemkab Rembang

Hari Kartini, 1.000 Milenial Membatik Jadi Rekor Muri Ke-7 Pemkab Rembang

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Calon Lawan Timnas Indonesia di 8 Besar Piala Asia U-23: Korea Selatan atau Jepang

Calon Lawan Timnas Indonesia di 8 Besar Piala Asia U-23: Korea Selatan atau Jepang

Info Jateng   Olahraga
Bantai Yordania 4-1, Timnas Indonesia U-23 Lolos ke 8 Besar, Kontrak Shin Tae-yong Auto Diperpanjang

Bantai Yordania 4-1, Timnas Indonesia U-23 Lolos ke 8 Besar, Kontrak Shin Tae-yong Auto Diperpanjang

Info Jateng   Olahraga
Timnas Indonesia U-23 Cetak 2 Gol, Pemain Yordania Sempat Ganggu Marselino Tendang Penalti

Timnas Indonesia U-23 Cetak 2 Gol, Pemain Yordania Sempat Ganggu Marselino Tendang Penalti

Info Jateng   Olahraga
Warna Pelangi di Rumah Literasi R.A. Kartini Jepara

Warna Pelangi di Rumah Literasi R.A. Kartini Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Sastra
Diresmikan, Ini Lima Aktivitas Utama Rumah Literasi R.A. Kartini Jepara

Diresmikan, Ini Lima Aktivitas Utama Rumah Literasi R.A. Kartini Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Komunitas
Close Ads X