Bawa Ribuan Wisatawan Mancanegara, Kapal Pesiar Australia Tertahan di Perairan Semarang

infojateng.id - 5 Maret 2020
Bawa Ribuan Wisatawan Mancanegara, Kapal Pesiar Australia Tertahan di Perairan Semarang
Suasana di Pelabuhan Semarang. - ()
Penulis
|
Editor

SEMARANG – Kapal Pesiar Viking Sun asal Darwin Australia yang membawa 1.308 wisatawan yang terdiri dari 460 kru dan 848 penumpang tertahan di tengah perairan Semarang. Kapal tidak bisa merapat karena masih dalam pemeriksaan kesehatan terkait virus Corona.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, saat ini pihak medis melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sedang melakukan pengecekan. Tidak hanya penumpang kapal, namun KKP juga melakukan pengecekan terhadap awak kapal.

“Sudah dicek, KKP sudah bekerja dan mudah-mudahan hari ini ada hasilnya. Saya minta hasil pengecekan segera diserahkan kepada Wali Kota Semarang agar dirapatkan dan segera diambil keputusan,” papar orang nomor 1 di Jateng, Kamis (5/3).

Pihaknya berharap semua wisatawan yang ada di kapal pesiar itu dalam kondisi sehat. Namun jika ada yang suspect corona, maka pihaknya menegaskan bahwa kapal dilarang bersandar ke pelabuhan.

“Kalau ada yang suspect corona, jelas kapal tidak boleh merapat. Seluruh penumpang harus dikarantina selama 14 hari sesuai SOP kita. Kalau tidak mau, silahkan berlayar pulang ke tempat asal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ganjar mengungkapkan bahwa pengecekan terhadap penumpang kapal pesiar Viking Sun adalah protokol keamanan di Jawa Tengah. Tak lupa, pihaknya juga meminta semua agar hati-hati, namun tetap tidak boleh paranoid dan ketakutan.

“Kalau hasil pengecekan menyatakan semua wisatawan di kapal pesiar itusehat, maka Pemkot Semarang saya minta agar mereka diguide dengan baik mau piknik kemana. Kalau mereka sehat, maka sya ingin agar pariwisata bisa tetap dikelola. Ndak usah takut,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kapal pesiar Viking Sun yang membawa 1600 wisatawan hendak merapat ke Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang. Kapal sampai saat ini belum merapat karena masih dalam pemantauan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Kapal tersebut dari Darwin, Australia kemudian ke Labuan Bajo, setelah itu kapal menuju Semarang. Rencananya setelah itu ke Surabaya dan Bali. Namun Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menolak kapal itu bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak. Alasannya, diduga ada dua wisatawan di kapal itu yang terjangkit virus corona. (redaksi)

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Penghuni Rusunawa di Jepara Kini Miliki Rumah

Penghuni Rusunawa di Jepara Kini Miliki Rumah

Laporan Khusus
Dukung UMKM Naik Kelas, Ganjar Berikan 2.144 UKM Sertifikasi Halal

Dukung UMKM Naik Kelas, Ganjar Berikan 2.144 UKM Sertifikasi Halal

Info Jateng
Program Penurunan Stunting ‘Bapak Asuh’ di Blora Diapresiasi Ganjar

Program Penurunan Stunting ‘Bapak Asuh’ di Blora Diapresiasi Ganjar

Info Jateng
Ketua DPRD Jepara Ajak Milenial Lawan Hoaks Jelang Pemilu

Ketua DPRD Jepara Ajak Milenial Lawan Hoaks Jelang Pemilu

Info Jateng
Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Gunakan Minibus, Komplotan Pencuri Gasak Hewan Ternak

Eks Karesidenan Surakarta
Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Realisasi Nilai Investasi Kabupaten Batang Tahun 2022 Capai Rp5,878 Triliun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Pemkab Kendal Dampingi Rombongan Universitas Indonesia Kunjungi KIK

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Bupati Dico Terima Kunjungan Akademik Universitas Indonesia

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Tuntaskan Kemiskinan, Bupati Demak Hadiri Rakor Bersama Gubernur Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

BKPP Demak : Waspadai Calo yang Menjanjikan Jadi PNS dan P3K

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Pemprov Jateng Tangani Kemiskinan Melalui Jalur Pendidikan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

4 Arahan Ganjar untuk Tanggulangi Kemiskinan di WonoSraTen: Kontak Saya, Laporkan dan Usulkan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Gubernur Mengajar Jalan Lagi, Ganjar Bangga Pelajar Antusias Cegah Perundungan dan Radikalisme

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pendidikan
Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Perusahaan di Jateng Diminta Bina UMKM dan Fasilitasi Pekerja Hamil

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Siap-Siap, Polres Sragen Bakal Terapkan Tilang Pakai Drone

Eks Karesidenan Surakarta
Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Direktur Sucofindo Raih Gelar Doktor, Ganjar; Disertasinya Bagus, Tinggal Implementasinya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Gadaikan Mobil Rental untuk Judi Online, Tiga Tersangka Berhasil Dibekuk Polisi

Eks Karesidenan Surakarta
Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Safari Kebangsaan, Ajak Kaum Milenial Tak Terlibat Dalam Money Politik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Kepala Dusun di Sragen Nyambi Penadah Curanmor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Close Ads X