Fakta Menarik Hari Raya Waisak di Dunia

infojateng.id - 15 Mei 2022
Fakta Menarik Hari Raya Waisak di Dunia
Umat Buddha di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Waisak pada Senin (16/5/2022). - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

Infojateng.id – Hari Raya Waisak Tahun 2022 Masehi jatuh pada Senin (16/2/2022). Umat Buddha di seluruh dunia, punya tradisi masing-masing dalam merayakan hari besar Buddha itu.

Lalu seperti apa perayaanya? Berikut, tradisi perayaan Hari Raya Waisak yang dihimpun Infojateng.id dari berbagai sumber.
1. Nyalakan Lampu Minyak dan Lilin Berbentuk Bunga Lotus

Menyalakan lampu minyak bertujuan untuk mengusir kegelapan, dan juga dimaknai sebagai penerangan kehidupan manusia. Selain lampu minyak, penerangan juga dilakukan dengan menyalakan lilin yang berbentuk bunga lotus. Bunga lotus sendiri memiliki makna, sesuatu yang indah mampu hidup di air yang keruh.

Dengan begitu, bunga lotus melambangkan keindahan yang bisa muncul dari sebuah dunia yang bisa dianggap berantakan ini. Terdapat juga sebuah cerita yang mengatakan bahwa Buddha sendiri pernah muncul secara magis dari bunga lotus ini.

2. Mengunjungi Tempat Kelahiran Buddha di Nepal

Bagi umat Buddha yang berada di Nepal, biasanya mereka akan mengunjungi tempat kelahiran Buddha saat perayaan Waisak, yaitu tepatnya di Lumbini. Di sana mereka akan melakukan serangkaian acara serta akan berusaha untuk melakukan kebajikan sebanyak mungkin.

Selain memberikan sesembahan, umat yang ada di sana juga akan memberikan sumbangan kepada orang-orang yang membutuhkan, serta akan mengunjungi Vihara agar bisa memberi penghormatan kepada sang Buddha.

3 Dikibarkannya Bendera Buddha di Rumah-rumah Umat Buddha

Kegiatan menarik lainnya yang hanya bisa kita temui saat perayaan Waisak ialah dikibarkannya bendera Buddha di rumah-rumah umat Buddha. Biasanya umat Buddha akan mengunjungi kuil, dan akan mendapat bendera Buddha secara gratis, dan kemudian menggantung bendera-bendera tersebut selama hari raya Waisak berlangsung.

Bendera Buddha sendiri baru ada sejak tahun 1.800-an, dirancang oleh Kolonel Henry S. Olcott dan J.R de Silva. Pada bendera Buddha, terdapat enam garis vertikal berwarna biru, kuning, merah, putih dan juga oranye.

Meskipun bendera ini tidak dibuat langsung oleh sang Buddha, tetapi bendera ini memiliki makna yang cukup mendalam bagi umat Buddha.

4 Kegiatan Menghias Candi di Korea Selatan
Saat perayaan Waisak, membersihkan tempat peribadatan tentu merupakan salah satu yang perlu dilakukan, termasuk membersihkan daerah sekitar candi.

Tetapi di Korea Selatan, candi rupanya tidak hanya sekedar dibersihkan saja, tetapi juga dihias dengan sedemikian rupa sehingga menjadi tampak indah dan megah.

5. Ritual Mandi Sang Buddha

Salah satu ritual suci dan paling populer yang dilakukan saat perayaan Waisak yaitu ritual mandi sang Buddha yang dilakukan di kuil. Ritual ini memiliki begitu banyak tujuan, yaitu untuk memurnikan hati serta pikiran dari kebencian, keserakahan serta ketidaktahuan.

Ritual mandi sang Buddha ini sepertinya dilakukan dengan cara yang berbeda-beda di setiap tempat, seperti misalnya di Thailand. Umat Buddha akan menempelkan daun emas ke dewa berwajah empat, yaitu Phra Phom dan juga kepada seorang biarawan terhormat dari Thailand yang bernama Luang Phor Tuad.

6. Melepaskan Banyak Burung
Apabila kebetulan berada di Singapura saat perayaan Waisak, maka Anda akan melihat sebuah tradisi unik di sana. Umat Buddha yang ada di Singapura biasanya akan melepaskan begitu banyak burung saat perayaan Waisak berlangsung.

