Batuk dan Panas, Warga Kudus yang Baru Pulang dari Korea Dirawat di Ruang Isolasi

infojateng.id - 5 Maret 2020
Batuk dan Panas, Warga Kudus yang Baru Pulang dari Korea Dirawat di Ruang Isolasi
Ilustrasi foto - ()
Penulis
|
Editor

KUDUS – Seorang warga asal Kabupaten Kudus yang baru saja pulang dari Korea Selatan harus dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus. Langkah tersebut sebagai bentuk kewaspadaan terhadap sejumlah penyakit menular, salah satunya terjangkit virus corona yang sedang mewabah.

“Pasien tersebut belum bisa disebut suspect pengidap virus corona. Sedangkan perawatan dengan standar (penanganan) suspect corona memang iya karena yang bersangkutan menyebutkan baru saja pulang dari Korea,” kata Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus Abdul Azis Achyar.

Standar penanganan pasien yang baru pulang dari luar negeri dengan keluhan sakit seperti itu, kata dia, harus dievaluasi. Sementara RSUD Loekmono Hadi Kudus sendiri sudah melakukan persiapan dengan standar tinggi.

Meskipun pasien dirawat di ruang isolasi, kata dia, RSUD Loekmono Hadi Kudus belum berani mengatakan suspect pengidap virus corona karena penanganan dengan standar tinggi tersebut hanya sebagai bentuk kehati-hatian.

Pasiennya sendiri, mengakui baru pulang dari Korea pada tanggal 28 Februari 2020 dengan kondisi batuk dan panas sehingga harus ditangani dengan standar tinggi guna antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Menurut dia, semua penyakit menular memang mendapatkan perlakuan yang sama sebagai bentuk kewaspadaan.

Setelah yang bersangkutan periksa kesehatan di RSUD Loekmono Hadi Kudus pada Rabu (4/3), pihak rumah sakit langsung melakukan pengambilan sampel swab untuk dikirim ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus agar dilanjutkan ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Sementara dari hasil rontgen, pasien tersebut mengalami gangguan ke arah radang paru atau pneumonia sehingga harus dirawat di ruang isolasi. Akan tetapi, dia menegaskan, bahwa yang bersangkutan belum terdeteksi sebagai pengidap virus corona dan hasil uji di laboratorium nantinya yang akan menjawab penyakit yang diderita pasien.

“Orang dengan virus corona tidak harus mengalami pneumonia karena pada kondisi yang baik tercatat hanya 50-an persen menjadi pneumonia. Selebihnya hanya flu biasa tanpa gejala,” ujarnya. (redaksi)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Eks Karesidenan Surakarta
Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Eks Karesidenan Surakarta
Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Eks Karesidenan Surakarta
Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Disdukcapil Jepara Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenpan RB

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Guru MI Perlu Membuat Modul Ajar

Laporan Khusus
Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Upaya Integratif untuk Penguatan Sistem Perlindungan Anak di 35 Kota/Kabupaten di Jawa Tengah

Laporan Khusus
LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

LPPL Temanggung TV Lakukan Asesmen Karyawan

Info Jateng
Close Ads X