Pelepasan burung ini juga memiliki makna yang mendalam, dan melambangkan datangnya hari yang baru, yang pastinya diharapkan akan menjadi lebih baik. (*)

Sumber:

Beginilah Tradisi Yang Dilakukan Umat Buddha Saat Hari Raya Waisak




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Amankan Idul Fitri dan Pilkada, Pemkab Semarang Hibahkan Rp4,79 Miliar

Amankan Idul Fitri dan Pilkada, Pemkab Semarang Hibahkan Rp4,79 Miliar

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Perluas Peluang Usaha, Ratusan Warga Ikuti Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Digital

Perluas Peluang Usaha, Ratusan Warga Ikuti Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Digital

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Mandiri Sampah, 48 Desa Terima Penghargaan dari Pemprov Jateng

Mandiri Sampah, 48 Desa Terima Penghargaan dari Pemprov Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Kejar Target Pengentasan Kemiskinan Ekstrem 0%, Pemprov Jateng Terus Jalin Kolaborasi

Kejar Target Pengentasan Kemiskinan Ekstrem 0%, Pemprov Jateng Terus Jalin Kolaborasi

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
OPD Dituntut Inovatif Dalam Pelayanan Publik

OPD Dituntut Inovatif Dalam Pelayanan Publik

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Bukan pada Infrastruktur, Titik Lemah Keamanan Informasi pada SDM Pengguna

Bukan pada Infrastruktur, Titik Lemah Keamanan Informasi pada SDM Pengguna

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
BPSDMP Yogyakarta Gelar Pelatihan Digital Talent Scholarship

BPSDMP Yogyakarta Gelar Pelatihan Digital Talent Scholarship

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Inovasi AISHA RSUD Gemolong Raih Top 10 Inovasi KIPP Jateng 2023

Inovasi AISHA RSUD Gemolong Raih Top 10 Inovasi KIPP Jateng 2023

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Bhabinkamtibmas di Jepara Ikut Bantu Petugas Puskesmas Atasi Kasus DBD

Bhabinkamtibmas di Jepara Ikut Bantu Petugas Puskesmas Atasi Kasus DBD

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Ratusan Arsip Sejarah Batik Lasem Diajukan Jadi Memori Kolektif Bangsa

Ratusan Arsip Sejarah Batik Lasem Diajukan Jadi Memori Kolektif Bangsa

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Mahasiswa IAI AL Muhammad Cepu Diminta Ikut Merancang Program SSN

Mahasiswa IAI AL Muhammad Cepu Diminta Ikut Merancang Program SSN

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kejari Cilacap Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Tindak Pidana Umum

Kejari Cilacap Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Tindak Pidana Umum

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Pemkab Cilacap Luncurkan Program USAID Bebas TB

Pemkab Cilacap Luncurkan Program USAID Bebas TB

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Kesehatan
Cegah Demam Berdarah, Pemberantasan 3M Dinilai Lebih Efektif

Cegah Demam Berdarah, Pemberantasan 3M Dinilai Lebih Efektif

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
PSDKU UNDIP sebagai Jembatan Bangun Perhutanan Sosial di Batang

PSDKU UNDIP sebagai Jembatan Bangun Perhutanan Sosial di Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pascapemilu, Polres Jepara Minta Jaga Stabilitas Kamtibmas dan Waspadai Hoaks hingga Provokasi

Pascapemilu, Polres Jepara Minta Jaga Stabilitas Kamtibmas dan Waspadai Hoaks hingga Provokasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemilu
Pemprov Jateng Targetkan Nilai Investasi Naik 4 Persen di 2024

Pemprov Jateng Targetkan Nilai Investasi Naik 4 Persen di 2024

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Investasi   Pemerintahan
Rakerda DWP Jateng Bahas Peta Jalan Kegiatan 2024

Rakerda DWP Jateng Bahas Peta Jalan Kegiatan 2024

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Pj Gubernur Jateng Minta Kabupaten/ Kota Tetap Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan

Pj Gubernur Jateng Minta Kabupaten/ Kota Tetap Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Jateng Mulai Panen Raya, Pj Gubernur Jateng Berharap dapat Turunkan Harga Beras

Jateng Mulai Panen Raya, Pj Gubernur Jateng Berharap dapat Turunkan Harga Beras

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Close Ads X